• NU, Banser NU, dan PKB ada andilnya dalam kristenisasi.
  • Memberi jalan atau memuluskan jalannya pemurtadan itu sangat berbahaya, lebih berbahaya dibanding membunuh jiwa. Karena pemurtadan itu membunuh iman Umat Islam,  mengakibatkan kekal di neraka.

Dari kenyataan lakon NU, Banser NU, dan PKB (yang akan diuraikan dengan bukti-bukti dalam tulisan ini) tampaknya mereka tidak menggubris penjagaan terhadap iman Umat Islam bahkan sebaliknya. Kalau dirujukkan kepada ayat Al-Qur’an maka tingkah mereka itu lebih kejam dibanding membunuh manusia. Karena mengembalikan Umat Islam dari keimanan Tauhid kepada kemusyrikan atau kekafiran itu lebih kejam dibanding pembunuhan. Sedangkan mereka (tingkah NU, Banser NU, dan PKB besutan NU) bisa ditarik pandangan bahwa mereka memberi jalan adanya pemurtadan yang selama ini digencarkan dengan kristenisasi. Hingga di mana-mana banyak orang murtad, bahkan para artis seolah tidak risih lagi mengaku murtad.

Pemurtadan itu menurut Al-Qur’an adalah lebih dahsyat bahayanya dibanding pembunuhan fisik. Karena kalau seseorang itu yang dibunuh badannya, sedang hatinya masih beriman (bertauhid), maka insya Allah masuk surga. Tetapi kalau yang dibunuh itu imannya, dari Tauhid diganti dengan kemusyrikan atau kekafiran, maka masuk kubur sudah kosong iman tauhidnya berganti dengan kemusyrikan/ kekafiran; maka masuk neraka selama lamanya. Hingga ditegaskan dalam Al-Qur’an:

وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ  [البقرة/191]

dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. (QS Al-Baqarah: 191)

وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/217]

Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. (QS Al-Baqarah: 217).

Arti fitnah dalam ayat ini adalah pemusyrikan, yaitu mengembalikan orang mu’min kepada kemusyrikan. Itu dijelaskan oleh Imam At-Thabari dalam tafsirnya:

عن مجاهد في قول الله:”والفتنة أشدُّ من القتل” قال: ارتداد المؤمن إلى الوَثن أشدُّ عليه من القتل. –تفسير الطبري – (ج 3 / ص 565)

Dari Mujahid mengenai firman Allah وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ia berkata: mengembalikan (memurtadkan) orang mu’min kepada berhala itu lebih besar bahayanya atasnya daripada pembunuhan. (Tafsir At-Thabari juz 3 halaman 565).

Itulah betapa dahsyatnya pemusyrikan yang kini justru digalakkan secara intensip dan sistematis, masih pula ditemani secara mesra oleh mereka yang tidak menyayangi iman Umat Islam itu. Relakah generasi Muslim yang menjadi mayoritas penduduk Indonesia bahkan merupakan penduduk yang jumlah Muslimnya terbesar di dunia ini dibunuhi imannya secara sistematis?

Contoh nyata pemutadan yang sangat menyayat hati umat Islam di anaranya dapat dibaca artikel:Brutalnya Kristenisasi di Indonesia

Inilah di antara dosa-dosa besar NU, Banser NU, dan PKB terhadap Umat Islam :

***

Kebodohan Nusron Wahid Soal Hak Beragama & Larangan Merayakan Ibadah Agama Lain

 

JAKARTA (Panjimas.com) – Ketua Umum Gerakan Pemuda (Ketum GP) Ansor, Nusron Wahid mengatakan bahwa lembaganya akan tetap membantu menjaga keamanan menjelang dan pada saat perayaan Natal bagi umat Kristiani. Menurut Nusron, menciptakan situasi aman itu adalah kewajiban sosial umat mayoritas.

“Semua warga negara berhak mendapatkan rasa aman. Meski warga negara itu adalah minoritas,” kata Nusron, pada Jum’at, (19/12/2014) seperti dilansir Tempo.

Lembaga sayap Nahdlatul Ulama (NU) itu tercatat telah menurunkan paramiliternya di berbagai daerah dalam mengamankan perayaan Natal pada tahun lalu. Dikutip dari situs NU online, tercatat 250 personel Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diturunkan untuk membantu pengamanan perayaan Natal.

Sementara itu, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), 80 anggota Banser GP Ansor juga turut mengamankan Natal bersama Kepolisian setempat. Nusron menolak dan mengecam adanya ormas Islam yang melarang perayaan Natal. “Enggak boleh itu. Perayaan Natal adalah salah satu hak orang beragama,” ujar Nusron.

