Dakwaan Yaqazah (Melihat Nabi Secara Jaga) Adalah Kesesatan – Fatwa Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM)

Majlis Fatwa Kebangsaan melalui Mufti-Mufti serta JAKIM telah menfatwakan bahwa Al-Arqam adalah kumpulan yg sesat

Yaqazah yaitu bertemu secara jaga/sadar dengan Rasulullah sallallahu alaihi wassallam merupakan kesesatan paling nyata yg coba ditegakkan oleh al-Arqam. Dakwaan seperti ini merusakkan asas pegangan Ahli Sunnah Wal-Jamaah

Jumhur Ahlussunnah wal jamaah menolak berlakunya yaqazah (bertemu secara terjaga) dengan Rasulullah Sallallahu alaihi wassallam atau mereka yang sudah mati

Imam Ibn Hajar al-Asqalani: “ia (yaqazah) mengelirukan karena sekumpulan besar dikalangan sahabat telah bermimpi bertemu Nabi sallallahu alaihi wassallam (setelah baginda wafat) tetapi tidak seorangpun yg melihatnya secara terjaga dan perkhabaran yg benar tidak boleh disanggah. Imam al-Qurtubi juga amat mengingkari sesiapa yg mengatakan melihatnya secara sadar (terjaga/yaqaza)”. (Fath al-Bari Syarh sahih al-Bukhari, 14/413)

Setelah Nabi Wafat, Sahabat Nabi yg keimanannya sudah jelas jauh dari habib Umar ini tidak bisa bertemu dengan Nabi dalam keadaan sadar, tapi habib Umar ini dengan entengnya mengatakan mampu bertemu dengan Nabi dalam keadaan terjaga, sungguh kesesatan mana lagi yg lebih sesat dari Aqidah yg beliau bawa & sebarkan ini

Inilah mengapa admin selalu mengingatkan untuk selalu menjauhi ajaran tareqat2 sufi,apapun jenis tareqat2nya

Karena setiap golongan mereka ada tareqat mereka sendiri2. Maka dari itu, untuk mempopulerkan tareqat dan wali2 mereka, maka mereka akan membuat cerita2 palsu tentang karomah guru tareqat mereka masing2,dimana bagi mereka semua guru tareqat mereka adalah wali Allah

Jika satu tareqat membuat kisah sekian2,lalu tareqat lain tak mau kalah dengan membuat kisah lain yg tak kalah hebat dengan tareqat2 lainnya, & begitulah seterusnya, maka terciptalah kisah2 dongeng yg pada asalnya mau mempopulerkan tareqat masing2. Jadi, bila tareqat mereka populer maka ramailah pengikutnya

Inilah aqidah yg sering kali dipakai oleh tokoh2 sufi untuk mempopulerkan tareqat2 mereka

Video:

Dakwaan Yaqazah (Melihat Nabi Secara Jaga) Adalah Kesesatan – Fatwa Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).Majlis Fatwa Kebangsaan melalui Mufti-Mufti serta JAKIM telah menfatwakan bahwa Al-Arqam adalah kumpulan yg sesat.Yaqazah yaitu bertemu secara jaga/sadar dengan Rasulullah sallallahu alaihi wassallam merupakan kesesatan paling nyata yg coba ditegakkan oleh al-Arqam. Dakwaan seperti ini merusakkan asas pegangan Ahli Sunnah Wal-Jamaah.Jumhur Ahlussunnah wal jamaah menolak berlakunya yaqazah (bertemu secara terjaga) dengan Rasulullah Sallallahu alaihi wassallam atau mereka yang sudah mati.Imam Ibn Hajar al-Asqalani: "ia (yaqazah) mengelirukan karena sekumpulan besar dikalangan sahabat telah bermimpi bertemu Nabi sallallahu alaihi wassallam (setelah baginda wafat) tetapi tidak seorangpun yg melihatnya secara terjaga dan perkhabaran yg benar tidak boleh disanggah. Imam al-Qurtubi juga amat mengingkari sesiapa yg mengatakan melihatnya secara sadar (terjaga/yaqaza)". (Fath al-Bari Syarh sahih al-Bukhari, 14/413)..Setelah Nabi Wafat, Sahabat Nabi yg keimanannya sudah jelas jauh dari habib Umar ini tidak bisa bertemu dengan Nabi dalam keadaan sadar, tapi habib Umar ini dengan entengnya mengatakan mampu bertemu dengan Nabi dalam keadaan terjaga, sungguh kesesatan mana lagi yg lebih sesat dari Aqidah yg beliau bawa & sebarkan ini.Inilah mengapa admin selalu mengingatkan untuk selalu menjauhi ajaran tareqat2 sufi,apapun jenis tareqat2nya.Karena setiap golongan mereka ada tareqat mereka sendiri2. Maka dari itu, untuk mempopulerkan tareqat dan wali2 mereka, maka mereka akan membuat cerita2 palsu tentang karomah guru tareqat mereka masing2,dimana bagi mereka semua guru tareqat mereka adalah wali Allah.Jika satu tareqat membuat kisah sekian2,lalu tareqat lain tak mau kalah dengan membuat kisah lain yg tak kalah hebat dengan tareqat2 lainnya, & begitulah seterusnya, maka terciptalah kisah2 dongeng yg pada asalnya mau mempopulerkan tareqat masing2. Jadi, bila tareqat mereka populer maka ramailah pengikutnya.Inilah aqidah yg sering kali dipakai oleh tokoh2 sufi untuk mempopulerkan tareqat2 mereka.Allahu musta'an

تم نشره بواسطة ‏‎Just Islam‎‏ في 25 يوليو، 2017

Allahu musta’an

Via Fb Just Islam

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.132 kali, 1 untuk hari ini)