Anies Baswedan Bangga Naik Mimbar Gereja/ suara-islam.com


 Telah diberitakan: Beredar Foto Dukungan Tokoh & Ulama Islam untuk Anies-SandiUno, Ini Bantahannya

 by nahimunkar.com, Sep 28th, 2016

Dalam berita itu ad 10 poin, di antaranya yang terpenting ada dua:

  1. Pertemuan itu bukan bentuk dukung-mendukung.
  2. Dari hasil tabayyun itu Anies mengungkapkan bahwa beliau bukan Syi’ah dan bukan JIL.

Penjelasan itu telah menepis mereka yang menganggap para tokoh dan ulama dalam foto yang beredar itu mendukung Anies Baswedan. Ternyata penjelasannya adalah: Pertemuan itu bukan bentuk dukung-mendukung.

Dalam hal kaitannya dengan Syiah dan JIL, penjelasan hanya mengemukakan:  Dari hasil tabayyun itu Anies mengungkapkan bahwa beliau bukan Syi’ah dan bukan JIL.

Dari situ tidak ada penegasan sama sekali bahwa Anies Baswedan itu anti Syi’ah dan anti JIL (Jaringan Islam Liberal). Atinya, Anies Baswedan hanya sekadar mengaku bukan syi’ah dan bukan JIL.

cover-bk-ada-pemurtadan-di-iain

Pengakuan dirinya bukan syiah, tidak mengandung makna sebagai orang yang anti syiah. Dan pengakun bukan JIL, tidak mengandung arti anti JIL alias anti faham liberal yang muatannya kemusyrikan baru yakni pluralisme agama. Padahal dia sendiri pelanjut kepemimpinan pendiri Paramadina, Nurcholish Madjid, tokoh liberal yang menikahkan puterinya di Amerika dengan lelaki Yahudi Rusia.  Nurcholish Madjid mengawinkan puterinya Nadia (muslimah) dengan David lelaki Yahudi berlangsung 30 September 2001, di Amerika, tidak dengan cara Islam, melainkan perkawinan dengan akad universal. Yaitu, perkawinan antara anak manusia dengan anak manusia. (lihat buku Ada Pemurtadan di IAIN, Hartono Ahmad Jaiz, Pustaka al-Kautsar, Jakarta 2005, halaman 36).

Menikahkan puterinya dengan lelaki Yahudi (bukan Islam) itu jelas merupakan faham yang sangat bertentangan dengan Islam. Karena Allah Ta’ala telah menegaskan:

لَا هُنَّ حِلّٞ لَّهُمۡ وَلَا هُمۡ يَحِلُّونَ لَهُنَّۖ [سورة الـمـمـتـحنة,١٠]

Mereka (wanita muslimah) tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka (wanita muslimah). [Al Mumtahanah:10]

Dalam kedudukan Anies Baswedan sebagai penerus kedudukan Nurcholish Madjid, belum pernah ada bukti penyanggahannya terhadap kelakuan dan faham Nurcholish yang sangat bertentangan dengan Al-Qur’an itu. Bahkan ketika Anies Baswedan menjadi menteri pendidikan,  pernah mengusik masalah doa anak-anak sekolah menjelang belajar, hingga menimbulkan reaksi keras dari para ulama dan tokoh Islam. Bahkan ditengarai faham yang mau dijejalkan kepada para murid sekolah se-Indonesia itu berbau ideologi yahudi. Hingga ada reaksi keras, di antaranya ini:

IMAM Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr Ali Mustafa Yakub mengatakan, jika ada revisi atau penghapusan doa di sekolah, hal tersebut masuk dalam rencana protokol Zionisme nomor 14.

“Aneh bila mau direvisi, seperti ada skenario untuk berupaya melakukan penghapusan agama seperti dalam protokol Zionisme nomor 14,” ujar Mustafa Rabu (10/12).

