Aliansi Ulama Madura (foto : maduracorner)


Inilah beritanya.

***

Tanggap Syiah, Ulama Madura Bentuk Aliansi Anti Syiah

BANGKALAN (gemaislam) – Potensi bahaya yang ditimbulkan oleh kelompok syiah dirasakan betul oleh tokoh-tokoh Islam di Madura. Karenanya, para tokoh di Madura membentuk Aliansi Ulama Madura (AUMA) dengan mengusung tema anti Syi’ah, Jaringan Islam Liberal (JIL) dan Penista Agama.

Peresmian organisasi ini dilakukan di pondok pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Sabtu (31/10/2015). Organisasi ini didirikan demi  membentengi masyarakat Madura dari paham-paham yang menyesatkan tersebut, demikian seperti dikutip dari maduracorner, Ahad (1/11/2015).

“Yang kita inginkan dalam deklarasi AUMA yaitu menjaga kemurnian akidah islam dengan berjuang agar Madura, bahkan Indonesia terbebas dari gerakan-gerakan yang menodai agama khususnya syi’ah dan liberalisme,”tegas Sekretaris AUMA, KH. Fadholi M Ruham.

Pengasuh pondok pesatren Al-Fudholi Pamekasan ini menuturkan, aliran-aliran tersebut sangat membahayakan dan bisa memecah belah NKRI. Contoh yang bisa diambil adalah kondisi saat ini di Syiria maupun Yaman yang saat ini porak-poranda karena ulah aliran-aliran sesat.

“Dulunya ketika Sunni berkuasa, Syiria dan Yaman kondisinya tenang. Tapi saat ini dibawah kendali Syi’ah, semuanya menjadi hancur. Anak-anak tidak bisa sekolah hingga para orang tua tidak bisa mencari nafkah,”tandasnya.

Lebih lanjut, KH Fadholi juga menegaskan bahwa AUMA merupakan wadah tempat para ulama berjuang.

“Jadi AUMA ini sebagai wadah perjuangan agama,” tegasnya lagi. (arc)

Penulis Admin (gemaislam.com) – Senin, 2 Nov 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.643 kali, 1 untuk hari ini)