Satu lagi aliran sesat yang muncul di Indonesia yang telah ada sejak dulu ;Baha’iah sebuah aliran yang memiliki Nabi Bahaullah dan Kitab sendiri Akhdats.

Sejumlah penganut aliran Baha`i diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, Jawa Timur, Senin (26/10). Pemeriksaan yang berlangsung tertutup sekitar tiga jam untuk memastikan benar tidaknya ajaran Baha`i terdapat unsur penistaan agama lain. Usai diperiksa, Slamet Riyadi yang membawa ajaran Baha`i langsung pergi dan menolak memberikan komentar.

Aliran Baha`i berisi tentang kejujuran dari nabi mereka Bahaullah dan berkitab sendiri. Ajaran Baha`i juga mengajarkan salat hanya satu kali dalam sehari dan berkiblat ke arah Gunung Caramel, Israel. Aliran Baha`i juga menerbitkan surat nikah sendiri untuk menikahkan pengikutnya.

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, Kejari Tulungagung masih memeriksa kitab Akhdas, kalimat tersembunyi dari nabi mereka Bahaullah, dan doa-doa. Kejari berharap agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulungagung yang mengeluarkan fatwa. Namun sampai kini MUI Tulungagung tak berani mengeluarkan fatwa pembubaran Baha`i .

Berikut adalah sedikit informasi mengenai Bahai, aliran sesat sempalan Syiah. Tulisan ini kami ambil dari buku Aliran dan Paham Sesat di Indonesia yang disusun oleh Ustadz Hartono Ahmad Jaiz dan diterbitkan oleh Pustaka al-Kautsar (ISBN: 979-592-187-8).

Bahaiyah atau bahaisme ini menyatukan agama-agama: Yahudi, Nasrani, Islam dan lainnya menjadi satu. Hingga aliran ini jelas-jelas dinyatakan sebagai non-Islam.

Prof. Dr. M. Abu Zuhrah, ulama Mesir dalam bukunya Tarikh al-Madzaahibil Islamiyyah fis-Siyaasah wal-Aqaid menjelaskan secara rinci penyimpangan dan kesesatan Bahaiyah, dan ia nyatakan sebagai aliran bukan Islam, berasal dari Syiah Itsna Asyariyah (Syiah Imamiyah yang kini berkembang di Iran).

Pendiri aliran Bahai ini adalah Mirza Ali Muhammad asy-Syairazi, lahir di Iran 1252 H/1820 M. Ia mengumumkan tidak percaya pada Hari Kiamat, surga dan neraka setelah hisab/perhitungan. Dia menyerukan bahwa dirinya adalah potret dari Nabi-nabi terdahulu. Tuhan pun menyatu dalam dirinya (hulul). Risalah Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bukan risalah terakhir. Huruf-huruf dan angka-angka mempunyai tuah terutama angka 19. Perempuan mendapat hak yang sama dalam menerima harta waris. Ini berarti dia mengingkari hukum al-Quran, padahal mengingkari hukum al-Quran berarti kufur, tandas Abu Zuhrah.

Mirza Ali dibunuh pemerintah Iran tahun 1850, umur 30 tahun. Sebelum mati, Mirza memilih dua muridnya, Subuh Azal dan Bahaullah. Keduanya diusir dari Iran. Subuh Asal ke Cyprus, sedang Bahaullah ke Turki. Pengikut Bahaullah lebih banyak, hingga disebut Bahaiyah atau Bahaisme, dan kadang masih disebut Babiyah, nama yang dipilih pendirinya, Mirza Ali.

Kemudian dua tokoh ini bertikai, maka diusir dari Turki. Bahaullah diusir ke Akka Palestina. Disana ia memasukkan unsur syirik dan menentang al-Quran dengan mengarang al-Kitab al-Aqdas diakui sebagai wahyu, mengajak ke agama baru, bukan Islam. Bahaullah menganggap agamanya universal, semua agama dan ras bersatu didalamnya.

Ajaran Bahaullah

  1. Menghilangkan setiap ikatan agama Islam, menganggap syariat telah kadaluarsa. Maka aliran ini tak ada kaitan dengan Islam. Persamaan antara manusia meskipun berlainan jenis, warna kulit dan agama. Ini inti ajarannya.
  2. Mengubah peraturan rumah tangga dengan menolak ketentuan-ketentuan Islam. Melarang poligami kecuali bila ada kekecualian. Poligami ini pun tidak diperbolehkan lebih dari dua istri. Melarang talak kecuali terpaksa yang tidak memungkinkan antara kedua pasangan untuk bergaul lagi. Seorang istri yang ditalak tidak perlu iddah (waktu penantian). Janda itu bisa langsung kawin lagi.
  3. Tidak ada shalat jamaah, yang ada hanya shalat jenazah bersama-sama. Shalat hanya dikerjakan sendiri-sendiri.
  4. Kabah bukanlah kiblat yang diakui mereka. Kiblat menurut mereka adalah tempat Bahaullah tinggal. Karena selama Tuhan menyatu dalam dirinya, maka disitulah kiblat berada. Ini sama dengan pandangan sufi (orang tasawuf) sesat bahwa qalbul-mukmin baitullah, hati mukmin itu baitullah. 

Informasi Lainnya

  1. Bahaullah, pemimpin Bahai (internasional) mati tahun 1892, kuburannya di Israel, tepatnya di Akka. (Inilah mungkin mengapa shalat mereka berkiblat ke Israel, wallahu alam).
  2. Kaum Bahai percaya bahwa al-Bab (sama dengan Bahaullah) adalah pencipta segala sesuatu dengan kata-katanya.
  3. Secara organisasi, Bahai berpusat di Haifa, Israel. Bahai tersebar di 235 negara melalui Bahai International Community (BIC).
  4. Ajaran Bahai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1878 (sebelum matinya dedengkot Bahai, Bahaullah di Israel, 1892 penulis buku) melalui Sulawesi yang dibawa dua orang pedagang; Jamal Effendi dan Mustafa Rumi. Melihat namanya tentu berasal dari Persia dan Turki. Ia berkunjung ke Batavia (Jakarta), Surabaya dan Bali.
  5. Bahai dilarang di Indonesia sejak 15 Agustus 1962. Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden No. 264/Tahun 1962 yang berisikan pelarangan tujuh organisasi, termasuk Bahai.
  6. Pusat kegiatan Bahai ada di Chicago, Amerika Serikat.
  7. Aliran Bahai diresmikan oleh Gus Dur (Abdurrahman Wahid, kiai(?) yang terkenal dengan pemikiran nyelenehnya itu) waktu ia menjabat sebagai Presiden, dan setelah itu pada hari berikutnya muncul pernyataan resmi dari NU (Nahdlatul Ulama) daerah Bandung yang menolaknya.

Demikianlah sekelumit informasi mengenai Bahai. Untuk lebih lengkapnya silakan merujuk kepada buku tersebut diatas

http://haqq.blogdetik.com/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.292 kali, 1 untuk hari ini)