.

Sejumlah tingkah aneh para caleg (calon legislative) yang gagal dalam pemilu 2014 mencerminkan betapa rawannya jiwa manusia akibat kencangnya ambisi mereka terhadap jabatan dan harta dunia.

Contoh-contoh kejadian berikut ini semoga jadi pelajaran penting. Dan di bagian bawah ada kutipan petunjuk tentang bagaimana menghadapi godaan dunia dan kemegahannya. Selamat menyimak.

***

 

Kisah Tragis Para Caleg Gagal dalam Pemilu 2014

Pilihan legislatif (pileg) 2014 menyisakan kisah tragis bagi beberapa calon legislatif (caleg) yang tidak lolos karena perolehan suara jeblok. Dengan demikian mereka gagal duduk di kursi DPR, DPRD Provinsi, maupun DPRD kota dan kabupaten.

Pengamat politik NTB , LM Satriawan Sahak menilai, saat ini banyak caleg yang bersaing menggunakan politik uang saat menjadi calon. Bahkan ada yang sampai meminjam uang. Saat mereka kalah, maka akan meninggalkan banyak hutang yang akhirnya membuat mereka stres.

konon katanya para caleg sudah mengeluarkan ongkos tidak sedikit untuk biaya pencalegan. Di beberapa daerah ada kisah bapak seorang caleg gagal mengamuk. Sementara di daerah lain ada cerita caleg-caleg gagal mulai stres.

Berikut ini kisah-kisah tragis caleg gagal pada Pileg 2014 yang saya kutip dari web berita indonesia dan juga fanspage di facebook:

Caleg Stres Telanjang di Jalan

Hide Spoiler

BOGOR (Pos Kota) – Beragam ulah caleg yang gagal dalam Pemilu. Pria mengaku caleg yang ‘keok’ bertarung berteriak-teriak di depan Perum Bojong Depok Baru, Kab. Bogor, Selasa (21/4). Satu persatu dia melepas pakaian yang dikenakan hingga tinggal celana dalam saja.

Ulah pria bernama Agus Muslim ini sempat membuat takut warga Jalan Raya Karadenan Sukahati. Dia marah-marah sambil menyebut gagal mewujudkan impiannya menjadi anggota dewan. Dalam ‘orasinya’ Agus mengaku sudah rugi banyak dalam kampanye.

Dia menyebut-nyebut nama Tifatul Sembiring dan Hidayat Nurwahid, dan mengaku caleg dari salah satu partai besar. Lelaki berambut jabrik berusia sekitar 35 tahun ini sempat mengamuk sebelum diamankan petugas satpol PP Kabupaten Bogor.

Petugas menyuruh ia mengenakan kaos yang diberikan warga, lalu membawanya ke Polres Bogor. Polisi lalu mengirim ‘caleg’ ini ke RS Marzoeki Mahdi.

Ismi, 35, pemilik warung, mengaku melihat Agus sejak pk. 05.30. Ketika itu Agus masih berpakaian lengkap. “Orangnya bersih dan pakaiannya juga rapi, pokoknya tidak seperti orang gila. Dia sempat beli air mineral dan roti lalu pergi,” sebutnya.

Tak berselang lama, Agus datang lagi. Kali ini ia minta teh kemasan botol dan roti. “Dari situ saya sudah mulai curiga kalau orang ini nggak beres,” pungkasnya. Kecurigaan Ismi terbukti, setelah melahap makanan dan minuman yang diberikannya, Agus mulai berulah.

Satu persatu ia melepas pakaiannya, lalu berguling-guling di jalan sambil beteriak-teriak. “Bagong aing, kalah aing,” teriaknya seperti yang dituturkan Ismi. “Dia juga menyebut jumlah uang Rp500-700 ribu,” lanjut istri sari Kasirun ini. Dalam sekejap polah Agus mengundang kerumunan warga.

DIBAWA KE RS JIWA
Hendrik Edmond, Kasi Penyidik PNS pada Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor mengatakan tidak mengetahui alamat pasti Agus. ”Kami hanya mengamankan, karena takut merusak atau mencederai warga,” kata Hendrik.

Di Polres Bogor, Agus diberi suntikan penenang lalu dibawa ke rumah sakit. ”Kami kirim ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Ocehan dia juga selalu berubah-ubah. Yang pasti, dia terus menyebut nama Pak Tifatul Sembiring dan sudah rugi Rp 700 ribu,” ungkap Wakapolres Bogor, Kompol Hary Kurniawan.

TAK DIKENAL DI PKS
Pengakuan Agus yang menyebut caleg gagal asal PKS, dibantah Lalu Suryade, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor. Lalu yang juga caleg PKS untuk Propinsi Jawa Barat mengatakan, dari 60 caleg untuk DPRD Kabupaten Bogor, tidak ada yang bernama Agus Muslim.

