243 WNI Terjebak Corona di China, Pemerintah Kaji Evakuasi

  • 106 Orang Meninggal, 16 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona


Inilah beritanya.

***

 

106 Orang Meninggal, 16 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Kompas.com – 28/01/2020, 10:25 WIB

 
 


Penulis Vina Fadhrotul Mukaromah

 | 

Editor Virdita Rizki Ratriani

KOMPAS.com – Otoritas China mengumumkan peningkatan total kematian akibat virus corona, dari sebelumnya berjumlah 82 orang meningkat menjadi 106 orang.

Melansir Xinhua, selain itu, lebih dari 4.515 orang lainnya telah terkonfirmasi positif terinfeksi virus tersebut. 

China juga telah memperketat dan melakukan pembatasan perjalanan untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Kota Wuhan yang dianggap menjadi pusat penyebaran virus pun telah diisolasi.

Informasi terkait penyebaran virus ini pun terus diperbarui. Salah satunya juga disampaikan oleh media pemerintah setempat, People’s Daily.

#LATEST on #WuhanPneumonia:
– 4193 cases confirmed in China, 106 deaths, 58 people recovered

Overseas cases:
– Thailand: 8
– Japan: 4
– South Korea: 4
– U.S.: 5
– Vietnam: 2
– Singapore: 5
– Malaysia: 4
– Nepal: 1
– France: 3
– Australia: 5
-Canada: 1
-Germany: 1
-Cambodia?1 pic.twitter.com/WxLhBr9M82

— People’s Daily, China (@PDChina) January 28, 2020

Jumlah orang-orang yang terinfeksi di dunia pun semakin meningkat. Terbaru, Sri Lanka, Jerman, dan Kamboja mengonfirmasi kasus virus corona pertama yang terjadi di negara tersebut.

Jadi, total negara yang telah terdeteksi memiliki virus corona menjadi 16 negara.

Dihimpun dari berbagai pemberitaan Kompas.com, berikut adalah negara-negara tersebut:

1. China

Senin (27/1/2020) siang, jumlah korban yang terinfeksi menjadi 2.744 pasien. China juga mengumumkan peningkatan jumlah korban jiwa menjadi 106 orang setelah satu hari sebelumnya berjumlah 80 orang.

Artinya, ada 26 kasus kematian baru dalam waktu 24 jam.

2. Jepang

Kementerian Kesehatan Jepang telah mengonfirmasi kasus keempat dari penularan virus corona di negaranya. 

Pada Minggu (26/1/2020), disebutkan pasien dalam kasus terbaru adalah seorang laki-laki berusia 40-an yang berasal dari Wuhan.

Baca juga: Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

3. Korea Selatan

Korea Selatan juga mengonfirmasi terdeteksinya kasus virus corona di negaranya. Hingga Senin (27/1/2020), sudah ada 4 kasus di negaranya. 

Selain itu, ada 57 orang yang diduga terserang virus yang sama, dengan 56 di antaranya negatif dan 1 sisanya tengah menunggu hasil tes keluar.

4. Taiwan

Di Taiwan, 5 kasus infeksi virus corona Wuhan atau 2019-nCoV telah ditemukan hingga Senin (27/1/2020).

Angka tersebut mengalami penambahan setelah sebelumnya berjumlah 3 kasus.

5. Thailand

Thailand juga telah mengonfirmasi 8 kasus infeksi virus corona per Senin (27/1/2020). Lima di antaranya merupakan turis asal China yang tengah berwisata ke Thailand.

Mereka pun telah dikembalikan ke negaranya.

6. Singapura

Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Singapura, Minggu (26/1/2020), di sana, sudah ada 4 kasus infeksi virus corona.

Kasus keempat terjadi pada laki-laki berusia 36 tahun asal Wuhan yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada 22 Januari lalu.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Ketua DPR Minta Pemerintah Lakukan Pencegahan Maksimal

7. Australia

Hingga Senin (27/1/2020), ada 5 kasus virus corona yang telah terkonfirmasi terdapat di Australia. 

Angka ini bertambah dibandingkan pada Minggu (26/1/2020) dengan virus corona yang dikonfirmasi berjumlah 4 kasus.

8. Amerika Serikat

Infeksi virus corona yang terkonfirmasi di Amerika Serikat hingga Senin (27/1/2020) mencapai 5 kasus. 

