miss Ilustrasi/ Shoutussalam

Tahu-tahu sebentar lagi ajang mega maksiat tingkat dunia yakni apa yang mereka sebut miss wold 2013 akan diaksikan di Indonesia.

Aneka upaya untuk mendukung acara mega maksiat yang sangat bertentangan dengan agama Islam yang dipeluk mayoritas penduduk yang 200 juta orang lebih itu, tampaknya digalang terus, di samping menggerilya oknum-oknum pesantren tertentu yang rela menjual agamanya demi membela maksiat.

Apakah Ummat Islam rela, negerinya dijadikan ajang mega maksiat?

 Sedangkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan, dengan ancaman tidak mendapatkan bau surga bagi wanita kasiyat  ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang, yaitu ketat atau minim, atau transparan menerawang tampak kulitnya, atau kelihatan membentuk lekuk-lekuk tubuh). Padahal ancaman itu umum, tanpa sengaja dikonteskan sedunia seperti miss world. Lantas bagaimana pula ancamannya bila itu dilaksanakan dalam kontes bahkan tingkat dunia dan disiarkan ke seluruh jagat?

Betapa  beratnya tanggung jawab kita bila diam saja terhadap adanya kemunkaran mega maksiat itu, dan membiarkan adanya kampanye provokasi maksiat seperti berita berikut ini.

***

Jelang Miss World, Dukung Terus Vania Larissa

Ainun Fika Muftiarini – Okezone

 

TINGGAL dua pekan lagi, Vania Larissa siap berkompetisi di ajang Miss World 2013. Tentu saja berbagai persiapan terus dilakukan demi meraih prestasi yang terbaik.

Selain itu, berbagai dukungan pun terus saja mengalir. Termasuk yang disampaikan melalui jejaring sosial Facebook.

Hingga saat ini, Miss Indonesia 2013 tersebut telah mengantongi dukungan sebanyak lebih dari 25 ribu orang. Tentu saja, jumlah tersebut akan semakin bertambah hingga acara puncak yang akan dihelat pada 28 September 2013 di Sentul International Convention Center, Jakarta.

Karenanya bagi Anda yang ingin memberikan dukungan kepada Vania Larissa di ajang tersebut, Anda bisa klikhttps://www.facebook.com/pages/Miss-World-Indonesia/331293446945697 atau followakun Twitter Vania Larissa, @VaniaLarissaVL. Apalagi, ini juga menjadi satu kesempatan besar bagi Indonesia untuk bisa meraih prestasi di negeri sendiri.

Seperti diketahui, untuk pertama kalinya Indonesia didapuk menjadi tuan rumah kontes kecantikan tertua di dunia, Miss World. Bali dan Jakarta akan menjadi lokasi utama perhelatan bergengsi tersebut. (tty) Kamis, 15 Agustus 2013 11:41 wib

***

Dilarang tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran

Diam terhadap kemaksiatan di depan mata, padahal sejatinya mampu menolak, dapat dinilai sebagai mendukung. Padahal, dalam Islam, telah dilarang tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran.

{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ} [المائدة: 2]

“..dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.” (QS Al-Maaidah: 2)

 

Larangan Tabarruj Apalagi Kontes

Dalil syariat di dalam Islam sudah jelas melarang dengan tegas dan keras mengenai larangan ber-tabarruj. Dalil ini juga telah mengalami penjelasan oleh para ulama zaman dahulu maupun masa kini, berkaitan dengan even-even yang terkait dengan masalah ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا 

Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

An Nawawi dalam Syarh Muslim ketika menjelaskan hadits di atas mengatakan bahwa ada beberapa makna kasiyatun ‘ariyatun.

1. Wanita yang mendapat nikmat Allah, namun enggan bersyukur kepada-Nya.

2. Wanita yang mengenakan pakaian, namun kosong dari amalan kebaikan dan tidak mau mengutamakan akhiratnya serta enggan melakukan ketaatan kepada Allah.

3. Wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

4. Wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Syarh Muslim, 9/240)

(وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا) أي من مسيرة أربعين عاماً كما في رواية

التيسير بشرح الجامع الصغير ـ للمناوى – (2 / 185)

“Wanita-wanita tersebut tidak masuk surga, dan tidak mendapatkan bau surga. Padahal bau surga itu dapat tercium dari jarak perjalanan begini dan begini.” Artinya dari jarak perjalanan empat puluh tahun sebagaimana dalam suatu riwayat. (Al-Munawi, syarah Al-Jami’ As-Shaghir huruf shad).

Pertanyaannya, relakah Umat Islam ketika para wanita muslimah ini diseret secara massif ramai-ramai oleh orang-orang kafir sejagat dan antek-anteknya di Indonesia untuk ke neraka dan tidak mendapatkan bau surga?

Bila tidak rela, maka perlu bukti nyata. Kalau tanpa bukti, maka dapat dianggap sebagai rela, bahkan mendukung. Na’udzubillah min dzalik ! kami berlindung kepada Allah dari yang demikian !

***

Beberapa waktu lalu telah ada berita protes terhadap akan diselenggarakannya miss world 2013 di Indonesia. Namun pihak penyelenggara justru berupaya dengan aneka cara di antaranya menggerilya oknum-oknum yang siap untuk menjual agamanya demi mendukung maksiat.

Adapun di antara berita penolakan miss world beberapa waktu lalu namun kini sepi dan belum diulang aksi lagi adalah sebagai berikut.

***

 

  • MUI Jawa Timur menolak tegas kedatangan Miss World di Indonesia September 2013 mendatang karena tidak ada manfaat untuk perbaikan moral bangsa, tapi justu membuat moral bangsa rusak.
  • Untuk menindaklajuti penolakan itu, MUI Jawa Timur bersama Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) akan membuat surat resmi ke Presiden.
  • Dengan surat itu, diharapkan Presiden bisa menyikapi serius, penolakan yang dilakukan MUI dan umat Islam pada semua ajang kontes ratu kencantikan yang merusak moral bangsa dan tidak bermanfaat untuk pembangunan bangsa.

Rakerda MUI Jawa Timur 2013
MUI Jawa Timur Tolak Ajang Ratu Kecantikan

suarasurabaya.net 28 April 2013, 12:54:38

suarasurabaya.net – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, menolak semua ajang kontes ratu kencantikan.

Penolakan itu tidak hanya untuk kontes ratu kencantikan di Indonesia, tapi juga Miss World yang sampai sekarang tetap berlangsung. Pembahasan penolakan kontes ratu kencantikan dan sejenisnya itu, terungkap dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Jawa Timur, di Sidoarjo.

KH Abdussomad Buchari Ketua MUI Jawa Timur mengatakan, selama ini kontes ratu kencantikan tidak berdampak positif untuk agama dan pembangunan bangsa. “Untuk itu, MUI Jawa Timur beberapa waktu lalu menolak tegas, kedatangan Miss World di Jawa Timur karena tidak ada manfaat untuk perbaikan moral bangsa, tapi justu membuat moral bangsa rusak,” ujar Somad.

Untuk menindaklajuti penolakan itu, MUI Jawa Timur bersama Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB) akan membuat surat resmi ke Presiden.

“Dengan surat itu, diharapkan Presiden bisa menyikapi serius, penolakan yang dilakukan MUI dan umat Islam pada semua ajang kontes ratu kencantikan yang merusak moral bangsa dan tidak bermanfaat untuk pembangunan bangsa. (tas)

Teks Foto :
– Rakerda MUI Jawa Timur, di Hotel Utami, Sidoarjo.
Foto : Teguh  | Laporan Teguh Ardi Srianto

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.299 kali, 1 untuk hari ini)