”Itu hanya pengakuan saja. Saya pastikan, tidak ada caleg PKS yang gagal dan gila bernama Agus Muslim. Ada-ada saja hidup manusia ini,” tandas Lalu. Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Bogor, Ahmad Fauzi belum mengetahui apakah Agus yang stres dan mengamuk itu merupakan caleg yang gagal. Pasalnya dari 788 caleg DPRD Kabupaten Bogor, ada puluhan yang bernama Agus.

Dari data yang dihimpun Departemen Psikiatri FKUI, jumlah caleg yang terdaftar untuk DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD berjumlah sekitar 1.624.977 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 1.607.426 bakal gagal dan berpotensi mengalami gangguan jiwa dan Agus masuk dalam daftar tersebut.

KETUA KPPS DIBUNUH
Moh.Hasyim,37 warga Desa Sindir, Kec. Lenteng, Sumenep Madura, ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka dan kedua tangan nyaris putus, Selasa (21/4).

Korban adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat. mayatnya ditemukan oleh warga di pematang sawah sekitar 100 meter dari rumahnya. Diduga korban dibunuh berkaitan dengan Pemilu.

Kapolsek Lenteng, Kabupaten Sumenep, AKP Moh Syakrani, menjelaskan, pembunuhan diduga terjadi pada malam hari dan baru ditemukan warga saat hendak ke sawah. “Motif pembunuhannya, saya belum tahu. Sebab, belum ada warga yang siap untuk dimintai keterangan,” kata Syakrani.

Suara anak jeblok, ayah caleg ngamuk aniaya orang

Hide Spoiler

Merdeka.com – Ayah calon anggota legislatif (caleg) di Kabupaten Serang, Banten, mengamuk karena perolehan suara anak tidak memenuhi harapan. Emosi RH tak terkendali sehingga memukuli warga dan memblokir jalan akses kampung.

RH mengamuk dan memblokir Jalan Sumerang, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. Penutupan jalan menuju akses Jalan Raya Anyer dilakukan menggunakan batu dan menyebabkan dua kampung terisolir yakni kampung Sumerang dan Kampung Pematang Warung.

“Ini masih diblokir, warga juga pada kumpul. Penyebabnya gara-gara anaknya yang nyaleg dari Partai Demokrat tidak mendapat suara yang diinginkan, dan merasa enggak didukung sama masyarakat di sini,” ujar Edi Marwoto salah seorang warga, Jumat (11/4).

Tidak hanya itu, RH juga menganiaya dua orang warga yakni Nia Kuswati dan Nia Amut. Keduanya mengalami luka. Korban langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke pihak kepolisian.

Caleg Stres Menangis Terus di Rumah Sakit

Hide Spoiler

TEMPO.CO, Kupang – Poliklinik Kejiwaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) W.Z. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur, memeriksa dua calon legislator yang diduga mengalami gangguan kejiwaaan. Mereka memeriksakan kondisi kejiwaan setelah mengetahui dirinya kalah pada pemilu legislatif 9 April 2014.

Pihak rumah sakit merahasiakan identitas kedua caleg. Dua caleg itu masing-masing mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kota Kupang dan DPRD Provinsi NTT. Keduanya diantar keluarga masing-masing ke rumah sakit. (Baca: RSMM Bogor Siapkan 10 Kamar VIP untuk Caleg Stress)

“Suami saya terguncang karena sudah mengeluarkan banyak uang untuk membiayai pencalonan, ternyata tidak terpilih,” kata istri salah satu caleg yang menolak namanya ditulis, Sabtu, 12 April 2014. (Baca: Caleg Stres Mulai Datangi Guru Spiritual)

Satu caleg lagi menangis terus saat menjalani pemeriksaan di Poliklinik Kejiwaan. “Kasihan Bapak. Dia ditipu oleh timnya sendiri. Sudah banyak uang yang dikeluarkan. Mereka hanya mau uang,” kata salah satu anggota keluarga yang mengantar.

Setelah menjalani pemeriksaan kejiwaan dan perawatan serta diberi obat, keduanya dipulangkan. Direktur RSUD Johannes Kupang, Alfons Anapaku, enggan berkomentar soal caleg yang berobat
di rumah sakit itu.

Caleg gagal di Cirebon stres tak bisa berobat ke RSUD

Hide Spoiler

Keluarga calon legislatif (caleg) yang gagal dalam Pemilu 2014 mengaku kesulitan mencari tempat untuk berobat karena Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Cirebon tidak menyediakan ruang inap dan berobat jalan.

“Kesulitan membawa keluarga yang depresi setelah gagal pemilihan legislatif, karena rumah sakit terdekat tidak menyediakan tempat untuk pengobatan mereka,” kata Wahyu salah seorang keluarga caleg gagal di Pemilu 2014.

Wahyu menjelaskan, mestinya RSUD Gunung Jati Cirebon menyediakan tempat layanan caleg depresi, karena jika mereka harus berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung butuh biaya tinggi, selain itu jaraknya cukup jauh.

