Pihak berwenang Arab Saudi menahan 11 pangeran setelah mereka berkumpul di istana kerajaan di Riyadh dalam sebuah aksi unjuk rasa. Mereka melakukan unjuk rasa untuk memprotes Dekrit Kerajaan yang baru diterbitkan yang menghentikan pembayaran tagihan listrik dan air keluarga kerajaan oleh negara.

Sheikh Saud Al Mujib, Jaksa Agung Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan tentang penangkapan 11 pangeran tersebut yang dirilis Kantor Berita Arab Saudi, Saudi Press Agency, Sabtu, (6/1/18).

Sheikh Saud Al Mujib mengatakan : “Sebelas pangeran mengadakan sebuah demonstrasi di istana Qasr Al-Hokm pada hari Kamis. Mereka mengatakan bahwa mereka keberatan dengan Keputusan Kerajaan baru-baru ini yang menghentikan pembayaran oleh Negara kepada anggota Keluarga Kerajaan untuk membayar tagihan listrik dan air mereka.”

“Mereka juga meminta kompensasi untuk dibayarkan kepada mereka atas hukuman mati yang dilakukan terhadap salah satu sepupu mereka karena membunuh orang lain pada 2016.”

“Mereka sudah diberitahu bahwa tuntutan mereka salah dan tidak berdasar. Namun 11 pangeran tersebut menolak dan melakukan unjuk rasa untuk mengganggu ketertiban umum. Anggota dinas keamanan menjalankan tugas untuk memulihkan ketertiban dan 11 pangeran tersebut ditangkap.”

Image : Jaksa Agung Arab Saudi, Sheikh Saud al-Mujib

“Setelah penangkapan mereka, mereka dikenai sejumlah dakwaan sehubungan dengan pelanggaran ini. Mereka ditahan di penjara Al-Hayer di selatan ibukota sambil menunggu persidangan mereka.”

“Tidak ada seorangpun yang berada di atas hukum di Arab Saudi, semua diperlakukan sama di depan hukum sama seperti orang lain. Setiap orang, terlepas dari status atau jabatan mereka, akan diadili jika mereka memutuskan untuk tidak mengikuti perintah atau peraturan negara.”

Dilansir dari Al Jazeera, Arab Saudi baru-baru ini menerbitkan kebijakan reformasi ekonomi yang dipelopori oleh Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Kebijakan tersebut diantaranya : pemberlakuan PPN mulai 1 Januari untuk berbagai komoditas (makanan, pakaian, hiburan, elektronik, tagihan telepon, air dan listrik) dan termasuk penghentian beban pembayaran air dan listrik untuk anggota keluarga kerajaan oleh negara. (DH/MTD)

Sumber : Saudi Press AgencyA Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli

Sumber: kabasurau.co.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.129 kali, 1 untuk hari ini)