Meski MUI dan mayoritas ormas-ormas Islam menolak Miss World lantaran banyak madharatnya, namun sebaliknya, Nusron Wahid Pucuk pimpinan GP Ansor, organisasi pemuda yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama,  justru menyatakan dukungannya jika bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dukungan anehnya itu disampaikan di di Kantor GP Ansor, Jakarta, Rabu malam, 4 September 2013 sebagaimana diberitakan voaislam.com

Bahkan lebih anehnya lagi Nusron mengusulkan agar para kontestan Miss World diajak berkunjung ke Pondok Pesantren.

”Mereka bisa dibawa untuk berkunjung ke pondok pesantren, misalnya, agar mengenal Islam Indonesia yang ramah dan toleran,” tuturnya.

Dukungan aneh terhadap pagelaran maksiat Miss World dari GP Ansor itu bukan hanya bertentangan dengan Umat Islam di antaranya dari MUI dan ormas-ormas lainnya, namun berlawanan pula dengan PBNU. Karena PBNU menilai kontes kecantikan Miss World tidak lebih dari acara foya-foya yang menghambur-hamburkan uang tanpa memberikan kontribusi positif bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Suara aneh dari GP Ansor seperti itu tampaknya sudah tuman (merupakan kebiasaan) buruk mereka. Terbukti, sampai yang namanya tokoh lesbi penghina Nabi pun dijaga oleh Banser alias Ansor dari lingkungan NU ini.

Jejak rekam Nusron Wahid dengan GP Ansor seperti apa, inilah di antara beritanya.

***

 Added on 9 May 2012 nahimunkar.com banser , irsyad manji , kh hasyim muzadi

Tokoh Lesbi penghina Nabi pun dijaga Banser

nusron

Nusron Wahid ketum Banser/ gpansor.org

  • Kehadiran Irshad Manji ke Indonesia, kata kiai Hasyim Muzadi, adalah upaya untuk melegalisasi perkawinan sejenis.
  • Irshad Manji adalah seorang feminis Kanada yang juga dikenal pegiat lesbian. Dalam bukunya edisi Indonesia berjudul “Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan Umat Islam Saat Ini”, menggugat sejumlah ajaran pokok dalam Islam, termasuk keimanan kepada keotentikan Al-Quran serta kema’shuman Nabi Muhammad.
  • Namun Banser dikerahkan untuk menjagainya dalam satu diskusi.
  • Banser bukan hanya membela Ahmadiyah pengikut nabi palsu. Bahkan wanita lesbi Irshad Manji penghina Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pun dibela Banser. Para anggota Banser tergopoh-gopoh untuk melaksanakan perintah atasan mereka, Nusron wahid.
  • Gereja liar, aliran sesat Ahmadiyah, sampai penyebar ajaran lesbi tampaknya jadi lahan pembelaan Banser ormas di bawah NU (Nahdlatul Ulama) ini.
  • Mereka mengaku muslim namun tampaknya tidak takut ancaman neraka, hingga selama ini senantiasa membela aneka kesesatan yang merusak Islam.

https://www.nahimunkar.org/tokoh-lesbi-penghina-nabi-pun-dijaga-banser/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.118 kali, 1 untuk hari ini)