• Ia mengatakan bahwa Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW adalah milik umat Islam, bahkan bagi pengikut dari semua agama sekali pun, termasuk Yahudi, Kristen, dan semua umat manusia.
  • Ahmadinejad menyatakan bahwa penafsiran yang salah dari al-Qur’an akan menimbulkan masalah. Padahal sudah jelas bahwa Syi’ah bukanlah Islam, ajaran mereka berbeda dengan risalah Nabi Muhammad SAW.

Ahmedinejad_83475238239

IRAN tetap bersikukuh bahwa Sunni dan Syi’ah bisa berdamai. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Iran, Mahmud Ahmadinejad yang telah memperingatkan rencana jahat yang bertujuan untuk menimbulkan perpecahan di antara Syi’ah dan Sunni. Ahmadinejad juga menekankan pentingnya untuk memperkuat persatuan di antara Negara-Negara Muslim di seluruh dunia, terutama kaum Syi’ah dan Sunni.

Bertepatan dengan upacara penutupan kompetisi al-Qur’an internasional yang diikuti Negara-Negara Muslim di Teheran pada hari Kamis (24/1), Ahmadinejad mengecam isu sektarian dan suku yang saat ini sering terjadi. Ia mengatakan bahwa al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW adalah milik umat Islam, bahkan bagi pengikut dari semua agama sekali pun, termasuk Yahudi, Kristen, dan semua umat manusia.

Ahmadinejad menyatakan bahwa penafsiran yang salah dari al-Qur’an akan menimbulkan masalah. Padahal sudah jelas bahwa Syi’ah bukanlah Islam, ajaran mereka berbeda dengan risalah Nabi Muhammad SAW. [sm/islampos/pt] By Sodikin Maulana on January 25, 2013

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.227 kali, 1 untuk hari ini)