JAKARTA – Ketua DPP FPI, Munarman, SH mengungkapkan bahwa pemberian gelar Knght Grand Cross yang berarti Ksatria Salib oleh Ratu Elizabeth II kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan bentuk nyata bahwa SBY secara resmi menjadi penglima perang Salib untuk memerangi umat Islam di Indonesia.

Menurut Munarman, pemberian gelar tersebut membuktikan bahwa SBY adalah sekutu utama dalam memerangi Islam di masa kini.

“Pemberian gelar Knight Grand Cross kepada SBY, membuktikan bahwa SBY di mata keturunan musuh Syuhada Shalahuddin Al Ayubi adalah sekutu utama mereka dalam memerangi Islam pada masa kini,” ungkapnya kepada voa-islam.com, Selasa (30/10/2012).

…Pemberian gelar Knight Grand Cross kepada SBY, membuktikan bahwa SBY di mata keturunan musuh Syuhada Shalahuddin Al Ayubi adalah sekutu utama mereka dalam memerangi Islam pada masa kini

Untuk itu umat Islam harus sadar bahwa perang Salib yang dipimpin raja Richard terhadap Shalahuddin Al Ayyubi terus berlangsung hingga kini dalam berbagai bentuk.

“Umat Islam harus sadar bahwa perang abadi antara raja Richard yang bergelar The Lion Heart (biasa disebut Richard The Lion Heart dari Inggris) beserta sekutunya dan Syuhada Shalahudin Al Ayyubi, sampai saat ini terus berlangsung dalam berbagai bentuk,” jelasnya.

Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai sisi, diantaranya perang ekonomi, budaya, IPTEK, termasuk perang fisik pada hakikatnya terus berlangsung terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.

“Mulai dari perang ekonomi, perang budaya, perang informasi, perang ilmu pengetahuan dan bahkan perang fisik yang sudah terjadi di Afghan, Irak, Palestina dan berbagai belahan dunia lainnya,” sambungnya.

…Bahkan di Indonesia perang fisik tersebut mengambil bentuk dan tema perang terhadap terorisme, yang hakekatnya adalah lanjutan dari perang Salib pada masa lalu

Bahkan menurut Munarman, perang Salib di Indonesia mengambil bentuk perang terhadap terorisme.

“Bahkan di Indonesia perang fisik tersebut mengambil bentuk dan tema perang terhadap terorisme, yang hakekatnya adalah lanjutan dari perang Salib pada masa lalu yang dipimpin oleh Raja Richard dan Ksatria Salib lainnya yang bergelar Knight Templar,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia mempertanyakan tokoh-tokoh Islam di sekitar SBY, apakah mereka tak sadar jika pemberian gelarKnight Grand Cross berarti SBY telah resmi diangkat sebagai komandan tempur perang Salib untuk memerangi Islam.

“Jadi kalau SBY mendapat gelar Knight Grand Cross, maka itu artinya dia diangkat secara resmi sebaga komandan tempur pasukan Salib di Indonesia. Sadarkah tokoh-tokoh Islam yang ada di lingkungan SBY makna dari gelar ini?” ujarnya.

Seperti diberitakan, penghargaan Knight Grand Cross in the Order of The Bath sebelumnya sudah pernah diberikan juga kepada sejumlah pemimpin negara lain, seperti Presiden Amerika Serikat Ronald Reagen, Presiden Prancis Jaques Chirac, dan Presiden Turki Abdullah Gull.

Penghargaan itu disebut-sebut sebagai penghargaan tertinggi dari Order of the Bath yang dulu dikenal dengan The Most Honourable Military Order of The Bath, penghargaan dalam bidang kemiliteran. [Ahmed Widad] SBY Menjadi Panglima Perang Salib Berkedok Perang Melawan Terorisme (voa-islam.com) Rabu, 31 Oct 2012

***

Peringatan dari Allah Ta’ala:

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آَبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ

22. Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. (QS Al-Mujadilah/ 58: 22).

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ (١٢٠)

120. orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS Al-Baqarah: 120)

أيسر التفاسير للجزائري – (ج 1 / ص 51)

من يوالي اليهود والنصارى باتباعهم على باطلهم يفقد ولاية الله تعالى ويحرم نصرته .

Siapa yang loyal kepada orang Yahudi dan Nasrani dengan mengikuti mereka atas kebatilan mereka maka menghilangkan perlindungan Allah Ta’ala dan tidak mendapatkan pertolongan-Nya. (Aisarut Tafasir oleh Al-Jazairi 1/ 51).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 6.894 kali, 1 untuk hari ini)