Caleg gagal di Cirebon berobat ke paranormal

Hide Spoiler

Karena RSUD Gunung Jati Cirebon tidak menyediakan ruang rawat inap dan berobat jalan bagi caleg stres, maka keluarga membawa ke paranormal. Seperti dilakukan Wahyu dan Ahmad, salah satu keluarga caleg gagal Pemilu 2014.

Wahyu mengatakan, keluarga terpaksa mengobati caleg gagal itu dengan mendatangi paranormal. Cara itu hanya untuk menenangkan meski keluarga repot menjaga caleg gagal tersebut.

Ahmad, keluarga caleg gagal lainnya mengimbuhkan, butuh tempat layanan untuk para caleg yang mengalami depresi karena mengandalkan berobat di paranormal kurang puas dengan pelayanannya.

Sementara itu pemilik Padepokan Al-Busthomi, ustaz Ujang Busthomi mengaku, para caleg gagal yang mengalami depresi sudah mulai berdatangan. Mereka butuh pengobatan untuk mengembalikan kesehatan jiwanya setelah kalah dalam Pemilihan Legislatif 2014.

Caleg gagal di Ambon demo keliling desa

Hide Spoiler

Kisah tragis caleg gagal lainnya ada di Maluku. Seorang calon anggota legislatif bersama sejumlah pendukungnya melakukan aksi demonstrasi ke beberapa desa di Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku, setelah tidak mendapat dukungan suara dari masyarakat setempat.

“Caleg asal salah satu parpol terbesar berinisial BB itu melakukan aksi demo bersama sejumlah pendukungnya di dataran Waeapo karena merasa tidak puas dengan perolehan suara pileg kemarin,” kata warga setempat, Baim Wael, seperti yang dikutip dari Antara, Jumat, (11/4).

Mereka melakukan demonstrasi dengan cara berorasi sambil mengelilingi beberapa lokasi permukiman penduduk di unit 17 dan 18 serta beberapa desa lainnya di dataran Waeapo.

Menurut Baim, caleg tersebut masuk Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Waepo dan sangat berkeinginan menjadi anggota DPRD Kabupaten Buru untuk periode lima tahun mendatang.

Sayangnya warga di dapil tersebut tidak memberikan dukungan suara mengakibatkan yang bersangkutan merasa dikhianati dan tidak puas sampai melakukan aksi demonstrasi.

Caleg berinisial BB ini merupakan putera Hinolong Baman, seorang warga Buru yang selama ini dikenal menjual karcis masuk ilegal ke lokasi penambangan emas di Gunung Botak dan sekitarnya.

Itulah beberapa kisah caleg stress karena gagal dalam pileg, yang pada umumnya caleg stres itu karena modalnya pas-pasan, jadi pas kampanye minjem minjem uang, pas gak jadi para caleg mikirin utang nya, mau bayar pake apa ?? jadi stres deh ./ bersosial.com

***

 

BEGINILAH SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP DUNIA DAN KEMEGAHANNYA

Posted on September 15, 2013

 

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

(*) Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Dan kehidupan dunia itu tiada lain hanyalah perhiasan yg menipu.” (QS. Ali Imran: 185)

(*) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ

“Jadilah engkau di dunia seakan-akan engkau orang asing atau orang yang akan menyeberangi jalan.” (HR. Al-Bukhari, dari jalan Ibnu Umar radhiyallahu anhu).

» Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: “Setiap manusia keberadaannya di dunia bagaikan seorang tamu, dan harta benda yang dimilikinya hanyalah pinjaman (dari Allah). Seorang tamu sudah pasti akan pergi (meninggalkan dunia), dan harta pinjaman sudah barang tentu harus dikembalikan (kpd pemiliknya).”

» Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata: “Barangsiapa dikuasai oleh rasa cinta yang sangat kepada dunia dan kemewahannya, niscaya ia akan merendahkan dirinya di hadapan ahli dunia (dari orang-orang kaya). Dan barangsiapa merasa ridho dan qona’ah (dengan apa yg Allah berikan kepadanya), niscaya ia tidak akan menghinakan diri di hadapan ahli dunia.”

» Diriwayatkan dari Nabi Isa Alaihissalaam, ia berkata: “Perumpamaan orang yg mengejar kekayaan dunia itu bagaikan orang yg minum air laut. Semakin banyak ia minum, maka semakin bertambah rasa hausnya.”

Demikianlah beberapa perkataan ulama Robbani dari kalangan Nabi dan orang sholih tentang bagaimana sikap seorang muslim thdp dunia dan kemewahannya.

Ya Allah, jangan Kau jadikan dunia dan kemegahannya sebagai cita-cita hidup kami yg paling besar, dan tujuan utama dr ilmu kami. Ya Allah, anugerahkan kpd kami rezeki yg halal n berkah yg dapat mengantarkan kami kpd keridhoan n surga-Mu. Amiin.
(Jakarta, 14 September 2013)./ abufawaz.wordpress.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.969 kali, 1 untuk hari ini)