Foto via Voa-islam.com/ foto facebook.com/voiceofalislamnews


Jakarta — Dugaan kronologi penyerangan Herman FT89:

  1. Keluar rumah sekitar tengah malam bersama isteri.
  2. Jam 01.10 masih sempat komen di grup wa.
  3. Antara jam 03.00-04.00 di tol Halim berada di belakang mobil yang ugal-ugalan/zig-zag.
  4. Ketika posisi mobil sejajar, mobil Herman sempat disenggol.
  5. Herman mengejar mobil bersangkutan dan akhirnya berhenti, namun ada mobil lain datang dari belakang.
  6. Saat Herman turun dari mobil sekitar 5 orang dari 2 mobil menyerangnya dengan sajam, lalu pergi.
  7. Dalam keadaan luka parah, isteri Herman melarikan mobil menuju ke RS Hermina Depok. Dugaan sampai di RS sekitar jam 04.30
  8. Jam 05.00-09.00 kondisi Herman di observasi di UGD dan sempat drop tekanan darah.
  9. Jam 10.30 dibawa ke ruangan operasi untuk tindakan aekitar satu jam.
  10. Jam 10.00 bius total untuk operasi.
  11. Luka yang cukup kritis pada leher sisi kiri, siku kiri dan luka di atas kuping kiri, serta pergelangan tangan kiri ada kemungkinan retak.
  12. Isteri dalam keadaan sehat wal afiat.

Teuku Gandawan
11.55
RS Hermina Depok.

Perlu kita ketahui bahwa Hermansyah merupakan Ahli IT dari pihak Habib Rizieq yang membantah dan mementalkan ke aslian kasus chat  rekayasa yang menjerat Habib Rizieq dan Firza.Husain.Hermasyah menegaskan bahwa chat firza dan HRS tersebut dijamin 100% rekayasa.

Adapa apa dengan penusukan yang terjadi terhadap hermasyah?, sampai berita ini diturunkan belum didapat kepastian apa penyebabnya.[voa-islam/fatur] www.kabarsatu.news

***

Ahli Telematika Korban Pengeroyokan Pernah Sebut Chat Habib Rizieq Palsu

JAKARTA – Ahli telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah menjadi korban pengeroyokan oleh lima orang tak dikenal di Tol Jagorawi (antara TMII-Tol JORR) Jakarta Timur, Minggu (9/7/2017) pukul 04.00 dini hari.

Akibat kejadian tersebut korban terluka di sejumlah bagian. Antara lain di kepala, leher, dan tangan.

Korban diketahui adalah pakar telematika yang pernah menyebut chat pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dengan Firza Husein palsu.

Hal itu dibenarkan oleh Kapitra Ampera dari Tim Kuasa Hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

“Iya dia (Hermansyah) saksi ahli GNPF MUI kita protes keras atas kejadian ini,” kata Kapitra ketika dihubungi SINDOnews, Minggu (9/7/2017).

Sekadar informasi, pada acara diskusi di salah satu televisi swasta nasional, Hermansyah sempat menyatakan bahwa chat antara Habib Rizieq dengan Firza Husein palsu.
(dam) Komaruddin Bagja Arjawinangun

https://metro.sindonews.com

Hermansyah Ahli IT Korban Pembacokan Selesai Jalani Operasi

Jakarta – Hermansyah (46) ahli IT yang jadi korban pembacokan di Tol Jagorawi telah selesai menjalani operasi. Saat ini dia sudah berada di ruang pemulihan.

“Kondisinya sudah selesai operasi sudah di ruang pemulihan dan baru selesai saya belum ketemu, baru dokter saja yang kasih keterangan,” kata adik kandung Hermansyah, Nuti Suwarti kepada wartawan di RS Hermina, Depok, Jawa Barat, Minggu (9/7/2017).

Menurut Nuti, Hermansyah menderita luka di bagian pergelangan tangan, kepala dan leher. “Bagian bahu sama pergelangan tangan dan kepala itu semuanya ada di sebelah kiri sama di leher,” paparnya.

Dia tak bisa memastikan apakah Hermansyah dibacok atau ditusuk. Yang pasti, kata Nuti, ada yang menghadang mobil Hermansyah di Tol Jagorawi pada Minggu dini hari tadi.

Nuti mengaku dihubungi sekitar pukul 4.52 WIB Minggu pagi tadi. “Saya nggak lihat peristiwanya, saya dipanggil lewat telepon (Hermansyah) sudah berada di rumah sakit,” kata Nuti.

Hermansyah (46), pakar IT dari ITB dibacok oleh sekelompok orang tidak dikenal di Tol Jagorawi KM 6, Jakarta Timur. Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka serius dan saat ini mendapat penanganan di RS Hermina, Depok.

“Dari hasil pengecekan ke RS Hermina diketahui ada pasien yang diduga korban pengeroyokan dan penganiayaan atas nama Hermansyah warga Perum Pesona Depok,” ujar Pjs Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus kepada detikcom, Minggu (8/7/2017).

Firdaus menyampaikan, petistiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB Minggu dini hari. Saat itu, korban sedang dalam perjalanan dari Jakarta Timur untuk pulang ke rumahnya dengan menggunakan mobil Toyota Avanza bernopol B 1086 ZFT.  (erd/erd)/ detikNews-Samsudhuha Wildansyah

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.589 kali, 1 untuk hari ini)