• Presiden Asosiasi Ahli Pidana Indonesia (AAPI) pakar pidana dari Unissula Dr.Muhammad Taufiq.SH MH membenarkan langkah Cak Anam yang berniat melaporkan kinerja Polsek Gayungsari, Surabaya.
  • “Saya dukung langkah Cak Anam lapor ke Kapolri. Jangan ada polisi swasta atau kelompok yang bekerja seolah aparatur negara. Itu tidak boleh” kata penulis buku Densus dan Terorisme Negara itu menutup perbincangan

Ilustrasi. Acara Silaturahmi Alumni Ansor – Banser Jatim Dibubarkan! Gus Afif: Kami Diperintah Pusat /Karawangpost/nu.or.id /zona.surabaya-pikiran-rakyat.com/

POSJAKUT — Kericuhan mewarnai silaturahmi yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Ansor-Banser Jatim, di halaman Museum Nahdlatul Ulama, Surabaya, Jawa Timur, Jumat lalu 17 Juni 2022.

Kericuhan terjadi saat para pengurus GP Ansor Surabaya, melepas sejumlah atribut sebuah kepanitiaan yang mengatasnamakan Ansor dan Banser, dalam silaturahmi Ikatan Alumni GP Ansor dan Banser Jawa Timur, di halaman Museum Nahdlatul Ulama, Surabaya.

Silaturrahmi ini diselenggarakan para mantan anggota GP Ansor. Antaranya Cak Anam (Choirul Anam, mantan Ketua Wilayah Ansor Jawa Timur), dan Said Sutomo yang juga ketua panitia.

Mereka (para pengurus GP Ansor Surabaya) menolak penggunaan nama Ansor Banser pada acara itu. Aksi itu mendapat reaksi dari panitia dan peserta acara silaturahmi. Sempat terjadi adu mulut di antara kedua belah pihak, namun kemudian kegiatan itu dibubarkan.

Mengomentari hal itu, pakar pidana dari Unissula Dr.Muhammad Taufiq.SH MH. “Acara Cak Anam” itu sah dan legal. Tak ada alasan untuk melarang apalagi membubarkan.

Rasanya itu (pembubaran paksa -red) tidak sopan dan jelas melanggar etika baik adab sebagai nahdliyin maupun hukum. “Semua orang tahu Cak Anam itu tokoh NU dan orang dekat Gus Dur,’ kata Taufiq kepada POSJAKUT.

Taufiq heran polisi terkesan membiarkan aksi hujat dan anarkisme itu padahal acara itu resmi ada pemberitahuan.

 

“Sesuai UU NO.9 / 98 begitu menerima pemberitahuan dari penyelenggara atau panitia kewajiban polisi ada 3, yaitu mengawal, menjaga dan melindungi kegiatan itu. Bukan membiarkan dan malah menghilang dari tanggung jawab,” sesal Taufiq

Presiden Asosiasi Ahli Pidana Indonesia (AAPI) itu membenarkan langkah Cak Anam yang berniat melaporkan kinerja Polsek Gayungsari, Surabaya.

“Saya dukung langkah Cak Anam lapor ke Kapolri. Jangan ada polisi swasta atau kelompok yang bekerja seolah aparatur negara. Itu tidak boleh” kata penulis buku Densus dan Terorisme Negara itu menutup perbincangan.***

 
 

Editor: Ramli Amin

 

jakartautara.pikiran-rakyat.com- Ramli Amin, 19 Juni 2022, 20:05 WIB

(nahimunkar.org)