Jakarta – Aksi massa PDI Perjuangan ke kantor tvOne Yogyakarta dan Jakarta mendapat kritik dari Tim Prabowo-Hatta. Sekretaris Tim Prabowo-Hatta menyebut aksi itu sebagai cara-cara komunis.

“Sikap dan tindakan atas instruksi Tjahjo Kumolo, Sekjen PDIP, untuk mengepung TV One adalah cara-cara KOMUNIS. Ini menghancurkan demokrasi,” kicau Fadli dalam akun @fadlizon yang dikutip detikcom Kamis (3/7/2014).

“Waktu G30S 1965, RRI dikepung dan direbut oleh PKI. RRI corong utama berita waktu itu. PKI umumkan Dewan Revolusi pagi, 1 Oktober 1965,” tambahnya.

Menurut Fadli, aksi massa PDIP itu bukti nyata kepanikan Tim Jokowi-JK. Waketum Gerindra ini mengatakan pers adalah pilar demokrasi yang seharusnya bebas dari intimidasi.

“Cara Tjahjo ini wujud kepanikan paripurna. Pers adalah pilar demokrasi yang penting bagi bangsa ini. Intimidasi terhadap pers melawan demokrasi,” ujarnya.

“Apakah pengepungan terhadap TV One dan intimidasi bagian dari ‘Revolusi Mental’?” imbuh Fadli menyindir.

Fadli kembali mengungkit pernyataannya beberapa waktu lalu, yang mengaitkan Revolusi Mental dengan paham komunis.

“Kalau pengepungan TV One merupakan wujud ‘Revolusi Mental’, maka jangan salahkan kalau dikaitkan dengan tradisi komunis yang selalu halalkan segala cara,” ujarnya.

Ahmad Toriq – detikNews Kamis, 03/07/2014 11:31 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.989 kali, 1 untuk hari ini)