Mantan Ketua MPR Amien Rais menyindir ulama dan cendekiawan Indonesia sesama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii.

 

Amien Rais mengutip pernyataan Buya Syafii yang pernah menyoroti penguasaan lahan di Indonesia oleh para konglomerat.

 

“Teman saya, sahabat saya Syafii Maarif, tumben berani tegas mengenai penguasaan lahan atau tanah, daratan di negara kita yang menurut saya memang sudah menghina bangsa Indonesia,” ucap Amien Rais, dikutip dari kanal YouTube Amien Rais Official pada Kamis malam (23/9/2021).

 

Dalam video berjudul “Rocky Gerung VS PT Sentul City, Potret Keadilan VS Kezaliman” tersebut, Amien mengaitkan pernyataan Buya Syafii dengan penguasaan lahan oleh PT Sentul City Tbk seluas 30 juta meter persegi di Kabupaten Bogor Jawa Barat.

 

Menurut Amien, Sentul City kuasai lahan sejak masa Orde Baru, tepatnya sejak April 1993.

 

“PT Bukit Sentul, sekarang menjadi PT Sentul City Tbk, berdiri pada April 1993. Pada waktu itu masih jaya-jayanya rezim Orde Baru,” ucap Amien.

 

Rezim Orde baru melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor memberikan dua sertifikat hak guna bangunan (HGB) kepada PT Centul City.

 

“Oleh BPN Kabupaten Bogor lewat dua HGB, Sentul City menguasai 3.000 hektar tanah di wilayah Kabupaten Bogor, 3.000 hektare,” tegasnya.

 

PT Sentul City menguasai 3.000 hektar lahan untuk proyek perumahan berkonsep resor Sentul City.

 

“Satu hektare itu 10.000 meter persegi. Jadi, Sentul menguasai lahan 30 juta meter persegi,” tandas Amien Rais.

 

Menurut Amien, penguasaan lahan yang luar biasa oleh para para bandit ekonomi itu betul-betul menghina bangsa Indonesia.

 

“Syafii Maarif bilang 80 persen tanah dikuasai konglomerat Indonesia, 13 persen dikuasai konglomerat asing. Ini kata Syafii Maarif,” ucap Amien Rais.

 

“Hanya 7% tanah di Indonesia yang kepemilikannya dimiliki oleh masyarakat biasa,” kata Amien, mengutip pernyataan Buya Syafii.

 

Amien menyindir mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu agar lebih sering melarang yang salah (nahi munkar). Jangan hanya menegakkan yang benar (amar ma’ruf).

 

“Saya kira Pak Syafii Anda perlu lebih sering ber-nahi munkar, jangan hanya amar ma’ruf saja. Maaf ya, kita masih bersahabat,” pungkas Amien Rais.

 

Pada Kamis kemarin, Amien Rais beserta rombongan mengunjungi Rokcy Gerung di rumahnya yang sedang menghadapi sengketa dengan PT Sentul City.

 

Selengkapnya video:

https://youtu.be/e-s9IyW_XSQ

[PORTAL-ISLAM.ID] Jumat, 24 September 2021 BERITA NASIONAL

(nahimunkar.org)

 

(Dibaca 140 kali, 1 untuk hari ini)