Pemerintah Tunggu Apa Lagi?

 Kasus dirusaknya dusun aliran sesat Ahmadiyah di Tasikmalaya Jawa Barat mendapatkan reaksi bahwa pemerintah perlu melarang Ahmadiyah. Pemerintah Provinsi dan aparat keamanan di Jawa Barat agar melarang segala aktifitas Ahmadiyah, termasuk penyiaran ajaran sesat ahmadiyah.

Hal itu, kata Muhammad Al Khathtath, sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama pelarangan Ahmadiyah oleh Mendagri, Menag, dan Jaksa Agung.

“Jadi yang melanggar hukum sebenarnya adalah orang-orang Ahmadiyah yang mengadakan pengajian dan menyebarkan ajaran sesat Ahmadiyah,” katanya kepada Islampos.com, Senin (6/5/2013).

Inilah beritanya. Dan di bagian bawah, penegasan MUI tentang aliran sesat Ahmadiyah.

***

FUI: Ahmadiyah Itu Sesat, Harus Dilarang!

SEKRETARIS Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khathtath, meminta Pemerintah Provinsi dan aparat keamanan di Jawa Barat melarang segala aktifitas Ahmadiyah, termasuk penyiaran ajaran sesat ahmadiyah.

Hal itu, kata Muhammad Al Khathtath, sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama pelarangan Ahmadiyah oleh Mendagri, Menag, dan Jaksa Agung.

“Jadi yang melanggar hukum sebenarnya adalah orang-orang Ahmadiyah yang mengadakan pengajian dan menyebarkan ajaran sesat Ahmadiyah,” katanya kepada Islampos.com, Senin (6/5/2013).

Muhammad Al Khathtath pun meminta polisi memutar kaser pengajan Ahmadiyah. Maka di sana akan ditemukan bukti kesesatan Ahmadiyah. “Polisi apa gak baca SKB Pelarangan Ahmadiyah kok malah mengawal,” katanya.

Sudah seharusnya sebagai Gubernur muslim, Aher menjaga akidah rakyatnya. Hal ini, lanjut Al Khaththath, tertera dalam kitab Al ahkam as Sulthaniyah. “Di kitab itu disebut salah satu tugas negara adalah Hirasatud Diin,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta apaat keamanan untuk menindak pelaku kekerasan terhadap warga dan perusakan Masjid Ahmadiyah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hal itu dikatakan Aher lewat akun twitter @aheryawan, Ahad (5/5/2013). Menurutnya, siapapun pelaku kekerasan harus diproses secara hukum.

“Siapapun yang melakukan kekerasan atas nama siapun kepada siapa saja adalah tindakan kriminal dan melawan hukum,” kata Heryawan.

(Pz/Islampos) By Pizaro on May 6, 2013

***

 Pemerintah Tunggu Apa Lagi?

MUI, NU & Muhammadiyah Sepakat Ahmadiyah Sesat

larang ahmadiyah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerukunan Antarumat Beragama Slamet Effendi Yusuf –

foto: istimewa

INILAH.COM, Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerukunan Antarumat Beragama Slamet Effendi Yusuf menegaskan bahwa Ahmadiyah adalah ajaran sesat dan menyesatkan.

Selain MUI, ormas-ormas Islam lainnya juga sudah sepakat bahwa ajaran Ahmadiyah di luar dari Islam. Misalnya Muhammadiyah yang sudah menganggap Ahmadiyah sesat sejak 1926 dan MUI pada 1980 di bawah pimpinan Buya Hamka dan diperbarui pada 2005 sudah menyatakan Ahmadiyah sesat begitu juga dengan Nahdatul Ulama (NU).

Oleh karena itu, Slamet Effendy menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk membubarkan Ahmadiyah. Dalam melakukan evaluasi SKB 3 Menteri pemerintah harus mengikutsertakan lembaga-lembaga Islam termasuk Ahmadiyah.

“Sikap MUI sudah jelas kalau berkaitan dengan pembubaran itu wewenang pemerintah sebagai Ulil Amri karena itu masyarakat tidak punya wewenang menghakimi suatu kelompok apalagi dengan kekerasan,” ujarnya, Senin (7/2/2011).

Dalam hal ini, dikatakannya, MUI sudah berupaya mengajak MUI di daerah untuk berbicara dan mengajak kembali jemaah dari aliran yang sesat untuk kembali ke jalan yang benar sesuai Islam.
. [mah]

Oleh: MA Hailuki

web – Selasa, 8 Februari 2011 | 02:02 WIB

 (nahimunkar.com)

(Dibaca 1.301 kali, 1 untuk hari ini)