Dok.HanTer (Safari)


Jakarta, HanTer  – Menyusul ditetapkannya gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka penista agama, sejumlah organisasi dan lembaga Islam menggelar pernyataan bersama di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (16/11/2016). Ada 5 pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Al Washilah, Yusnar Yusuf, mewakili sejumlah ormas Islam yang ada.

“Pertama menyambut baik dengan penuh rasa syukur. Keputusan tersebut merupakan hasil proses hukum yang berkeadilan dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,” kata Yusuf yang didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Samsyuddin.

Kedua, ujar Yusuf, berterima kasih dan memberi penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atas sikap kenegarawanannya untuk tidak melakukan intervensi terhadap proses hukum dan tidak melindungk Ahok.

Ketiga, ormas dan lembaga Islam akan tetap mengawal proses hukum selanjutnya agar tidak menyimpang, karena kasus penistaan agama adalah kasus besar yang potensial mengancam perpecahan bangsa.

“Lalu yang keempat menyerukan kepada seluruh keluarga besar bangsa dan umat Islam pada khususnya, untuk tetap tenang dan dapat menahan diri, serta tidak terhasut oleh upaya pihak-pihak yang berusaha memprovokasi. Kelima, menyerukan kepada seluruh komlonen bangsa, umat Islam pada khususnga, untuk senantiasa memanjat doa kehadirat Allah SWT agar bangsa dan negara Indonesia terselamatkan dari malapetaka.

By: Safari/nasional.harianterbit.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 10.677 kali, 1 untuk hari ini)