Lebih dari sebulan umat Islam Indonesia menunggu dikeluarkannya Fatwa oleh MUI Pusat mengenai sesatnya aliran Syiah, yang sudah dijanjikan oleh pengurus MUI Pusat ketika menerima rombongan Ulama dari Jawa Timur.

Albayyinat menilai MUI Pusat masih ragu-ragu dan belum kompak dalam keputusannya mengeluarkan Fatwa mengenai sesatnya aliran Syiah. Padahal keadaan sudah sangat mendesak melihat keadaan yang semakin meresahkan dan korban-korban terus berjatuhan.

Kelihatannya Pengurus MUI Pusat kurang tanggap melihat situasi yang tidak menyenangkan di Indonesia yang semakin keruh dikarenakan terus berkembangnya aliran Syiah di Indonesia. Atau mungkin menunggu korban lebih besar baru akan bertindak.

Kami menilai MUI Pusat kurang tanggap menerima dan menyerap aspirasi daerah yang lebih maju dan lebih perhatian terhadap kegelisahan umat selama ini. Selayaknya Ketua Umum MUI Pusat turun ke daerah, karena dia bertanggung jawab kepada Alloh.

Terbukti MUI Jatim sudah lebih dahulu mengeluarkan Fatwa mengenai sesatnya aliran Syiah. Sehingga dengan adanya fatwa tersebut, para Dai dan para aparat dapat memakainya sebagai rujukan dalam mengambil sikap terhadap Syiah dan kegiatannya.

(https://www.nahimunkar.org/11309/fatwa-mui-jawa-timur-tentang-kesesatan-ajaran-syiah/ )

Kesesatan ajaran Syiah kelihatan jelas, bagaikan jelasnya Matahari di waktu siang dan kesesatan Syiah sudah difatwakan oleh para ulama di seluruh dunia. MUI Pusat kami nilai tidak konsekwen dengan dikeluarkannya Pedoman Sepuluh Kriteria mengenai sesatnya satu aliran.

Anehnya MUI Pusat hanya bisa membuat pedoman, tapi para ulama dari daerah lebih cekatan dan lebih berkualitas menanggapi Kriteria tersebut dari pada pengurus MUI Pusat yang kami nilai sudah tercemari dengan adanya Lobi dari orang orang yang berada dibawah pengaruh Umar Syihab. Namun kami yakin masih banyak tokoh kita di MUI Pusat yang tidak terpengaruh dengan godaan-godaan, karena mereka takut kepada Alloh serta menguasai mengenai kesesatan aliran Syiah dan bahayanya bagi agama, bangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini kami Albayyinat meminta pertanggungan jawab dari pengurus MUI Pusat mengenai dikeluarkannya Pedoman Sepuluh Kriteria mengenai sesatmya satu aliran. Jangan hanya dapat membuat dan mengeluarkan Kriteria, tapi tidak bertanggung jawab mengenai hasil dari penentuan masuknya aliran Syiah dalam kriteria tersebut.

Harapan kami pengurus MUI Pusat dapat menjalankan tugasnya dengan benar-benar memegang amanat yang telah diberikan oleh masyarakat serta bertanggung jawab kepada Alloh akan keselamatan Muslimin dari faham-faham yang menyimpang dari ajaran yang dibawa oleh Rosululloh SAW.

Surabaya, 5 Maret 2012

Ketua bidang organisasi Albayyinat

Habib Achmad Zein Alkaf

ERAMUSLIM > SUARA PEMBACA

http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/albayyinat-meminta-pertanggungan-jawab-mui-pusat.htm
Publikasi: Senin, 05/03/2012 17:38 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 390 kali, 1 untuk hari ini)