9. Kamboja

Kamboja juga telah mengumumkan kasus pertama virus corona pada Senin (27/1/2020). Pasien pertama merupakan pria 60 tahun.

Pria tersebut terpapar setelah bertolak dari Wuhan. Saat ini, pria tersebut dikabarkan berada dalam kondisi yang stabil.

10. Malaysia

Hingga Minggu (26/1/2020), Kuala Lumpur telah mengumumkan adanya 4 kasus yang terkonfirmasi virus corona. 

Semua pasien tersebut merupakan turis China yang tengah berlibur ke Malaysia. 

11. Nepal

Nepal juga telah mengumumkan kasus di negaranya yang positif terinfeksi virus corona. Pasien merupakan seorang pria berusia 32 tahun dari Wuhan. 

Ia dilaporkan sudah dipulangkan setelah dirawat dan dinyatakan sembuh.

Baca juga: Produsen Mobil Tarik Pegawainya karena Virus Corona, Industri Manufaktur China Terhenti

12. Kanada

Kanada mengonfirmasi satu kasus virus corona pada Senin (27/1/2020). Kasus pertama ini terjadi pada seorang pria.

Sementara itu, kasus kedua masih bersifat dugaan. Untuk kasus kedua, terduga adalah istri dari pasien pertama. Keduanya diyakini terinfeksi saat berkunjung ke Wuhan.

13. Sri Lanka

Sri Lanka juga mengonfirmasi kasus pertama virus corona di negaranya pada Senin (27/1/2020). Kasus pertama ini terjadi pada warga China berusia 43 tahun yang datang sebagai wisatawan pekan lalu.

14. Perancis

Perancis menjadi negara pertama di Eropa yang mengumumkan terjangkitnya virus ini. Di Perancis, ada tiga kasus yang telah dilaporkan.

15. Vietnam

Di Vietnam, ada dua kasus yang telah diumumkan dan dikonfirmasi sebagai virus corona. 

Pasien terdiri atas ayah dan anak, dengan ayah yang telah terinfeksi terlebih dahulu. Ia diduga menularkan virus ini kepada anaknya ketika berkunjung ke Ho Chi Minh pada awal Januari.

16. Jerman

Jerman menjadi negara kedua di Eropa yang mengumumkan kasus virus corona.

Pasien pertama adalah pria asal Region Starnbeg. Hingga saat ini, pasien tersebut dilaporkan berada dalam kondisi yang baik. 

Baca juga: Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

(Sumber: Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella |Editor: Virdita Rizki Ratriani)

***

243 WNI Terjebak Corona di China, Pemerintah Kaji Evakuasi

 

Jakarta, – Pemerintah Indonesia mengakui tengah mengkaji evakuasi pada warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di China. Setidaknya saat ini ada 243 WNI di China dan 100 diantaranya berada di Wuhan, episentrum penyebaran virus corona.

 

Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, Selasa (28/1/2020). Namun karena wilayah penutupan wilayah dilakukan pemerintah China, proses evakuasi tidak serta merta bisa langsung dilakukan.

 

“Tentunya opsi evakuasi adalah opsi yang terbuka,” katanya saat ditemui dalam acara Foreign Policy and Global Health Initiative (FPGHI)./ CNBC Indonesia

***

Hadits tentang Wabah

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّ عُمَرَ خَرَجَ إِلَى الشَّامِ فَلَمَّا جَاءَ سَرْغَ بَلَغَهُ أَنَّ الْوَبَاءَ قَدْ وَقَعَ بِالشَّامِ فَأَخْبَرَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ فَلَا تَقْدَمُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ فَرَجَعَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ مِنْ سَرْغَ وَعَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عُمَرَ إِنَّمَا انْصَرَفَ بِالنَّاسِ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ

Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata; Aku membaca Hadits Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah bahwa “Pada suatu ketika ‘Umar bin Khaththab pergi ke Syam. Setelah sampai di Saragh, dia mendengar bahwa wabah penyakit sedang berjangkit di Syam. Maka ‘Abdurrahman bin ‘Auf mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ‘Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya.’ Maka Umar pun kembali dari Saragh. Dan dari Ibnu Syihab dari Salim bin Abdullah; bahwa Umar kembali bersama orang-orang setelah mendengar Hadits Abdurrahman bin Auf.

 

(Hadits Shahih Muslim No. 4115 – Kitab Salam) hadits.id/hadits/muslim/4115

 

(nahimunkar.org)