“Hidup Ahok seperti preman,” ucap salah satu orator dari FBB (Forum Betawi Bersatu ) dalam aksi gabungan bersama Front Pembela Islam (FPI) di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/09/2014) siang kemarin.
“Jangankan jadi gubernur, jadi (Ketua) RT saja (Ahok) kita tolak, saudara sekalian,” ujar Habib Selon di atas mobil komando, disambut antusias ribuan massa.
Selain itu, Ahok juga telah dinilai banyak melecehkan agama Islam dan umatnya. Salah satu ialah pelecehan terhadap Al-Quran. Yakni Ahok pernah mengatakan bahwa prostitusi lebih baik daripada ayat al-Quran.

Inilah beritanya.
***

FBB Nilai Ahok Seperti Preman Tak Layak Pimpin DKI

Kamis, 25 September 2014 – 21:34 WIB

Hidayatullah.com–Salah satu ormas Betawi yang menamakan diri Forum Betawi Bersatu (FBB) mengingatkan warga Jakarta bahwa Wakil Gubernur Basuki Tjahya Purnama (Ahok) tidak layak menjadi Gubernur DKI Jakarta.

FBB mengatakan, Ahok dinilai kurang layak karena memiliki mental preman, terbukti dengan ucapan dan sikap-sikap yang sering ia tampakkan.

“Hidup Ahok seperti preman,” ucap salah satu orator dari FBB dalam aksi gabungan bersama Front Pembela Islam (FPI) di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/09/2014) siang kemarin.

FBB, mengingatkan jika sampai terjadi Ahok memegang orang nomor satu di DKI Jakarta, organisasinya tak akan berhenti menuntut Ahok turun.

“Kami tolak Ahok sebagai Gubernur. Jika terjadi, kami akan terus turun ke jalan,” tambahnya.

Sementara itu, FPI, FBB serta ormas-ormas lain mengingatkan aparat kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tidak melakukan kekerasan agar tidak memancing reaksi sebagaimana  tragedi yang pernah terjadi di Tanjung Priok.

“Untuk Satpol PP jangan biarkan terulang tragedi Tanjung Priok lanjutan,” orator FPI memperingatkan.

Aksi diikuti oleh beberap ormas. Di antaranya FPI, FBB, Al-Kasyifah, Gempur, dan lainnya. Semua sepakat menolak Ahok menjadi Gubernur.*

Rep: Robigusta Suryanto

Editor: Cholis Akbar

***

Habib Selon: Ahok Jadi Ketua RT pun Kita Tolak

Kamis, 25 September 2014 – 17:01 WIB

Ketua FPI Jakarta berharap anggota DPRD bisa segera membuat peraturan agar Ahok batal dilantik sebagai Gubernur DKI.

Hidayatullah.com- Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Salim Alatas atau biasa disapa Habib Selon menilai, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak layak jadi Gubernur Jakarta.

Demikian disampaikannya pada aksi damai ribuan warga Jakarta menolak Ahok jadi gubernur di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (24/09/2014).

“Jangankan jadi gubernur, jadi (Ketua) RT saja (Ahok) kita tolak, saudara sekalian,” ujarnya di atas mobil komando, disambut antusias ribuan massa.

Selon mengatakan, dalam pertemuan siang itu antara perwakilan massa dengan anggota DPRD Jakarta, pimpinan DPRD berjanji akan membuat suatu peraturan untuk tidak melantik Ahok sebagai Gubernur.

“Jadi saudara, hari ini (kemarin. Red) kita cukup sampaikan aspirasi kita kepada DPRD DKI Jakarta yang dipimpin langsung Ketua DPRD-nya, yaitu Bapak Prasetyo,” ujarnya.

“Yang mana, beliau (Prasetyo) berjanji semua minta dukungan kepada elemen masyarakat terutama FPI, untuk terus menolak Ahok,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Selon berharap anggota DPRD bisa segera membuat peraturan tersebut, agar Ahok batal dilantik sebagai Gubernur DKI.

“Siap lawan Ahok?!” serunya disambut koar kesiapan umat Islam.

Pantauan hidayatullah.com, Selon dan perwakilan massa lainnya saat itu baru keluar dari gedung DPRD sekitar pukul 13.11 Wib. Aksi di Kebon Sirih ini bermula sekitar pukul 11.09 Wib. Massa mengancam akan menggelar aksi serupa di Balaikota DKI Jakarta pada kesempatan mendatang.*

Rep: Muh. Abdus Syakur

Editor:

***

FPI Nilai Islam Akan Dikerdilkan jika Ahok Gubernur DKI

Kamis, 25 September 2014 – 11:56 WIB

Ahok sempat mengatakan dirinya tak akan jatuh hanya karena aksi FPI

Hidayatullah.com–Front Pembela Islam (FPI) dan beberapa ormas menggelar aksi di depan DPRD DKI Jakarta Rabu (24/09/2014) siang menolak Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur.

FPI dan elemen ormas yang turut bergabung menolak Ahok  beralasan,  mantan politisi Gerindra dinilai tidak pantas memimpin Jakarta disebabkan memiliki rekam jejak yang buruk.

Selain etika dan moral tidak menggambarkan pemimpin, Ahok dikatakan memiliki permasalahan hukum dan dikenal kurang ramah terhadap Islam.

“Kami tolak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta,” ujar orator FPI dalam aksinya di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/09/2014) siang.

Selain itu, Ahok juga telah dinilai banyak melecehkan agama Islam dan umatnya. Salah satu ialah pelecehan terhadap Al-Quran. Yakni Ahok pernah mengatakan bahwa prostitusi lebih baik daripada ayat al-Quran.

“Dia (Ahok) mengatakan prostitusi lebih baik daripada Al-Qur’an,” salah satu orator menambahi dengan tegas.

FPI menyarankan Ahok agar segera hengkang cepat dari DKI Jakarta. Jika tidak, aksi FPI akan terus turun ke jalan agar Ahok tidak naik ke tampuk pimpinan Jakarta.

Rep: Robigusta Suryanto

Editor: Cholis Akbar/hdytllhcom

(nahimunkar.com)

(Dibaca 686 kali, 1 untuk hari ini)