98% Tidak Percaya Data Resmi Covid-19

Inilah beritanya.

***

Polling Warganet: 98% Tidak Percaya Data Resmi Covid-19 yang Disampaikan Pemerintah




Laporan Bloomberg (1/4/2020), Indonesia dicurigai seperti China yang menyembunyikan angka sebenarnya korban Covid19.

Detikcom juga melaporkan “Data Pemerintah Disorot: Jumlah Positif Corona Sama dengan Jumlah yang Dites.”

Apakah ini kebetulan belaka? Bila benar, maka kebetulan ini terjadi 3 kali. Jumlah kasus baru positif virus Corona sama dengan jumlah orang yang dites per hari (jumlah spesimen baru). Ini terjadi pada tanggal 24, 30, dan 31 Maret.

Data ini dihimpun detikcom dari situs-situs resmi pemerintah, yakni situs Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan dan situs Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19/

https://news.detik.com/berita/d-4961759/data-pemerintah-disorot-jumlah-positif-corona-sama-dengan-jumlah-yang-dites

Polling Warganet: 98% Tidak Percaya Data Covid-19 yang Diumumkan Pemerintah

Di media sosial, sebuah polling yang dilakukan kemarin, Kamis (2/4/2020), menunjukan 98% menyatakan TIDAK PERCAYA dengan DATA RESMI yang disampaikan Pemerintah. Polling diikuti 6.745 responden.

“Andaikan di indonesia hari ini ada test massal untuk seluruh rakyat, dengan alat yg bagus dan akurat, di sampaikan dengan jujur dan tepat, saya yakin jumlah positif (bahkan mungkin kematian??) akibat corona di indo melampaui negara asal #VirusChina,” ujar @sarjoko_adi.

PERCAYAKAH ANDA Angka Covid-19 Yang Dirilis Resmi Pemerintah Adalah Data Sebenarnya?

— Mas Piyu ORI (@mas__piyuuu) April 1, 2020

Pernakah Mereka Jujur walau hanya satu kali saja @mas__piyuuu ????

— Yurisa_Agustina (@AgustinaYurisa) April 3, 2020

mau percaya gimana, org pemerintahannya juga ga ada yg bisa dipercaya

— Incu Betmen (@miftahudin92) April 2, 2020

Andaikan di indonesia hari ini ada test massal untuk seluruh rakyat, dengan alat yg bagus dan akurat, di sampaikan dengan jujur dan tepat, saya yakin jumlah positif (bahkan mungkin kematian??) akibat corona di indo melampaui negara asal #VirusChina 
Cc.@jokowi dan presiden LBP.

— Lebaran sebentar lagi? (@sarjoko_adi) April 2, 2020

data apapun, kasus apapun. asal ngitungnya pake style & kalkulator KPU, udh pasti ngaco hasilnya.

— Hari Agung Prasetyo (@DodikPriyambodo) April 2, 2020

 

[portal-islam.id Jumat, 03 April 2020  Sosial Media

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.226 kali, 1 untuk hari ini)