ilustrasi/Sumber foto: Indo Headline News


Syafii Maarif berdalil pakai Surat Al Maidah 8, menyuruh adil walau kepada orang yg dibenci.  Maksudnya, agar MUI dan Umat Islam berlaku adil terhadap Ahok yang sedang ramai dibicarakan karena kasus ucapannya yang dinilai menista al-Qur’an dan ulama. Itu dia sampaikan dalam acara ILC TV One, Salasa malam (8/11 2016).

Ayat yang dimaksud, bunyinya:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَ‍َٔانُ قَوۡمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعۡدِلُواْۚ ٱعۡدِلُواْ هُوَ أَقۡرَبُ لِلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ ٨ [سورة المائدة,٨]

  1. Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan [Al Ma”idah8]

Mari kita tanggapi.

Lhah, Ahok sudah menyakiti Ummat Islam dan belum diadili, malah Ummat Islam yang nuntut keadilan didalili Maarif agar adil walau kepada orang yang dibenci?

Masa’ penista Qur’an dibela pakai ayat Qur’an, Mbah Maarif? Enak temen!

 Ayo bapak-bapak di MUI, sekalian saja bukan hanya Ahoknya, tapi Maarifnya yang membela Ahok ini diulas juga kata-katanya yang sengak dan menggunakan ayat Al Maidah 8 untuk membela Ahok yang menista Qur’an itu. Biar tahu makna adil itu apa, di ayat itu. Agar tidak dia gunakan untuk bela Ahok yang menista Qur’an dan dikenal sebagai sosok yang zalim lagi bermulut kotor.

Kalau Syafii Maarif mau bertindak adil, seharusnya dirinya menasehati Ahok yang dikenal zalim itu pakai ayat tersebut, daripada kepada MUI dan Umat Islam yang sedang menuntut keadilan atas perkataan Ahok yang menyinggung perasaan Umat Islam.

Tetapi memang kalau dilihat, yang dilakukan Syafi’i Maarif itu, memang ayatnya ditujukan kepada orang-orang beriman (yaa ayyuhal ladziina aamanu… wahai orang-orang yang beriman…). Ketika Maarif ini sedang membela pihak Ahok yang kafir, jadi barangkali saja memang ayat itu untuk yang dia tuju saja yakni MUI dan Umat Islam, bukan pada dirinya. Kalau memang begitu ya wajar. Bisa dimaklumi dah… Biar MUI dan Umat Islam memegangi dan mentaati Qur’annya, sedang Maarif  mentaati Ahoknya… he… he…

(nahimunkar.com)

(Dibaca 792 kali, 1 untuk hari ini)