• Pemakaman ini dibandrol dari Rp 21 juta hingga Rp 199 juta

Al Azhar Memorial Garden_84352436

KERAWANG– Orang kaya seharusnya berlomba-lomba untuk memberikan tanah wakaf untuk pemakaman kaum muslimin. Bukan untuk bermegah-megahan, pamer, apalagi dijadikan ajang bisnis yang menawarkan prestise. Mau tiru kuburan Cina?

Mungkin belum banyak yang tahu, beberapa waktu lalu, Yayasan Al Azhar meluncurkan pemakaman mewah khusus muslim di Kawasan Karawang Timur yang bernama Al Azhar Memorial Garden. Harga yang ditawarkan untuk pemakaman ini dibandrol dari Rp 21 juta hingga Rp 199 juta. Wuiihhh….! Kuburan atau Istana?

Marketing Promotion Al Azhar Memorial Garden, Rina mengungkapkan pemakaman ini dikhususkan untuk umat muslim saja.”Kita nggak bidik target khusus, selama orang itu muslim boleh, tapi kalau ada suami istri dan salah satunya non muslim itu nggak boleh di sini,” ungkap Rina kepada wartawan.

Harga yang ditawarkan Al Azhar bervariasai, tergantung tipe dari pemakamannya. Kompleks pemakaman ini memiliki 3 kelas kavling yakni tipe single untuk 1 orang dengan luas tanah 4,5 meter persegi, double untuk 2 orang dengan luas tanah 13,65 meter persegi, dan family untuk 4 orang dengan luas tanah 26,52 meter persegi.

“Single Rp 21,9 juta, double Rp 72 juta, family Rp 199 juta. Yang family lebih mahal karena luas tanah dan dia lebih dekat ke pintu gerbang. Semua sudah termasuk maintenance, PPN. Dan sekali bayar itu berlaku untuk selama-lamanya. Nggak ada biaya perpanjangan, biaya perawatan, semua Al Azhar sudah menanggung dan mendapatkan sertifikat hak guna pakai lahan,” tambahnya.

Kuburan Elite Banjir Peminat

Pemakaman mewah menjadi tren di Indonesia. Menyusul pembangunan San Diego Hills Memorial Park, pemakaman mewah terbesar di Karawang, Jawa Barat, lima tahun lalu, sejumlah pengembang juga membangun pemakaman mewah sebagai “rumah peristirahatan terakhir” orang-orang kaya di Indonesia.
San Diego dimiliki oleh Lippo Group. Mereka membidik orang-orang dengan pendapatan yang tidak akan pernah habis. Pemakaman seluas 500 hektare ini memiliki fasilitas yang tak kalah dengan kawasan perumahan modern. Ada kolam renang, lintasan lari, restoran Italia papan atas, helipad, dan 8 hektare “danau malaikat” yang dilengkapi dengan perahu dayung.

Pemakaman Giri Tama di Tonjong, Bogor, Lestari Memorial Garden di Karawang, dan Al Azhar Memorial Garden juga di Karawang, mengikuti jejak San Diego. Al Azhar Memorial Garden merupakan pemakaman mewah pertama khusus muslim yang dibentuk Yayasan Al-Azhar. Fasilitas pemakaman ini dilengkapi dengan masjid, arena bermain anak-anak, gedung serbaguna, dan arena food court. Tarif makam seluas 1,5 x 3 meter untuk satu orang sekitar Rp 23 juta, tanpa tambahan biaya perawatan. Tentu lebih tinggi ketimbang biaya pemakaman di taman pemakaman umum milik pemerintah provinsi, yaitu sekitar Rp 6 juta dengan biaya perawatan Rp 50 ribu per bulan.

Direktur Al Azhar Memorial Garden, Rachmat Effendi Achlil, mengatakan, bisnis pemakaman mewah tak berbeda dengan bisnis properti. “Kami juga membangun lanskap, membangun jalan, jembatan, dan rumah. Rumah ini tentu saja untuk mereka yang telah berpulang.”  [Desastian/dbs]. (voa-islam.com) Rabu, 27 Feb 2013

***

Ummat Islam masih banyak yang miskin

Adanya pekuburan mewah hingga seharga single Rp 21,9 juta, double Rp 72 juta, family Rp 199 juta; itu kalau dikaitkan dengan pentingnya menolong Ummat Islam yang kekurangan, maka sangat kontras.

Bagaimanapun, itu adalah pemborosan yang sangat dikecam dalam Islam, bahkan pelakunya disebut sebagai saudara syaitan.

Allah Ta’ala telah memperingatkan dalam Al-Qur’an:

{وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا (26) إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا} [الإسراء: 26، 27]

26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

27. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. (QS Al-Israa’/ 17: 26-27).

Seharusnya, ketika ada gejala boros di masyarakat, dengan segera dan secara terus menerus diingatkan. Apalagi sebagai lembaga Islam. Bukan malah menggunakan kesempatan untuk menangguk untung, tanpa memikirkan akan jauhnya ummat Islam ini dari tuntunan Islam.

Masalah itu akan dipersoalkan di akherat, dalam beberapa masalah. Karena dalam hadits ditegaskan:

عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Dari Abu Barzah Al Aslami berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan.” (TIRMIDZI – 2341, dia berkata: Hadits ini hasan shahih),

Ujian bagi Ummat Islam rupanya makin tambah. Para pengusung bid’ah dan kemusyrikan menjadikan kuburan-kuburan dikeramatkan, dan semakin sulit diberantas; sementara itu kini muncul pula bentuk lain yang meniru cara kafirin untuk mewewahkan kuburan. Na’udzubillahi min dzalik! Kami berlindung kepada Allah dari keburukan seperti itu!

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.828 kali, 1 untuk hari ini)