“Terbenamnya matahari Islam di Andalusia -di Barat Eropa- semasa dan sezaman dengan terbitnya berkas-berkas cahayanya di Konstantinopel pada belahan Timur Eropa.” (Prof. Raghib as-Sirjani).

“Sesungguhnya sejarah Andalusia adalah kisah yang memilukan. Itu karena kita akan memaparkan sebuah sejarah, keagungan dan kegemilangan, tapi kita tahu bahwa keagungan itu telah selesai dan hilang.

Andalusia kini telah menjadi sebuah surga yang hilang. Namun itu bukan alasan untuk tidak membaca lembar-lembar keagungan yang telah terampas ini, membaca sejarah yang kaya ini, agar kita dapat membaca bagaimana keagungan itu dibangun dan bagaimana ia disia-siakan.”

Prof. Dr. Raghib As-Sirjani, Bangkit dan Runtuhnya Andalusia: Jejak Kejayaan Islam di Spanyol, Penerjemah: Ust. Muhammad Ihsan Zainuddin, Lc. M.S.i, pustaka al-Kautsar, 2015, hal 8.

– Islam itu bagai matahari. jika tenggelam di satu negeri maka ia akan terbit di negeri yang lain..

Perkataan Syeikh Abdul Aziz al-Tharifi ini sejalan dengan fakta sejarah yg ditulis oleh Prof. Raghib as-Sirjani,

“Terbenamnya matahari Islam di Andalusia -di Barat Eropa- semasa dan sezaman dengan terbitnya berkas-berkas cahayanya di Konstantinopel pada belahan Timur Eropa.”

*Mudah-mudahan bisa selesai sy baca selama liburan ini..


Muhammad Istiqamah

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.622 kali, 1 untuk hari ini)