• Tadinya di inbox saya sudah kasih nasihat baik-baik, tapi yang ada saya mendapat fitnah yang keji, saya dibilang wanita panggilan. Karena ini sudah menyangkut pengrusakan aqidah umat Islam, jadi saya bongkar saja penipuan dia di FB (facebook), bertujuan agar tidak ada lagi korban, karena Idris Nawawi mencari pengikut, jamaah, santri dari FB.
  •  Niat awal saya mau mengenal santri dan Idris Nawawi adalah untuk mengaji karena saya sedang dalam pencarian mencari seorang guru. Karena dulu Idris Nawawi mengaku keturunan Nabi, bahkan mengaku murid Wali Tertinggi di dunia saat ini, jadi saya tertarik.
  • Pada awalnya, di group artikel-artikel yang ditulis oleh Idris Nawawi menuju ke arah kebaikan, tapi lambat laun, terus-menerus malah ke hal-hal mistik, seperti jualan jimat.
  • Saya ada beli 2 keilmuwan, yaitu Jabaruttiyah mahar 6,5 juta dengan niatan untuk mengobati penyakit ibuku sekaligus ikut syiar. Yang kedua beli keilmuwan haekal, keilmuwan angin 1,5 juta, saya niatnya hanya untuk syi’ar.
  • Di setiap buku panduan tersebut tertulis ada 100 manfaat di mana katanya kita tinggal arahkan hajat kita ingin apa pasti terwujud. Nyatanya bohong. Saya hanya ingin satu manfaatnya aja yaitu untuk menyembuhkan penyakit ibuku saja tidak berfungsi.
  • Karena rasa penasaran, saya tanya ke teman-teman yang membeli produknya bermanfaat gak? Mereka menjawab, ga ada manfaatnya yang ada jadi malas beribadah. Ya jawaban teman saya sama tidak bermanfaat tapi malah membuat malas beribadah.
  • Dan setelah saya dikasih tahu Idris Nawawi buka iklan di majalah Misteri saya jadi kaget, katanya Ulama, mau syiar ko malah pasang iklan di majalah begituan. Nah karena dia bilang berfam bin Yahya, jadi saya juga penasaran karena itulah saya cari tahu ke Rabithah Alawiyah, Maktab Daimi, dan hasilnya palsu.

Inilah pengakuan selengkapnya.

 

***

 Inilah Pengakuan Seorang Wanita Mantan Pengikut Aliran Sesat Idris Nawawi (1)

BANDUNG (voa-islam.com) – Beberapa waktu yang lalu, diberitakan oleh Voa-Islam.com tentang adanya aliran sesat di Cirebon dengan pimpinannya ialah Idris Nawawi. Ajaran Idris Nawawi ini dinilai sesat, karena Idris mengaku lebih mulia dari orang tua jamaahnya, jika jamaahnya tidak mengikuti ajaran Idris.

Selain itu, Idris juga sudah menipu jamaahnya dengan cara menjual barang-barang mistiknya, yang menurutnya hasil penjualannya itu digunakan untuk syi’ar Islam dan pembangunan pesantren tahfizul qur’an. Salah satu korban dari aliran sesat dan penipuan Idris, yaitu (inisial) ES seorang wanita, kepada Voa-Islam (04/07)melalui sambungan telepon, menceritakan kisah perkenalannya dengan aliran sesat Idris sampai akhirnya Eni bisa keluar dari jeratan aliran sesat Idris. Berikut kisahnya.

Awal saya ketipu Idris Nawawi karena dulu saya kenal santri dia yang bernama Nurbuat di Facebook (FB). Dia bilang jual tasbih mustika, keilmuwan di mana mahar atau uangnya untuk para janda miskin, anak yatim piatu dan menjamin gurunya (Idris). Karena rasa iba saya pun membeli tasbih Arya Kemuning guna untuk berdzikir. Ternyata, dia menipu saya, nah dari situ saya jadi kenal Idris Nawawi di FB juga.

