• “…ini adalah murni kasus hukum. Sudah sepuluh tahun lebih kita mengawal kasus hukum ini tanpa anarkisme. Alhamdulillah IMB GKI Yasmin sudah dicabut, kasasinyapun ditolak MA, jadi masalah GKI Yasmin sudah selesai,” papar Ustadz Achmad Iman ketua Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia).
  • Kasus yang bermula pada tahun 2002 ini muncul ketika ditemukannya pemalsuan surat dan tanda tangan masyarakat setempat untuk persyaratan keluarnya IMB. Dan pelakunya, Munir Karta sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Bogor pada Januari 2011 lalu. Dan tidak hanya itu syarat lain seperti jumlah jemaat, pihak GKI Yasmin tidak bisa memenuhi ketentuan aturan mendirikan rumah ibadah, jemaat GKI yang tinggal di Yasmin tak lebih dari 5 orang, masih jauh dari syarat harus ada 90 jemaat.

Inilah beritanya.

***

Kasus GKI Yasmin Sudah Selesai

Ketua Forkami, Ustadz Achmad Iman berbicara dihadapan ratusan jamaah di Masjid Al Falah, Yasmin, Bogor

.

Bogor (SI Online) – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Falah Yasmin Bogor bekerjasama dengan Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) mengadakan silaturahim akbar umat Islam dengan menghadirkan pembicara Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH. Muhammad al Khaththath, Ketua Forkami Ustadz Ir. Achmad Iman serta juru bicara Forkami Ustadz Abdul Halim.

Acara tersebut digelar pada Senin (28/10/2013) dalam rangka mewaspadai upaya pecah belah antar umat Islam atas nama toleransi, alhamdulillah walaupun dalam suasana hujan tetapi tidak mengurangi semangat jamaah untuk menghadiri silaturahim ini, sekitar 500 orang dari berbagai perwakilan masjid sekelurahan Curug Mekar datang memenuhi masjid Al Falah.

“Atas nama toleransi kita dipecah belah, dengan adanya kasus GKI Yasmin umat Islam dianggap intoleran, padahal ini adalah murni kasus hukum. Sudah sepuluh tahun lebih kita mengawal kasus hukum ini tanpa anarkisme. Alhamdulillah IMB GKI Yasmin sudah dicabut, kasasinyapun ditolak MA, jadi masalah GKI Yasmin sudah selesai,” papar Ustadz Achmad Iman.

“Dan insyaallah Walikota Bogor yang baru akan tetap mengikuti keputusan ini, bahkan presiden sekalipun harus tunduk terhadap keputusan ini. Jadi artinya, jika ada pihak yang berupaya untuk merubahnya, berarti itu perbuatan melawan hukum,” tambahnya.

Ustadz Iman kemudian membacakan Qur’an surat al Baqarah ayat 120 yang menyatakan bahwa sampai kapanpun kaum Yahudi dan Nasrani tidak akan berhenti memerangi kaum muslimin.

“Mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan, galang ukhuwah, jika umat Islam bersatu maka orang-orang kafir tidak akan mampu mengalahkan kita,” ujar Ustadz Iman.

Seperti diketahui, kasus yang bermula pada tahun 2002 ini muncul ketika ditemukannya pemalsuan surat dan tanda tangan masyarakat setempat untuk persyaratan keluarnya IMB. Dan pelakunya, Munir Karta sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Bogor pada Januari 2011 lalu. Dan tidak hanya itu syarat lain seperti jumlah jemaat, pihak GKI Yasmin tidak bisa memenuhi ketentuan aturan mendirikan rumah ibadah, jemaat GKI yang tinggal di Yasmin tak lebih dari 5 orang, masih jauh dari syarat harus ada 90 jemaat.

Bahkan syarat lainnya yaitu rekomendari FKUB dan Depagpun tidak dimiliki oleh GKI Yasmin. Itulah kenapa pada 11 Maret 2011 Walikota Bogor akhirnya mencabut IMB GKI Yasmin. Pasca pencabutan IMB tersebut pemerintah kota Bogor tetap memberikan solusi tempat ibadah dengan memberikan 3 pilihan alokasi tempat dan menyediakan dana pembangunan untuk peribadatan, namun sayangnya solusi tersebut di tolak oleh pihak GKI Yasmin. Mereka lebih memilih untuk ibadah di trotoar jalan dengan mengundang simpati khususnya pihak media agar terlihat seolah-olah dilarang beribadah.

red: adhila

(nahimunkar.com)

(Dibaca 773 kali, 1 untuk hari ini)