Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar


Jakarta (SI Online) – Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab dipanggil Aa Gym memutuskan untuk berhenti menggunakan aplikasi LINE setelah diketahui aplikasi jejaring sosial itu terang-terangan mendukung LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

Lewat akun media sosial Twitter @aagym, dai asal Jawa Barat itu mengaku langsung berhenti menggunakan LINE. Aa Gym juga mengajak masyarakat untuk meninggalkan LINE dan beralih ke media sosial yang sehat.

“Saya stop menggunakan LINE karena terang terangan mempromosikan LGBT … Ayoo pakai sosmed yang sehat saja,” ujar Aa Gym lewat akun twitternya, Rabu (10/2/2016).

Ungkapan Aa Gym langsung menuai banyak respons dari pengguna Twitter. Terhitung sejak sejam di-posting, ciapan Aa Gym di-retweet lebih dari 300 dan disukai lebih dari 150 follower.

LINE sendiri selama ini memang dikenal sebagai aplikasi percakapan yang mengandalkan simbol emoji atau stiker sebagai penarik perhatian. Namun, masyarakat Indonesia dibikin geger setelah aplikasi chatting populer asal Jepang itu telah ‘disisipi’ kampanye LGBT.

Sumber: suara-islam.com/adhila/ Rabu, 10/02/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.625 kali, 1 untuk hari ini)