Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)


“Aku pertama kali dengar cerita Alexis itu dari (anggota) dewan.”

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, curiga jika Hotel Alexis yang kerap disebut-sebut sebagai tempat lokalisasi prostitusi kelas atas sering disambangi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Ahok, sapaan akrab Basuki, mengaku tahu keberadaan hotel yang terletak di Ancol, Jakarta Utara itu, dari rekan-rekannya sendiri saat ia duduk di Komisi II DPR RI.

“Aku pertama kali dengar cerita tentang Alexis itu dari (anggota) dewan. Dulu sering dibilang, ‘Woi (datang ke) Alexis yu, Alexis’,” ujar Ahok di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Saharjo Menteng Atas, Setiabudhi, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Maret 2016.

Ahok kembali curiga karena Komisi III DPR merencanakan pemanggilannya terkait penertiban kawasan lokalisasi prostitusi Kalijodo dan dugaan keberadaan tenaga kerja asing yang menjadi pekerja seks komersil (PSK) di Hotel Alexis.

Bila Komisi III mengetahui keberadaan pekerja seks yang selama ini tidak terbuka, kecurigaannya bahwa anggota dewan sering menyambangi tempat itu adalah benar.

“Berarti ada oknum DPR yang main ke situ kalau dia tahu ada bule di situ,” ujar Ahok. (ren)

Oleh : Siti Ruqoyah, Fajar Ginanjar Mukti/metro.news.viva.co.id – Selasa, 8 Maret 2016

***

MKD: Siapa Hok, Oknum DPR yang Suka ke Alexis?

medium_60ahok-2

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama/ Sumber foto : Istimewa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Sekretaris Jenderal DPP PPP Muktamar Jakarta Achmad Dimyati Natakusumah menilai bahwa tudingan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut ada oknum anggota DPR ke Alexis tidak benar.

Pasalnya, Ahok tidak mempunyai bukti kuat atas dugaan tersebut, dan hal itu sama saja pencemaran nama baik terhadap lembaga DPR.

“Siapa, Hok?, data-data orang yang suka main kesana, saya mau lihat sini!” Kata Dimyati kepada TeropongSenayan di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Selasa (8/3/2016).

Meski demikian, anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini mengaku siap menindak oknum anggota DPR yang ke Alexis. Sebab, hal itu sudah melanggar norma kode etik.

“Makanya saya minta datanya, karena itu mencoreng kode etik,” tegasnya. (mnx)

Oleh : Mandra Pradipta(teropongsenayan.com) – Selasa, 08 Mar 2016

(nahimunkar.com)