porosjakarta.com


Dalam hal mengancam dengan menakut-nakuti, setan menakut-nakuti manusia dengan kesengsaraan. Allah Ta’ala menjelaskan dengan firman-Nya:

{ الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ } [البقرة: 268]

  1. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan; sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui [Al Baqarah268]

Coba bandingkan dengan ancaman Ahok yang beritanya telah beredar seperti berikut ini.

***

Ahok: Kalau Gue Terpilih Lagi, Lu Sengsara di Sini Lima Tahun

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, mengingatkan orang-orang yang membencinya, untuk siap-siap menderita selama lima tahun, jika nantinya ia terpilih menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022.

Sumber: netralnews.com/Jumat, 09 September 2016

***

Ahok : Nggak Pilih Gue Bakal Sengsara 5 Tahun

TAMBORA, PJ – Diancam bakal didemo, petahanan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok malah nekat datang meresmikan Pasar Kampung Duri. Bahkan berceloteh menantang duel dan berkoar jika warga yang tidak memilihnya dalam Pilkada 2017 nanti akan sengsara selama 5 tahun.

Tampak pengamanan ketika Ahok datang meresmikan Pasar Kampung Duri hari ini jauh berbeda. Pasukan pengamanan lebih banyak dari biasanya dan berasal dari Gegana. Jumlah mereka mencapai puluhan dan tersebar di sekitar Pasar Kampung Duri. Mereka memegang senjata laras panjang lengkap. Mereka juga mengenakan pakaian pelindung lengkap.

Warga yang mencoba menghadang Ahok “dikunci” sekitar 300 meter dari lokasi acara. Mereka membentangkan kertas karton yang sudah mereka tulisi dengan ucapan penolakan terhadap Ahok, misalnya “Ahok sumber konflik warga Jakarta”.

“Banyak polisi nih, ada isu-isu Ahok datang mau ribut. Emangnya kita takut gitu loh? Badan saya enggak kecil-kecil amat juga kalau satu lawan satu masih oke,” ujar Ahok, saat memberikan sambutan peresmian Pasar Kampung Duri, Jakarta Barat, Jumat (9/9/2016).

Ahok mengatakan, dia sering diminta untuk tidak hadir dalam acara peresmian dan diwakilkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Namun, Ahok bersikeras datang. Dia bahkan ingin melawan baik mereka yang menolaknya.

“Kalau ada orang lagi ngintai, bilangin, saya mau sikat kalian juga. Kurang ajar, ini gubernur ini. Kalau enggak suka gue ya jangan pilih gue. Tapi jangan bodoh juga, nanti benci sama gue pas buka kertas suara lu nusuk-nusuk gambar muka gue. Wah kepilih lagi deh gue jadi gubernur, lu sengsara lagi gue di sini lima tahun,” ancam Ahok.

Leo, salah seorang warga yang mengikuti demo menolak Ahok , mengatakan, penghadangan yang mereka lakukan sudah menjadi pergerakan rakyat. Sebab, banyak warga yang melakukan aksi yang sama ketika Ahok berkunjung ke daerah tertentu. “Sekarang Ahok di mana-mana ditolak. Hari ini kami tolak Ahok di kampung kami,” ungkapnya.

Sumber: porosjakarta.com/Aqila Zafira/Jumat, 09 September 2016

(nahimunkar.com)