.

 

1. Harus menyisihkan waktu secara khusus untuk menuntut ilmu.
2. Jika tidak bisa konsentrasi dan fokus menimba ilmu agama, bukan berarti harus meninggalkan menimba ilmu secara keseluruhan nya.
3. Manfaatkan teknologi moderen yang ada.
4. Tanamkan tekad yang kuat dan niat yang ikhlas.
5. Sabar dan tabah dalam menuntut ilmu.
6. Memanfaatkan waktu luang untuk menuntut ilmu.
7. Minta bantuanlah dengan teman dan bekerja sama dengan nya didalam mendapatkan ilmu.
8. Ambillah ilmu setiap hari walaupun sedikit, walaupun hanya bisa memahami 1 ayat atau 1 hadits atau 1 permasalahan.
9. Buatlah rencana ilmiah /pelajaran dengan sistematis

lmam an Nawawi rahimahullah biasa nya membatu ayahnya di tokonya yang kecil. Namun hal itu tidak membuatnya lalai dari membaca dan menghafal al Quran dalam usia dini. Beliau sehari menghadiri 12 majelis ilmu. Bagaimana dengan kita?

Tahukah anda siapa Imam Abu Hanifah?
Beliau rahimahullah adalah seorang ulama fiqih besar sekaligus pengusaha besar, usaha nya tidak menghalanginya untuk belajar agama. Beliau mempunyai gedung besar untuk memproduksi sutera, dan ia mempunyai karyawan dan tenaga produksi. Artinya beliau adalah direktur besar.

Diringkas dan disarikan dari buku Tips Belajar Agama di Waktu Sibuk, bagian pertama kitab Thalabul ’ilmi fi zamanil insyighalat, Syaikh Muhammad Al Munajjid

via page @Taman – Taman Para Penuntut Ilmu

****

72 – أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَسَنِ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ، عَنْ أَبِيهِ،  عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ يُبْغِضُ كُلَّ جَعْظَرِيٍّ جَوَّاظٍ سَخَّابٍ بِالْأَسْوَاقِ، جِيفَةٍ بِاللَّيْلِ، حِمَارٍ بِالنَّهَارِ، عَالِمٍ بِأَمْرِ الدُّنْيَا، جَاهِلٍ بِأَمْرِ الْآخِرَةِ».

__________

[تعليق الألباني]
ضعيف – «الضعيفة» (2304).
[تعليق شعيب الأرنؤوط]
إسناده صحيح على شرط مسلم.

Telah mengkhabarkan kepada kami Ahmad bin Muhammad bin Hasan berkata: Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yusuf As Sulami berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami Abdur Razzaq berkata Telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Said bin Abi Hind dari Ayahnya dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang perilakunya kasar, sombong, tukang makan dan minum serta suka berteriak di pasar. Ia seperti bangkai di malam hari dan keledai di siang hari. Dia hanya tahu/pandai terhadap persoalan dunia tapi bodoh/buta terhadap urusan akhirat.

Diriwayatkan oleh. Al-Baihaqi dalam as-Sunanul Kubra, (X/194) No.21325, Ibnu hibban dalam Shahih-nya No.72, dha’if menurut Al-Albani namun sanadnya shahih menurut Syu’aib al-Arnauth atas syarat Muslim.

(Nahimunkar.com)

(Dibaca 1.722 kali, 1 untuk hari ini)