“Saya melarang perayaan termasuk penjualan suvenir-suvenir valentine yang bergambar love atau hati,” kata Ramdhan kepada Wartawan di Balai Kota Makassar, Selasa (10/2/2015).

“Saya tidak pernah setuju ada Hari Kasih Sayang atau disebut Valentine’s Day, kita segera sidak,” ujar Ramdhan.

Makassar (SI Online) – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto secara tegas melarang perayaan dan penjualan suvenir yang berkaitan dengan Valentine Day. Ia beralasan Valentine Day bukan budaya Indonesia.

“Saya melarang perayaan termasuk penjualan suvenir-suvenir valentine yang bergambar love atau hati,” kata Ramdhan kepada Wartawan di Balai Kota Makassar, Selasa (10/2/2015).

Menurutnya, perayaan atau pembelian produk tanda hati cenderung hanya mengikuti budaya asing yang tidak sesuai budaya Timur.

“Ini mengajak kita kesesatan dan mengarah kesusilaan, kasih sayang tidak mesti harinya di buat-buat, karena kasih sayang itu tidak ada batasan apalagi penentuan hari,” tegasnya.

Pihaknya berencana akan menggelar inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah penjual suvenir Valentine di Kota Makassar. “Saya tidak pernah setuju ada Hari Kasih Sayang atau disebut Valentine’s Day, kita segera sidak,” ujar Ramdhan, yang akrab disapa Danny Pomato itu.

red: adhila
sumber: antara

Selasa, 10/02/2015 20:27:23

(nahimunkar.com)