Ilustrasi


Jakarta, HanTer –  Aksi 299 yang digelar alumni 212 untuk menolak Perppu No 2 tahun 2017 tentang Ormas dan kebangkitan PKI berhasil menekan anggota DPR. Empat fraksi partai politik yakni Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN mewakili DPR pun menerima aspirasi perwakilan massa Aksi 299 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Dihadapan perwakilan massa Aksi 299, keempat fraksi tersebut berjanji akan berusaha menolak Perppu Ormas dalam rapat paripurna yang sedianya digelar di pertengahan atau penghujung Oktober mendatang.

Fraksi Gerindra diwakili Fadli Zon dan Ahmad Riza Patria. Sedangkan dari Fraksi Demokrat diwakili oleh Agus Hermanto. Lalu, dari Fraksi PAN diwakili oleh Daeng Muhammad dan dari Fraksi PKS diwakili oleh Jazuli Juwaini, Nasir Djamil serta Al Muzzammil Yusuf.

“Kami berharap Perppu Ormas itu ditolak (di paripurna) sehingga kembali pada Undang-Undang Ormas yang lama,” kata Wakil Ketua DPR dari Fraksi Demokrat, Agus Hermanto.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon mengaku pihaknya sejak awal menentang keberadaan Perppu Ormas ini.  Gerindra juga menegaskan dalam rapat paripurna nanti pihaknya akan tegas menolak Perppu yang berujung pada pembubaran organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu.

“Kami sendiri termasuk yang ikut menolak Perppu sejak awal. Jadi, atas nama Gerindra kami menolak Perppu ini,” tegas Fadli Zon.

‎Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini juga mengeluarkan statment senada. Ia menegaskan bakal menolak Perppu Ormas pada rapat paripurna nanti. “Kami berupaya dan menginstruksikan kepada wakil kami lakukan lobi sebisa mungkin untuk menolak Perppu ini karena tidak sesuai dengan prinsip demokrasi dan keadilan,” tukas Jazuli.

Sementara itu Anggota Fraksi PAN di DPR, Daeng Muhammad sepakat dengan Gerindra, PKS dan Demokrat untuk menolak Perppu Ormas dalam rapat paripurna Oktober mendatang. “Saya yakin Fraksi PAN akan sejalan dengan Gerindra, Demokrat dan PKS untuk dua hal, yakni PAN menolak dengan cara apapun kebangkitan PKI. Kedua, jangan bikin Perppu seperti kacang goreng. Saya sampaikan kepada ketum. Saya yakin kita seiring dan sejalan,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengapresiasi kepada seluruh pihak karena “Aksi 299” yang digelar di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta berjalan aman, tertib dan damai sehingga menimbulkan citra positif bagi bangsa Indonesia.Dia mengatakan Indonesia sebagai negara demokrasi melegakan tiap warganya untuk menyampaikan pendapat misalnya dalam bentuk demonstrasi dan dilindungi oleh konstitusi.

“Kita berikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk peserta aksi yang menjaga ketertiban, dan aparat keamanan yang menjaga aksi kali ini menjadi tertib,” kata Taufik.

Taufik juga mengapresiasi kepada pihak keamanan yang sigap dan bersikap humanis dalam mengamankan aksi massa tersebut, sehingga tidak ada kesan adanya jarak antara pendemo dengan aparat.

“Saya mengapresiasi aparat keamanan yang membentuk pasukan Asmaul Husnah terlihat sekali sisi humanisnya,” katanya.

Dia mengatakan, apa yang menjadi aspirasi dari para peserta aksi kali ini akan menjadi pertimbangan DPR dalam memberikan keputusan ke depannya khususnya terkait Perppu Ormas.

(Safari)

Sumber : nasional.harianterbit.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 289 kali, 1 untuk hari ini)