PARA HAFIZ SEDANG MENERIMA PENGHARGAAN DARI GUBERNUR ACEH DR.ZAINI ABDULLAH (FOTO/HUMAS ACEH)


Banda Aceh – Baitul Mal Aceh menyerahkan Ikramiah atau penghargaan sebesar Rp2,5 miliar kepada 300 Hafidz dan Hafidzah atau Penghafal Al-Qur’an, kategori 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz. Proses penyerahan yang dipusatkan di Anjong Mon Mata itu dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, selaku Kepala Pemerintahan Aceh, Kamis, (31/12/2015).

Dalam sambutan singkat yang disampaikan usai menyerahkan Ikramiah secara simbolis, gubernur menyampaikan harapannya agar para Hafidz dan Hafidzah agar tidak semata-mata menjadi penghafal Al-Qur’an tetapi dapat pula memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Demikian tulis Biro Humas Aceh dalam rilis nya yang diterimajuangnews.com, Kamis, (31/12/2015).

“Terimakasih kepada Baitul Mal Aceh yang telah menggagas acara ini. Mudah-mudahan penghargaan ini akan memperkuat motivasi anak-anak muda Aceh dalam mempelajari dan menghafal Al-Quran, sehingga langkah kita untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dapat terwujud,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut gubernur menjelaskan, bahwa para hafidz dan hafidzah penghafal Al-Qur’an adalah orang-orang yang terpuji yang layak mendapat penghormatan. Hal tersebut bukan saja dikarenakan ketekunannya tapi karena ketaatannya pada ajaran Islam.

“Dengan bisa menghafal Al-Qur’an, maka Allah pasti akan memberikan limpahan rahmatnya kepada ananda para Hafidz dan Hafidzah. Jika kita memiliki sikap terpuji dan etos kerja yang tinggi serta jujur, maka kita akan menjadi teladan di masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Doto Zaini ini.

Gubernur juga menyatakan komitmennya untuk mendukung lembaga pendidikan Tahfidz Al-Qur’an, serta memberikan penghargaan sebagai ungkapan syukur serta dorongan agar para Hafidz dan Hafidzah lebih giat belajar Al-Quran.

Doto Zaini menjelaskan, tujuan dari penyerahan penghargaan hari ini adalah sebagai penghormatan atas kerja keras dan semangat anak-anak kami dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Pemberian penghargaan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat menghafal serta melestarikan budaya hafal Al-Qur’an di dalam masyarakat, dan mensukseskan program Dinul Islam di Aceh sebagai landasan guna menegakkan Syariat Islam yang kaffah di Bumi Serambi Mekah.” sebut Zaini Abdullah. [Rahmat Setiawan/Rel]

Editor & Publisher : Hamdani

By: juangnews.com /Desember 31, 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 792 kali, 1 untuk hari ini)