Saat proses calon bupati Ogan Ilir Debat visi misi beberapa bulan lalu


Pada saat pemilihan calon Bupati Ogan Ilir (OI) beberapa waktu lalu, Sumatera Hari Ini pernah memberitakan adanya calon yang diduga pemakai sabu. Namun saat itu belum ada tanggapan atas laporan masyarakat mengenai sang calonbup tersebut. Baru saat ini, setelah pelantikan,  Bupati OI,  Ahmad Wazir Noviadi akhirnya ditangkap. Penangkapan ini sudah menjadi target petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat sejak beberapa bulan lalu.

“Lebih kurang selama tiga bulan sudah kita lihat. Pada waktu pelantikan saja dia (Noviadi) itu habis pakai (narkoba-sabu-sabu). Jelas sekali wajahnya habis pakai,” ujar salah seorang petugas BNN pusat yang dibincangi di Kantor BNNP Sumsel Jalan OPI Jakabaring Palembang, Minggu (13/3) malam.

Menurut sumber petugas BNN pusat ini, Noviadi memakai narkoba jenis sabu-sabu biasanya rutin setiap hari.
Narkoba jenis sabu-sabu didapat Noviadi melalui orang kepercayaannya yang juga tercatat sebagai tetangga Noviadi.

“Orang yang jadi kurir ini namanya Murdani. Murdani ini ambil barangnya sama Ican. Biasanya setelah dapat barang (sabu-sabu), diletakan Murdani disebuah tempat di rumah Bupati ini. Barulah si Bupati ini mengambil sendiri barang sabu-sabu yang diletakan tadi,” ujarnya.

Tampak Bupati OI AW Noviadi, yang merupakan anak Mawardi Yahya, mantan Bupati OI,  tiba di Kantor BNNP Sumsel. Dari dalam mobil, AW Noviadi hanya mengenakan kaos.Namun saat turun, Noviadi mengenakan jaket kulit. Ekpresi wajah Noviadi saat digiring petugas terlihat segar sambil menundukkan kepala.. Tak sepatah kata pun dilontarkan Noviadi saat dicegat awak media mengenai penangkapan dirinya oleh petugas BNN pusat.
Bupati OI AW Noviadi digrebek petugas BNN pusat di kediamannya di Jalan Musyawarah Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (13/3/2016) malam. (shi)

By: sumaterahariini.com/Monday, 14 March 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.525 kali, 1 untuk hari ini)