Abu Janda Singgung Perasaan Umat Islam, Susi Pudjiastuti: Ayo Unfollow Akun Abu Janda!

  • Susi Pudjiastuti Ajak Netizen Blokir Abu Janda, karena ‘Selalu Menyinggung Perasaan Publik’
  • Susi memberi komentar pedas pada kasus Abu Janda. 
  • Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini juga menyesalkan sikap Abu Janda dan menyebutnya tidak mengerti Islam. 

Silakan simak ini.

***

Abu Janda Singgung Perasaan Umat Islam: Susi Pudjiastuti: Ayo Unfollow Akun Abu Janda!


Ilustrasi. Foto/ytb

JAKARTA– Permadi Arya alias Abu Janda kembali membuat kisruh dengan cuitannya yang dianggap menyinggung umat Islam. Bahkan cuitannya itu mendapat kritikan keras dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Susi mengomentari pernyataan  Abu Janda di akun Twitter yang  menyebut soal ‘Islam Arogan’ hingga menimbulkan ‘keriuhan’ di lini masa Twitter.

“Saya pikir saatnya dihentikan ocehan2 model seperti ini yg selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya dimasa sulit pandemi hal2 yg tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow, dan jangan perdulikan lagi orang2 seperti ini. Salam sehat & damai,” tulis @ susipudjiastuti

Ia juga mengkritik kalau cuitan Abu Janda seperti itu tidak pantas dibiarkan dimasa pandemi Covid-19 karena bersifat negatif.

(Baca juga: DPP KNPI Laporkan Abu Janda Terkait Dugaan Sara kepada Natalius Pigai)

Oleh karena itu, pemilik Susi Air itu juga mengajak netizen untuk unfollow akun Abu Janda dan tidak memperdulikan orang seperti itu dengan meyelipkan kalimat salam damai.

“Ayo unfollow .. untuk kedamaian dan kesehatan kita semua .. ayo ayo !!!” komentarnya lagi.

Susi juga mengulangi komentarnya mengajak unfollow Abu Janda kembali.

Sebelumnya, Pengurus Besat Nadhatul Ulama (PBNU), mengkritik ocehan Permadi Arya alias Abu Janda di media sosial yang menyatakan jika ‘Islam arogan’. Abu Janda nge-twit di akun @permadiaktivis1 hal tersebut pada Minggu 24 Januari 2021 saat menanggapi cuitan Tengku Zulkarnain.

(Salsabila Raihani)/ okezone

Tim Okezone, Okezone · Jum’at 29 Januari 2021 14:58 WIB

***

Susi Pudjiastuti Ajak Netizen Blokir Abu Janda, karena ‘Selalu Menyinggung Perasaan Publik’

  • Susi memberi komentar pedas pada kasus Abu Janda. 
  • Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini juga menyesalkan sikap Abu Janda dan menyebutnya tidak mengerti Islam. 

Dugaan rasis serta ujaran kebencian (yang dilakukan) Permadi Arya alias Abu Janda semakin memanas.

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama turut melaporkannya ke Kepolisian.

Baru-baru ini, komentar mengejutkan datang dari Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, Jumat (29/1/2021), Susi memberi komentar pedas pada pemberitaan tentang Abu Janda. 

Di berita itu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini juga menyesalkan sikap Abu Janda dan menyebutnya tidak mengerti Islam. 

Bahkan, Susi mengajak netizen un-follow media sosial yang bersangkutan. 

“Saya pikir saatnya dihentikan ocehan2 model seperti ini yg selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya dimasa sulit pandemic, hal2 yg tidak positif dibiarkan. Ayo kita un follow, dan jangan perdulikan lagi orang2 seperti ini. Salam sehat & damai,” tulis Susi.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri pada Kamis (28/1/2021).

Haris mengunggah surat laporan DPP KNPI itu ke akun Twitter @harisknpi.

Nama terlapor adalah Medya Rischa dengan surat laporan LP/B/0052/1/2021/Bareskrim tanggal 28 januari 2021. 

Pelapor melaporkan Abu Janda terkait pencemaran nama naik melalui media elektronik dan permusuhan individu.

Lihat cuitan Susi selengkapnya di bawah ini:

Saya pikir saatnya dihentikan ocehan2 model seperti ini yg selalu menyinggung perasaan publik. Tidak sepantasnya dimasa sulit pandemic, hal2 yg tidak positif dibiarkan. Ayo kita un follow, dan jangan perdulikan lagi orang2 seperti ini. Salam sehat & damai

— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) January 29, 2021 

 

Editorial Team

INDOZONE.ID – Jumat, 29 Januari 2021 14:29 WIB

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 116 kali, 1 untuk hari ini)