Menanggapi hal itu, Komandan KOKAM Muhamadiyah Klaten Muh Ismail menegaskan, masyarakat dan umat Islam harus tahu dan faham perbedaaan yang sangat mendasar antara “melarang perayaan Natal dan menjaga aqidah umat Islam dari bahaya Kristenisasi terselubung berkedok merayakan Natal bersama”.

“Kami tidak pernah melarang umat Kristiani untuk merayakan Natal, monggo (silahkan –red) itu hak mereka. Yang kami lakukan kemarin bersama Laskar Islam Klaten (LAKIK –red) itu dalam rangka mensosialisasikan fatwa MUI dan menjaga aqidah umat,” tegasnya kepada Panjimas.com pada Sabtu (20/12/2014). (Baca: Aksi Damai LAKIK & Sosisalisasi Fatwa MUI Tentang Keharaman Umat Islam Rayakan Natal Bersama Berjalan Lancar)

Seperti diberitakan Panjimas.com sebelumnya, mayoritas ormas dan elemen umat Islam disejumlah daerah seperti di Solo, Klaten, Jogja, Semarang, Jakarta, Surabaya dan kota-kota lainnya akhir-akhir ini sedang gencar mensosialisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang keharaman umat Islam mengikuti perayaan Natal bersama.

Namun, sikap lain ternyata ditunjukkan oleh Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Kedua lembaga sayap Nahdlatul Ulama (NU) itu menyatakan siap sedia dan ikut berperan aktif untuk membantu mengamankan perayaan Natal tahun 2014. (Baca: Astaghfirullah, Banser & GP Ansor NU Akan Amankan Perayaan Natal). [GA] Ahad, 28 Shafar 1436H / December 21, 2014

***

Pemurtadan menghancurkan Islam dan andil NU, Banser, serta PKB

Pemurtadan itu menghancurkan Islam, namun NU, Banser NU, dan PKB partai bikinan kyai-kyai NU justru seolah memuluskan jalan bagi para pemurtad.

Buktinya, Ketua Umum NU Said Aqil Siradj mengadakan kerjasama dengan Gereja Batak Kristen seperti berita ini :

Inilah Kelakuan Orang NU

(Menggunting dalam Lipatan?)

NU menandatangani kerjasama dengan Gereja Batak Kristen, dengan klaim akan menangani masalah social baik di masjid maupun gereja.

Tampaknya ketua umum NU (Nahdlatul Ulama),Said Aqil Siradj(SAS) belum kenyang jadi Penasehat PMKRI (Persatuan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia) (1999-sekarang), maka kini merambah ke penandatanganan kerjasama dengan HKBP (Huria Kristen Batak Protestan). Padahal Ummat Islam di berbagai tempat mengalami gegeran (konflik) dengan HKBP. Bahkan Allah Ta’ala jelas melarang, dengan firmanNya, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi teman-teman setia (mu); sebagian mereka adalah pemimpin sebagian yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin (teman setia), maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zhalim.” (Al-Maidah: 51)

Kelakuan orang NU yang tidak menggubris kenyataan dan larangan Allah Ta’ala itu ditandai dengan tanda tangan resmi.

Inilah beritanya:

PBNU Jalin Kerjasama dengan HKBP, Meski di Daerah HKBP Rawan Konflik

JAKARTA (voa-islam.com) – Di tengah maraknya konflik jemaat HKBP dengan umat di berbagai daerah terkait pendirian gereja, PBNU justru menjalin kerjasama  dengan HKBP. Kerjasama di bidang training kepemimpinan dan advokasi kemiskinan ini dilakukan dalam rangka saling mengenal antara PBNU dan HKBP.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menandatangani perjanjian kerjasama dengan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), di Jakarta, Senin (18/10/2010). Kerjasama yang ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan Ephorus Bonar Napitupulu, pucuk pimpinan HKBP ini diklaim sebagai usaha saling mengenal dan berkomunikasi yang lebih baik di antara dua pihak

– See more at: https://www.nahimunkar.org/inilah-kelakuan-orang-nu/#sthash.pxqx4Jcm.dpuf

Adapun Banser NU tampaknya begitu giatnya setiap tahun menjaga gereja dalam urusan natalan, bahklan sampai mereka pakai ilmu kebal. Seperti berita ini.

Kenapa Banser NU Sebegitu Rakusnya Membela Gereja?

Rabu sore tadi (4/6/2008), sedikitnya 12 anggota Banser baru saja mengisi ilmu kebal di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Rencananya, ilmu kebal ini juga akan diberikan kepada 8.000 anggota Banser lainnya yang tersebar di semua kecamatan. Pengisian ilmu kekebalan tubuh bagi anggota Banser itu dilakukan di sebuah mushalla dan dipandu oleh H Muhammad Ilyas serta Mbah Suwarno.  (Tritus Julan/Sindo/fit).