Mustafa sangat menentang sikap Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan yang ingin melakukan revisi terhadap doa di sekolah. Menurutnya, doa di sekolah tidak bermasalah dan berjalan dengan normal.

https://www.nahimunkar.org/jangan-kaget-ada-suara-keras-terhadap-anies-baswedan/

Dari situ, pengakuan bahwa Anies Baswedan bukan JIL, tidak berarti terhapuslah jejak-jejaknya yang sampai sebegitu itu, dan bahkan itulah dia.

Mengaku Bukan Syiah, Bukan Berarti Dia Anti Syiah

Selanjutnya mengenai pengakuan dia tentang bukan syiah, bukan berarti dia anti syiah. Justru dia (Anies Baswedan) orang yang memberi peluang secara resmi untuk disusupkannya syiah oleh negara syiah Iran (pembenci sahabat Nabi saw bahkan pembantai Umat Islam) untuk para pelajar lewat jalur pendidikan dan kebudayaan, sewaktu dia jadi menteri pendidikan, yang belakangan kemudian dicopot. (lihat artikel: Teganya Anies Baswedan, Menyusupkan Syiah Iran Lewat Pendidikan dan Kebudayaan ).

Saat Anies Baswedan menyepakati kerjasama dengan negara syiah Iran untuk pendidikan dan kebudayaan itu, umat Islam sedang mendukung Presiden Sudan yang mengusir diplomat Iran dan menutup Pusat Kebudayaan Iran di Sudan yang ditengarai menyusupkan ideologi syiah kepada Umat Islam. Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) menyatakan dukungannya terhadap pemerintah Sudan di bawah kepemimpinan Presiden Omar Al Bashir yang telah menutup Pusat Kebudayaan Iran dan mengusir diplomat negara Syiah itu dalam jangka waktu 72 jam, di awal September (2014) lalu. (KH Athian Ali: ‘ANNAS Dukung Pemerintah Sudan Tutup Pusat Kebudayaan Iran’  Posted on Sep 28th, 2014 by nahimunkar.com ).

Dengan demikian, pengakuan Anies Baswedan yang menyatakan dirinya bukan syiah (tapi kerjasama dengan negara syiah Iran dalam pendidikan dan kebudayaan di Indonesia) itu justru lebih berbahaya daripada yang jelas-jelas orang syiah, ketika Umat Islam ini jadi sasarannya.  Sebagaimana orang munafik (yang memang masih mengaku Islam) ketika kerjasama dengan orang kafir untuk mencelakakan Islam, itu lebih berbahaya dan lebih dahsyat dibanding orang yang sudah jelas-jelas kafir, bukan Islam. (Ini jangan sampai disalah fahami mengandung makna membela calon yang kafir dalam suatu pemilihan, tetapi hanya sebagai penjelasan dari maksud uraian, agar lebih jelas.)

Oleh karena itu, tabayyun dan pengakuan (karena ditanya) tersebut sama sekali tidak menghapus apa yang telah diberitakan, di antaranya di link berikut ini:

Diterbitkan oleh Abu Mahmudah · 25 September pukul 12:19

anies-baswedan

Teganya Anies Baswedan, Menyusupkan Syiah Iran Lewat Pendidikan dan Kebudayaan

Teganya Anies Baswedan, Anies Baswedan dan duta besar Iran di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (31/12/2014)/laman kemendikbud. Kerjasama…

NAHIMUNKAR.COM

Diterbitkan oleh Abu Mahmudah · 24 September pukul 14:43 ·

 aliansi-baswedanAnies Baswedan, JIL dan Syi’ah

Anies Baswedan Bangga Naik Mimbar Gereja/ suara-islam.com by nahimunkar.com,  Jun 11th, 2016 Apakah kiprah/peran Anis Baswedan berimplikasi Positip ( penguatan ) terhadap Peningkatan/Dominasi Umat Islam ( Ahluss sunnah ) di Indonesia dalam…

(nahimunkar.com)

(Dibaca 14.436 kali, 1 untuk hari ini)