Ketua Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak), Lieus Sungkharisma/KataRiau.Com


“Rasa keadilan masyarakat itu Ahok jadi tersangka dan diadili,” tegas Ketua Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma

Ia berharap Ahok ditetapkan status hukumnya menjadi tersangka dan segera diadili.

Inilah beritanya.

***

“Ahok Jatuh Bukan karena Program, tapi Mulutnya”

JAKARTA – Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama sudah selesai, Ketua Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma meminta calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk bersikap kesatria dengan meminta maaf dan menyerahkan diri.

“Harusnya Ahok kesatria minta maaf dan menyerahkan diri, jangan terus mencari ‘kambing hitam’. Itu bukan sifat orang Tionghoa,” ujar Lieus melalui sambungan telefon dalam acara Diskusi Redbons di Kantor Redaksi Okezone, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).

Ia juga berharap Ahok ditetapkan status hukumnya menjadi tersangka dan segera diadili. “Rasa keadilan masyarakat itu Ahok jadi tersangka dan diadili,” tegas Lieus.

Ahok, lanjut dia, terjatuh bukan karena program-programnya, melainkan akibat mulutnya sendiri. “Ahok jatuh ini bukan karena program, tapi mulutnya,” pungkas Lieus.

(ulu) Fahreza Rizky, Jurnalis/ http://news.okezone.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.676 kali, 1 untuk hari ini)