Anak-anak Yaman direkrut dan didoktrin agar masuk aliran Syiah


ADEN (SALAM-ONLINE): Analis politik Yaman, Abdulsalam Mohammad, mengungkap upaya pemberontak Houthi untuk menghancurkan Yaman yang menurutnya semakin terlihat dengan adanya perekrutan terhadap anak-anak dan para wanita Yaman. Pemberontak Houthi melakukan ini bersama sekutunya, Iran, demikian diberitakan Asharq Al Awsat, Jumat (30/9).

Mengutip Abdulsalam Mohammad, Asharq Al Awsat melansir, langkah yang ditempuh Syiah di Yaman dalam perekrutan sudah dimulai sejak dua tahun lalu setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran mengambil alih ibu kota Sana’a. Strategi yang ditempuh Syiah Houthi di Yaman dilakukan juga oleh Iran dalam menguasai Timur Tengah.

Abdulsalam Mohammad menjelaskan bahwa Syiah Houthi bukan hanya menghancurkan para pemuda di Yaman, tetapi para wanita dan anak-anak juga turut jadi sasaran untuk didoktrin masuk Syiah.

Menurut Abdulsalam, para wanita janda, setelah direkrut, didoktrin dengan ideologi Syiah Houthi. Sementara anak-anak kecil otaknya dicuci menjadi militan Syiah.

“Motif di balik melibatkan perempuan adalah untuk memikat para pemuda agar ikut ke dalam ideologi Syiah,” kata Abdulsalam.

Tidak sampai di situ, menurut Abdulsalam, Syiah Houthi masuk ke rumah-rumah warga dan melakukan kekerasan terhadap perempuan, merampok perhiasan dan tabungan mereka, bagi yang tidak ingin mengikuti paham Syiah Houthi.

Kepada Asharq Al Awsat Abdulsalam Mohammad meminta seluruh lembaga dan organisasi internasional untuk mendokumentasikan semua pelanggaran yang dilakukan Syiah Houthi di Yaman, setelah mereka melanggar hukum internasional dan kejahatan perang. (EZ/salam-online)

Sumber: Asharq Al Awsat/ salam-online.com- Sabtu, 28 Zulhijjah 1437 H / 1 Oktober 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.247 kali, 1 untuk hari ini)