Adanya Suara #TolakDivaksinSinovac, Dampak dari Blunder Para Pejabat soal Pandemi Corona?


Ilustrasi. Foto/suara.com

  • Di awal covid-19 masuk Indonesia, beberapa pejabat +62 membuat statement yang dinilai tidak serius, menyepelekan, bahkan menolak kemungkinan adanya kasus virus Corona di Indonesia.
  • Pada pertengahan Febuari misalnya, melalui akun Twitter-nya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Covid-19 tak masuk ke Indonesia karena perizinannya susah.

     

  • Tidak hanya itu, ketika negara lain mulai memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona, presiden hingga sejumlah menteri justru menyebut bakal menggalakkan sektor pariwisata.

Mari kita simak cuitan seseorang di twitter berikut ini.

***

Lihat Tweet baru

Percakapan

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

Beberapa Pernyataan Blunder Pemerintah Soal CORONA versi LP3ES..

 

http://news.detik.com

http://nasional.kompas.com

 

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

7.03 AM · 12 Jan 2021·Twitter for Android

======

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Membalas

@rahmanhakimbao

Untuk pertama kalinya, China melaporkan adanya penyakit baru ini pada 31 Desember 2019. Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di China mendapatkan pemberitahuan tentang adanya sejenis pneumonia yang penyebabnya tidak diketahui.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru itu terdeteksi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Menurut pihak berwenang, beberapa pasien adalah pedagang yang beroperasi di Pasar Ikan Huanan.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=============

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Di Indonesia kasus virus corona pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020, yakni kasus seorang ibu dan anaknya.

Itu merupakan hasil penelusuran, setelah seorang warga negara Jepang yg baru saja dari Indonesia dinyatakan positif Covid-19.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

===========

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,” kata Presiden Joko Widodo saat mengumumkan kasus pertama kala itu.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

“Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” sambungnya.

#TolakDivaksinSinovav

#TolakDivaksinSinovac

============

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Di awal covid-19 masuk Indonesia, beberapa pejabat +62 membuat statement yang dinilai tidak serius, menyepelekan, bahkan menolak kemungkinan adanya kasus virus Corona di Indonesia.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=============

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Pada pertengahan Febuari misalnya, melalui akun Twitter-nya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Covid-19 tak masuk ke Indonesia karena perizinannya susah.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

============

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Lalu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin sempat menyebut bahwa virus corona menyingkir dari Indonesia karena doa qunut. Saat itu belum ditemukan pasien Covid-19 di Tanah Air

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=========

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Ma’ruf Amin

Soal canda susu kuda liar bisa tangkal virus Corona.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

========

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Luhut B Panjaitan

Dari hasil modelling kita yang ada cuaca Indonesia ekuator ini yang panas dan juga humidity tinggi itu untuk COVID-19 ini nggak kuat.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=========

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Achmad Yurianto

“Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya

PERNYATAAN Yang paling MENYAKITKAN..

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

========

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

The Big Father +62

“Tukang ojek, sopir, taksi serta nelayan yang memiliki kredit motor atau mobil, saya sampai kan kepada mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun”

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Menkes Terawan

“Indonesia berutang pada Tuhan karena Corona tidak masuk ke Indonesia”

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

==========

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

1j

Doni Munardo

“Apakah mungkin karena kita sering minum jamu atau mungkin karena kita sudah kebal dari dulu karena sudah sering kena batuk pilek jadi begitu ada virus dikit aja virusnya mental

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

========

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Tidak hanya itu, ketika negara lain mulai memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona, presiden hingga sejumlah menteri justru menyebut bakal menggalakkan sektor pariwisata.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

====================

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Pada fase awal krisis yaitu 2 hingga 14 Maret 2020, pemerintah juga melakukn blunder komunikasi politik. Pemerintah inkonsisten menyatakan pasien meninggal dunia di Cianjur bukan karena covid-19 tpi kemudian di ralat sbg pasien vovid-19

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

===================

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Blunder terbanyak terjadi di fase krisis, mulai dari pernyataan Jokowi mengenai status darurat sipil yang diralat menjadi darurat kesehatan, hingga polemik mudik.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=========

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Fadjroel Rachman

“Presiden Jokowi menegaskan tidak ada larangan resmi bagi pemudik lebaran idul Fitri 2020, namun pemudik wajib isolasi mandiri selama 14 hari dan berstatus ODP sesuai protokol kesehatan WHO dan diawasi Pemda masing2”

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

===============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Perihal mudik ini beberapa pejabat +62 saling klarifikasi statement diantaranya fajroel, Pratikno dan Luhut..