(kanan): Banser Turunkan Anggotanya untuk Amankan Natal dan Tahun Baru/ NU Online

– See more at: https://www.nahimunkar.org/kenapa-banser-nu-sebegitu-rakusnya-membela-gereja/#sthash.pu0tfX9B.dpuf

Tidak kalah dalam mendukung kekafiran, PKB mengadakan perayaan natal bahkan terakhir PKB mengadakan pula perayaan tahun baru Cina yang disebut Imlek di kantor DPP PKB di Jakarta, Rabu 29/1 2014.

Na’udzubillaah! PKB Rayakan Tahun Baru (Cina) Imlek di Kantor Pusat PKB

By nahimunkar.com on 31 January 2014

Perayaan tahun baru Imlek 2565 di Kantor DPP PKB, Jakarta. [JX/For] http://jia-xiang.biz/

Entah masih menggubris Islam atau tidak, partai PKB yang dibikin oleh kyai-kyai NU ini mengadakan perayaan tahun baru (Cina) yang disebut Imlek. Tidak tanggung-tanggung, acara agama (yang menurut Islam adalah kemusyrikan) itu diselenggarakan PKB di kantor DPP PKB Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat , Rabu (29/1/14).

Sebelumnya, perayaan agama kekafiran telah diadakan oleh PKB pula di Jakarta beberapa waktu lalu. Berita dan ulasannya dapat dibaca dalam tulisan berjudul: Perayaan Natal Diselenggarakan Oleh Partai Kyai-kyai NU? – See more at:https://www.nahimunkar.org/perayaan-natal-diselenggarakan-oleh-partai-kyai-kyai-nu/#sthash.hy7ahoUe.dpuf

 Perayaan Imlek maupun Natalan sejatinya bukan perayaan Islam. Kenapa partai yang didirikan oleh kyai-kyai NU itu jusru sengaja-ngaja merayakannya, bahkan di kantor pusatnya?

– See more at: https://www.nahimunkar.org/naudzubillaah-pkb-rayakan-tahun-baru-cina-imlek-di-kantor-pusat-pkb/#sthash.16Kxev3O.dpuf

– See more at: https://www.nahimunkar.org/mega-proyek-kristenisasi-di-indonesia-dan-andil-nu-banser-serta-pkb/#sthash.21ceHOaC.dpuf

Lebih miris lagi kalau dikaitkan dengan berita tentang Gerakan Politik Cina dan Gereja Kharismatik Mau Kuasai Indonesia dan Mengkristenkannya

  • Mereka mau menjadikan Indonesia  seperti Singapura, di mana kelompok ‘Cina’ yang berkuasa.

Kolaborasi Gereja Kharismatik dan Konglomerat Cina di Indonesia dengan dukungan Amerika, Israel, dan Eropa, bertujuan melakukan penguasaan kedaulatan politik atas Indonesia, dan  menjadikan INDONESIA negeri Kristen.

Petikan khotbah Iin Indriato Cipto (11/01/2014), pemilik Taman Bacaan Yayasan Mahanaim di Bekasi, yang juga Penginjil anak-anak jalanan, menyatakan:

Mulai tahun ini dan selama tujuh tahun, semua jatah Israel dialihkan kepada Indonesia, karena Negara kita sudah dinubuatkan. Akan banyak bantuan Israel ke Indonesia. Lewat pemilu akan ada pemimpin Indonesia yang dipersiapkan oleh pemimpin Gereja dan Pengusaha Kristen, pemimpin yang dapat bekerjsama dengan Negara Israel”.

– See more at: https://www.nahimunkar.org/gerakan-politik-cina-dan-gereja-kharismatik-mau-kuasai-indonesia-dan-mengkristenkannya/#sthash.Xxok0PfO.dpuf

Itu baru satu bab tentang pemurtadan yang digencarkan kaum salibis. Belum masalah lain-lain yang tidak kalah bahayanya yaitu pembelaan mereka terhadap Syiah yang jelas-jelas penghancur aqidah Islam. Belum lagi masalah dukungan mereka terhadap ritual-ritual yang membahayakan aqidah seperti menyuburkan apa yang disebut tour ziarah ke kubur-kubur yang dikeramatkan dan sebagainya.

Semoga Allah menyelamatkan Umat Islam dari segala godaan syetan, baik yang dari kalangan jin maupun manusia, apalagi manusianya pakai label-label yang tampaknya Islami, namun sejatinya menjerumuskan seperti tersebut. Na’udzubillahi min dzalik!

https://www.nahimunkar.org/dosa-dosa-besar-nu-banser-dan-pkb-2/

(nahimunkar.com) 

(Dibaca 12.865 kali, 1 untuk hari ini)