Dulu, Idris bilang sama saya, Nurbuat udah dikeluarkan dari Pondok Pesantrennya secara tidak hormat, tapi sekarang setelah saya keluar dari Jam’ul Ijazah dan melawan Idris, sekarang Nurbuat digabungkan lagi di group Idris Nawawi. Intinya saya kenal Idris dari santrinya, Nurbuat di FB.

Kemudian saya digabungkan di group rahasia dia, di mana dia menjual piranti mistik, tasbih, mustika, pusaka berupa tombak dan keris. Idris bersumpah dengan nama Allah katanya semua maharnya sepeser pun dia ga makan. Kata Idris uangnya digunakan untuk Syi’ar Islam, seperti buat Pondok Pesantren Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah, untuk mencetak kitab, dan kaset pengajian.

Karena kedangkalan ilmu agama saya, jadi saya percaya saja karena pas saya cek ke Cirebon benar di sana ada Pondok Pesantren. Sudah itu, di setiap keilmuwan yang Idris jual tertulis nasab hingga ke Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dia juga mengaku Habib, jadi saya percaya. Idris juga mengaku bernama Pangeran Anaqib, Pangeran Anom, Pangeran Pasukan Khusus, dan lain-lain.

Saya tertarik dari nasab dia, terus Ponpesnya juga, karena saya mencintai anak-anak yang mau belajar agama apalagi menghapalkan Al-Qur’an. Saya ada beli 2 keilmuwan, yaitu Jabaruttiyah mahar 6,5 juta dengan niatan untuk mengobati penyakit ibuku sekaligus ikut syiar. Yang kedua beli keilmuwan haekal, keilmuwan angin 1,5 juta, saya niatnya hanya untuk syi’ar.

Di setiap buku panduan tersebut tertulis ada 100 manfaat di mana katanya kita tinggal arahkan hajat kita ingin apa pasti terwujud. Nyatanya bohong. Saya hanya ingin satu manfaatnya aja yaitu untuk menyembuhkan penyakit ibuku saja tidak berfungsi.

Karena rasa penasaran, saya tanya ke teman-teman yang membeli produknya bermanfaat gak? Mereka menjawab, ga ada manfaatnya yang ada jadi malas beribadah. Ya jawaban teman saya sama tidak bermanfaat tapi malah membuat malas beribadah.

Dan setelah saya dikasih tahu Idris Nawawi buka iklan di majalah Misteri saya jadi kaget, katanya Ulama, mau syiar ko malah pasang iklan di majalah begituan. Nah karena dia bilang berfam bin Yahya, jadi saya juga penasaran karena itulah saya cari tahu ke Rabithah Alawiyah, Maktab Daimi, dan hasilnya palsu. [Adi/voa-islam.com]Jum’at, 21 Ramadhan 1435 H / 18 Juli 2014 12:00 wib

***

Inilah Pengakuan Seorang Wanita Mantan Pengikut Aliran Sesat Idris Nawawi (2)

Untuk memantapkan lagi, saya datang ke Pekalongan untuk menemui Ulama Besar Habib Muhammad Lutfhy Bin Yahya untuk menanyakan nasab Idris, jawaban beliau sama yaitu Idris Nawawi bukan keturunan Yahya alias Habib palsu. Dari situ saya jengkel sekali.

Karena itulah saya memutuskan untuk keluar dari Jam’ul Ijazah dengan diam-diam tapi sepertinya Idris tahu gelagat saya yang mau menjauh. Kemudian dia fitnah saya macam-macam, di FB saya dijadikan ejeken dengan santrinya di FB.

Tadinya di inbox saya udah kasih nasihat baik-baik, tapi yang ada saya mendapat fitnah yang keji, saya dibilang wanita panggilan. Karena ini udah menyangkut pengrusakan aqidah umat Islam, jadi saya bongkar saja penipuan dia di FB, bertujuan agar tidak ada lagi korban, karena Idris Nawawi mencari pengikut, jamaah, santri dari FB.

Niat awal saya mau mengenal santri dan Idris Nawawi adalah untuk mengaji karena saya sedang dalam pencarian mencari seorang guru. Karena dulu Idris Nawawi mengaku keturunan Nabi, bahkan mengaku murid Wali Tertinggi di dunia saat ini, jadi saya tertarik.