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

=================

 

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Akibat blunder yang terus menerus terjadi, kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi turun.

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Selain itu pejabat juga memperkenalkan goyangan anti Corona… Yaitu goyang UBUR-UBUR.. heee

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivsksinSinovac

==============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Itulah beberapa pernyataan BLUNDER pejabat pemerintah perihal covid-19 ini.. yang seolah-olah menganggap remeh saat pra dan fase awal virus Corona masuk ke Indonesia…

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

==============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Kalau di ibaratkan bermain sepak bola, mungkin saat ini covid-19 sedang mendapat hadiah penalti karena blunder yang dilakukan pemerintah di kotak penalti..

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

==============

Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

·

12 Jan

Semoga negeri+62 tercinta ini bisa segera terbebas dari virus Corona ini…

Maju kota nya

Bahagia warga nya…

@aniesbaswedan

 

#TolakDivaksinSinovac

#TolakDivaksinSinovac

 

M E R D E K A/ Rahmanhakimbao

@rahmanhakimbao

***

Pembesar-Pembesar yang Jahat Akan Hancur dan Kena Azab

Posted on 17 Oktober 2020

by Nahimunkar.org

 

Pembesar-Pembesar yang Jahat Akan Hancur dan Kena Azab



Ilustrasi. Bisikan jahat orientalis Prancis untuk menghalangi Islam.

Politik Belah Bambu terhadap Umat Islam

Yang satu diinjak, yang satunya lagi dijunjung/ dirangkul.

Yang menegakkan Islam dimusuhi, yang mengamalkan bid’ah dengan aneka embel-embelnya, dirangkul.

Itu sesuai dengan konsep jahat orientalis dalam menghalangi Islam./

Sumber pernyataan De Voux: http://thenewturkey.org/segmenting-islam-lessons-from-the-last-century/
Dari Wall FB Katon Kurniawan Via FB Fauzie Abdullatif

 
 

***

Tantangan dan ancaman dari Allah Ta’ala, rencana jahat mereka akan hancur dan hanya menghasilkan azab yang keras.

Peringatan dari Allah Ta’ala

{ وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا لِيَمْكُرُوا فِيهَا وَمَا يَمْكُرُونَ إِلَّا بِأَنْفُسِهِمْ وَمَا يَشْعُرُونَ } [الأنعام: 123]

Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri pembesar-pembesar yang jahat agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya. (QS Al- ini An’aam/ 6: 123). (Terjemahan menurut Al-Quran dan Tafsirnya, Depag RI 1985/1986, juz 8 halaman 266).
Lafal 
أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا  akaabiro mujrimiihaa itu terjemah Depag (kini Kemenag – Kementerian Agama) sendiri ada dua macam. 1, penjahat-penjahat yang terbesar (dalam Al-Quran dan Terjemahnya, Depag RI 1971, halaman 208), dan 2, pembesar-pembesar yang jahat (dalam Al-Quran dan Tafsirnya, Depag RI 1985/1986, juz 8 halaman 266). Dua makna itu berbeda pengertiannya. Yang satu pembesar-pembesarnya yang jahat, sedang yang satunya lagi penjahat-penjahatnya yang besar.

Dalam tafsir Al-Wajiz oleh Al-Wahidi dijelaskan:


الوجيز للواحدي (ص: 374)

{وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ أَكَابِرَ مُجْرِمِيهَا} يعني: كما أنَّ فسَّاق مكَّة أكابرها كذلك جعلنا فسَّاق كلِّ قرية أكابرها يعني: رؤساءَها ومترفيها {ليمكروا فيها} بصدِّ النَّاس عن الإِيمان {وَمَا يَمْكُرُونَ إِلا بِأَنْفُسِهِمْ} لأنَّ وبال مكرهم يعود عليهم {وما يشعرون} أنَّهم يمكرون بها

[Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri pembesar-pembesar yang jahat] artinya sebagaimana penjahat-penjahat (orang-orang fasik) Makkah itu penggede-penggedenya, demikian pula Kami jadikan penjahat-penjahat tiap negeri itu penggede-penggedenya, yaitu pemimpin-pemimpinnya dan orang-orang yang hidup mewahnya. [agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu] dengan menghalangi manusia dari keimanan. [Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri] karena bencana tipudaya mereka itu kembalinya kepada mereka sendiri. [sedang mereka tidak menyadarinya] bahwa mereka menipudaya di negeri itu. (Al-Wajiz oleh Al-Wahidi halaman 374/Maktabah Syamilah).

