Aneh, MUI dan Ormas Islam Satu Blok dengan Ahmadiyah dan Syiah yang Dikoordinir Jalaluddin Rakhmat
Dipertanyakan, kok bisa MUI dan ormas-ormas Islam satu blok dengan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya serta kalangan kaum kafir yang dikoordinir Jalaluddin Rahmat untuk memusuhi ISIS?
Saya sebagai orang yang lama berjuang membela fatwa MUI tentang Ahmadiyah jadi geleng-geleng kepala.
Inilah beritanya.
***

Sekjen FUI; Sesalkan MUI Pusat, ISIS Diharamkan Sementara Syiah Tidak

Publikasi: Selasa, 22 Syawwal 1435 H / 19 Agustus 2014 10:45

Jakarta (An-najah.net) – Fenomena penolakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terjadi dimana-mana. Bahkan MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah menyatakan haramnya perkembangan ISIS di Indonesia. Menanggapi pernyataan ini Sekjen FUI (Farum Umat Islam) menyesalkan kenapa MUI tergesa-gesa mengharamkan ISIS. Sementara itu fatwa sesatnya syiah tidak kunjung dikeluarkan padahal MUI Jatim telah keluarkan fatwa sesatnya Syiah. Hal ini disampaikan Muhammad Al-Khaththath saat diwawancarai wartawan suaraislam yang dimuat Suaraislam.com hari Senin (18/8).
Da’I kelahiran Pasuruan ini menyesalkan kenapa MUI tergesa-gesa mengharamkan ISIS dan menyerukan umat untuk memusuhi ISIS padahal tidak ada bukti ISIS melakukan teror di Indonesia.
Insiyur alumni IPB (Institut Pertanian Bogor ) mengingatkan musuh nyata umat saat ini adalah syiah. “Syiah sudah sedemikian ramai bahayanya bagi umat Islam di Indonesia, khususnya dengan kasus Sampang yang sangat meresahkan masyarakat Madura”ujarnya.
Bahkan ia menjelaskan akan bahaya syiah ini. Diantaranya tentang MUI Jatim sudah mengeluarkan fatwa haramnya Syiah. Namun anehnya MUI pusat terlihat begitu arif (?) untuk tidak tergesa-gesa mengeluarkan fatwa kepada Syiah. Sampai-sampai muncul wacana pengakuan Bahai (kabarnya ini Syiah Ghulat) sebagai agama di Indonesia.
Penggagas gerakan NKRI bersyariah ini mempertanyakan Kok bisa MUI dan ormas-ormas Islam satu blok dengan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya serta kalangan kaum kafir yang dikoordinir Jalaluddin Rahmat untuk memusuhi ISIS?
Ia menjelaskan Saya sebagai orang yang lama berjuang membela fatwa MUI tentang Ahmadiyah jadi geleng-geleng kepala.
Demikian juga, kok bisa MUI dan Ormas Islam satu barisan dengan Amerika yang memerangi ISIS bersama rezim Syiah Nuri Al Maliki dengan rudal dan bom-bom mereka?
Inilah yang saya maksud mestinya MUI dan Ormas-ormas Islam tidak tergesa-gesa mengikuti mobilisasi opini anti ISIS itu.  Mestinya perlu dikaji juga kenapa pemerintah Turki dan Malaysia tidak sejalan dengan opini AS tersebut.
Al-Khaththath menilai cepatnya Isu ISIS ini Amerika bermain dibalik isu itu. “Saya kira itu pesanan khusus dari Amerika.  Sebab Amerika sudah kewalahan menghadapi para mujahid di Irak, dan pemerintah Syiah boneka AS Nuri Al Maliki juga sudah kurang bisa diandalkan untuk mengendalikan situasi di Irak dengan kemenangan-kemenangan yang dicapai oleh tentara Abu Bakar Al Baghdady.” Ungkap Sekjen FUI ini.
Ia menambahkan Itu tandanya memo Amerika untuk SBY bersifat sangat urgent dan mendesak harus segera dilaksanakan.  Maka mobilisasi opini dan dukungan tolak ISIS luar biasa, sehingga masyarakat bawah pun langsung pada ikut hiruk pikuk tolak ISIS tanpa tahu ISIS itu sebenarnya makhluk apa karena adanya nan jauh di sana, di Irak.  (Anwar/annajah)
(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.708 kali, 1 untuk hari ini)