Ilustrasi penjagaan. Barrier Beton dipasang di Depan gedung Sapta Pesona untuk antisipasi demo ‘Jokowi End Game’. /Pexels.com/Markus Spiske

GALAMEDIA – Aksi penolakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bertajuk ‘Jokowi End Game‘ digelar hari ini, Sabtu, 24 Juli 2021.

Dalam poster yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa aksi ‘Jokowi End Game‘ akan digelar dengan long march dari kawasan Glodok hingga ke Istana Negara. Selain menolak PPKM Darurat, publik juga menolak kebijakan lain terkait penanganan Covid-19.

“Mengundang seluruh elemen masyarakat!! untuk turun kejalan menolak PPKM dan menghancurkan Oligarki istana beserta jajarannya,” tertulis dalam poster itu.

Bahkan, aksi tersebut menjadi trending topic di media sosial Twitter. Melalui cuitan, warganet mulai mengkritik pemerintah.

“Kalian sendiri, banyak hal yang sering kami diskusikan bagaiman bapak menangani banyak masalah – masalah di negara ini hanya saja kami kecewa atas semua kinerja tim bapak, Salam dari saya W. Annasrulloh sebagai salah satu rakyat Indonesia. Jokowi end game,” cuit @gado***.

“Jokowi end game akan menjadi sejarah tentang ada nya #PresidenTerburukDalamSejarah yang dimana pada era ini telah terjadi kedzoliman penguasa terhadap rakyat pribumi NKRI. Yang dimana sistem pemerintahan nya itu membuat rakyat pribumi menderita hingga menyebabkan kematian,” tulis @Luthfi***.

“Seruan Aksi “Jokowi End Game” Membuat Resim Panik ? Apapun alasanya situasi rakyat sedang dilema atas kelalaian rezim sejak awal. Munculnya kesadaran, kemarahan rakyat akan dipolitisir, dipilintir oleh penguasa melalui aparat maupun para pendukung. #JokowiEndGame,” kata @Mula***.

“Jokowi end game Ini bukan perihal oposisi kawan yg haus jabatan tapi ini adalah suara rakyat!!!” cuit @Yoh***.

“Jokowi end game ini bentuk kekecewaan ya atas kepemimpinan jokowi… Saat rakyat lapar dan ketakutan oleh vandemi, disitulah muncul kekecewaan,” kata @aan***.

Serta masih banyak lagi cuitan lain terkait hal ini.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Metro Jaya Kombes, Marsudianto memaparkan, ada sebanyak 3.385 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan aksi tersebut.

Ia menjelaskan, personel yang diturunkan telah disiagakan sejak pukul 07.00 pagi. Ada beberapa titik pembagian, mulai dari Monas, sekitar Istana Negara, hingga kawasan gedung DPR/MPR. ***

 
 

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah

Muhammad Ibrahim

galamedia.pikiran-rakyat.com- 24 Juli 2021, 13:12 WIB

***


Maudy Asmara

@Mdy_Asmara1701

1j

Ada yang kena prank ya?


 

Tak Ada Aksi ‘Jokowi End Game’ di Sekitar Istana, Polisi Cari Penyebar Seruan

Hingga pukul 15.44 WIB ini, tidak ada massa di sekitar istana maupun di titik aksi sebagaimana yang disebarkan dalam seruan demo’Jokowi End Game’.

news.detik.com

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 179 kali, 1 untuk hari ini)