Pada awalnya, di group artikel-artikel yang ditulis oleh Idris Nawawi menuju ke arah kebaikan, tapi lambat laun, terus-menerus malah ke hal-hal mistik, seperti jualan jimat.

Saya ikut ajaran Idris kurang lebih 8 bulan. Saya seringnya difitnah dan ditakut-takuti karena dulu saya buta hukum. Idris menakut-nakuti saya katanya saya sudah jadi buronan Mabes Polri. Sudah begitu, Idris mengatakan darah Penghujat termasuk saya, halal untuk diminum atau boleh dibunuh. Idris Nawawi ada merencanakan untuk membunuh saya.

Santri-santrinya ada juga yang berkomentar di FB, mereka bilang kalau ketemu saya, mereka ingin mematahkan leher saya. Sudah begitu, pengikut Idris ada juga yang mendatangi saudara saya, dan Yayasan di mana tempat yang menyalurkan saya kerja. Karena itulah saya melaporkan Idris di Polda Metro Jaya. Waktu saya belum lapor polisi, Idris menyuruh semua santri-santrinya untuk mencari dan menangkap saya. (selesai)

Aliran Sesat Ajaran Idris Nawawi Akan Dilaporkan ke BAKORPAKEM dan MUI Jabar Setelah Idul Fitri

Keberadaan aliran sesat Idris Nawawi ini sendiri memang sudah dilaporkan juga oleh Eni kepada Ormas Islam Pagar Aqidah (GARDAH) Jawa Barat. Ketua Gardah Jawa Barat, Ustadz Suryana Nurfatwa mengatakan, ajaran sesat Idris Nawawi ini sudah dipelajari dan rencananya, pada 18 Juli 2014 akan dilaporkan kepada BAKORPAKEM dan MUI Jawa Barat agar mengeluarkan fatwanya. Namun, karena masih dalam suasana pilpres pihak BAKORPAKEM belum bisa menerima laporan dari Gardah.

“Ana kontak kejaksaan Jabar sebagai Ketua BAKORPAKEM katanya tanggal 18 Juli belum bisa menerima kita karena masih sibuk memantau KPUD Jabar, tapi serius akan menerima kita sesudah idul fitri karena setelah beres memantau KPUD terus libur hari raya. Mohon bersabar kepada semua pihak” katanya melalui pesan pendek kepada Voa-Islam pada Senin (14/07) yang lalu.

“Yang jelas masalah aliran sesat Idris Nawawi, Forum Islam (FIS) Jabar dan kita semua akan terus ungkap dan akan terus proses sampai tuntas dengan elegan tentunya” tutup Ustadz Suryana selaku koordinator FIS Jabar.

Penutup

Di Indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, ajaran sesat jumlahnya banyak. Hanya saja, tidak semuanya terpublikasikan oleh media. Bahkan bisa jadi yang tidak terpublikasikan oleh media itu lebih banyak. Aliran sesat, di manapun adanya, ada yang benar-benar sesat karena pemahamannya, namun ada aliran-aliran sesat yang “diciptakan” oleh oknum-oknum tertentu, yang bertujuan untuk memberikan citra buruk terhadap Islam, sehingga masyarakat enggan untuk belajar Islam.

Kita tentu saja sangat bersedih atas kisah ES ini, seorang wanita yang sedang bersemangat untuk menuntut ilmu tentang Islam dan berusaha mengamalkannya, namun ES malah ikut sebuah aliran sesat yang justru menjauhkannya dari ajaran-ajaran Islam.

Semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi masyarakat, agar terus menambah ilmunya tentang Islam, sehingga dapat menilai dan menangkis setiap ajarang-ajaran yang menyimpang dari Islam. Semoga kisah ES ini juga tidak terjadi lagi kepada umat Islam yang ada di Indonesia dan diseluruh dunia. [Adi/voa-islam.com] Sabtu, 21 Ramadhan 1435 H / 19 Juli 2014 07:01 wib

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.745 kali, 1 untuk hari ini)