Dalam tafsiran ringkas itu telah dinyatakan penjahat-penjahat tiap negeri adalah penggede-penggede negeri itu yaitu pemimpin-pemimpinnya dan orang-orang yang hidup mewahnya.
Mungkin bahasa di sini adalah para pejabat dan pengusaha yang belakangan diembel-embeli dengan asing dan aseng.

Tipu daya mereka secara bersekongkol adalah بصدِّ النَّاس عن الإِيمان dengan menghalangi manusia dari iman (Islam). Contoh nyata misalnya, dengan dalih yang dibuat-buat (misal ungkapan: perda –peraturan-peraturan daerah– yang menghambat ekonomi maka akan dibatalkan), padahal tujuannya untuk melegalkan miras (kongkalikong antara pengusaha dan pejabat), yang kalau ada peraturan melarang minuman keras maka akan tegaklah Islam. Agar tidak tegak, maka aturan yang melarang miras harus dibatalkan. Tapi alasannya, karena aturan melarang miras itu menghambat ekonomi (padahal muatannya dikhawatirkan menghambat kemaksiatan bahkan kekafiran, dan menguatkan Islam).

Contoh nyata pula, kalau ada aturan untuk menghormati mayoritas Umat Islam yang sedang menjalankan ibadah suci puasa Ramadhan maka warung-warung makan diatur bukanya, yaitu saat menjelang berbuka puasa. Maka buru-buru Akaabira Mujirimiiha itu melontarkan bahwa itu menghambat ekonomi, maka harus dibatalkan. Padahal menurut isi Al-Qur’an mengenai tipudaya Akaabira Mujirimiiha itu, maksudnya itu adalah dikhawatirkan menghambat kekafiran dan akan menegakkan iman Islam, maka harus dihalangi.

Oleh karena itu dalam ayat berikutnya dijelaskan:

فَمَن يُرِدِ ٱللَّهُ أَن يَهۡدِيَهُۥ يَشۡرَحۡ صَدۡرَهُۥ لِلۡإِسۡلَٰمِۖ وَمَن يُرِدۡ أَن يُضِلَّهُۥ يَجۡعَلۡ صَدۡرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي ٱلسَّمَآءِۚ كَذَٰلِكَ يَجۡعَلُ ٱللَّهُ ٱلرِّجۡسَ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ ١٢٥ [سورة الأنعام,١٢٥]

Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman [Al An’am:125]

Tantangan dan ancaman dari Allah Ta’ala, rencana jahat mereka akan hancur dan hanya menghasilkan azab yang keras.

{مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَكْرُ أُولَئِكَ هُوَ يَبُورُ} [فاطر: 10]

Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan, bagi mereka azab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur. (QS Fathir/ 35: 10).

Celakalah pembesar-pembesar dan para elit/ pengusaha di negeri-negeri manapun yang jahat-jahat dengan aneka tipu daya untuk menghalangi Islam dan Umat Islam, walau menmpakkan diri Muslim bahkan tokoh Islam. Sebaliknya, berbahagialah pembesar-pembesar dan pengusaha-pengusaha yang shalih shalih di negeri-negeri manapun yang membela agama Allah. Karena Allah Ta’ala telah berjanji untuk menolongnya.

{…وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ (40) الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ } [الحج: 40، 41]

… Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, [Al Hajj:40]

41. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf (baik) dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan. [Al Hajj:41]

Demikianlah. Janji Allah Allah Ta’ala telah jelas, akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sebaliknya, ancaman Allah Ta’ala pun tegas, lebih2 untuk para pembesar dan pengusaha di negeri manapun yang jahat2 terhadap Islam dan kaum Muslimin, maka akan diazab dan dihancurkan oleh Allah Ta’ala.

Yang termasuk celaka pula adalah orang-orang yang hanya jadi pendukung pembesar-pembesar jahat di negeri2 manapun. Belum tentu mereka mendapat keuntungan di dunia (bahkan kadang termasuk dizalimi pula oleh pembesar2 jahat di negerinya), masih pula termasuk dalam ancaman azab itu. Na’udzubillahi min dzalik! Makanya kita wajib berhati-hati dalam menjalani hidup ini.

Semoga saja.

(nahimunkar.org)

 


 

(Dibaca 477 kali, 5 untuk hari ini)