Aktivis ProDem: Era Rezim Jokowi, Binatang Lebih Berarti daripada Nyawa Manusia


Rezim Joko Widodo (Jokowi) tidak menghargai nyawa manusia dengan meninggalnya enam Laskar FPI di tangan polisi. 

 

“Di Negeriku nyawa Binatang lebih berarti dari nyawa manusia. Lihat saja komodo, harimau dll dilindungi,” kata aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Nicho Silalahi di akun Twitter-nya @Nicho_Silalahi.

 

Nicho mempertanyakan keselamatan rakyat yang dibantai anggota kepolisian. “Terus gimana keselamatan Rakyat yang dibantai anggota kepolisian?” ungkapnya. 

 

Kata Nicho, kasus terbunuhnya enam Laskar FPI oleh polisi hanya mengawal Habib Rizieq dan tidak melakukan perlawanan terhadap aparat penegak hukum. “Ngawal orang dibantai, demonstrasi dibantai,” jelas Nicho.

 

Anggota DPR RI Fadli Zon menilai aksi pembunuhan terhadap enam anggota FPI yang dilakukan oleh polisi merupakan bentuk pelanggaran HAM berat. 

 

Melalui akun Twitter miliknya @fadlizon, Fadli menilai aksi pembunuhan terhadap enam anggota FPI tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia saat ini darurat HAM. 

 

“Iya #IndonesiaDaruratHAM, menurut saya pembunuhan terhadap enam anggota FPI adalah pelanggaran HAM berat,” kata Fadli, Kamis (17/12/2020). Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, tak ada hukum apapun yang bisa membenarkan pembantaian terhadap warga sipil yang tidak bersalah.[suaranasional]

[PORTAL-ISLAM.ID] Sabtu, 19 Desember 2020 BERITA NASIONAL SOSIAL MEDIA

(nahimunkar.org)

(Dibaca 185 kali, 1 untuk hari ini)