Walaupun situs resmi Kementerian Agama dan juga republika online serta  media-media terutama yang pro syiah menulis dengan judul mencolok:

Grand Syekh Al Azhar: Sunny dan Syiah Adalah Saudara

(Situs resmi kemenag http://www.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=334612, Senin, 22 Februari 2016, 15:04 –)… Dan itu disertai komentar-komentar sorak sorai di medsos bahwa pihak wahabi dan sebagainya kebakaran jenggot…

Lalu di tengah girang-girangnya para pendukung syiah itu bergembira ria ternyata di Medsos beredar peringatan kepada Umat Islam bahwa diprediksi Syiah akan menggunakan momen ini ke depan untuk mengklaim dan menipu Umat Islam dengan berkata bahwa Syiah dan Sunni adalah saudara. Karena ada proyek syiah yang menjebak ulama ahlussunnah.

Namun qadarullah, al-hamdulillah masalah ini kemudian berbalik dengan gagalnya penggiringan (dari pihak syiah, liberal dan sebagainya) yang sudah menghebohkan itu.

Oleh karena itu, di samping kami bersyukur kepada Allah Ta’ala, kami mohon maaf bila dalam menyampaikan tulisan-tulisan yang mungkin dinilai lancang dan sebagainya di sini. Itu semua hanya lantaran upaya kami dalam ikut mempertahankan Islam yang semakin mendapat gempuran dari syiah, liberal dan aneka penyesat seperti pengusung LGBT dan semacamnya di negeri ini.

Semoga Allah meridhoi hamba-hambaNya yang membela agamaNya dari aneka gempuran manusia yang semakin tampak nyata sekarang ini. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

Terimakasih atas perhatiannya.

(nahimunkar.com)