Apakah tersangka kasus Joko Chandra juga diborgol dan di pamerkan dengan jaket tahanan kayak Syahganda dan Jumhur?

 


Mantan Menkeu Fuad Bawazier

Kepolisian menuai kritik publik akibat memborgol  aktivis Syahganda Nainggolan dan M Jumhur Hidayat di depan publik. ” Oh ya apakah Jenderal Jenderal polisi yang jadi Tersangka kasus Joko Chandra juga di borgol dan di pamerkan dengan jaket tahanan??? Mungkin ada yg tahu? Supaya adil !” kata mantan Menkeu Fuad Bawazier yang juga Pembina Gerindra.

Sebagaimana diketahui, Mantan aktivis reformasi Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat serta sejumlah tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian dalam kasus dugaan pelanggaran terhadap UU ITE — dalam rangkaian aksi anti UU Cipta Kerja.

Kamis (15/10/2020), kemarin, Mabes Polri mempertontonkan mereka ke publik dalam acara konferensi pers. Selain dikenakan baju tahanan berwarna oranye, tangan mereka juga diborgol.

Tindakan aparat mempertontonkan tokoh KAMI dengan penampilan seperti itu dikritik banyak pihak karena seharusnya dalam konteks kasus mereka tidak perlu sampai seperti itu.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi  Prof Jimly Asshiddiqie menyebut, mereka ditahan saja tidak pantas, apalagi diborgol untuk kepentingan disiarluaskan.

Jimly mengatakan sebagai pengayom warga, polisi seharusnya lebih bijaksana dalam menegakkan keadilan dan kebenaran. “Carilah orang jahat, bukan orang salah atau yang sekedar “salah.”

Dalam pernyataan Jimly di media sosial disertai tautan link berita berjudul: Inisiator KAMI Diborgol Saat Ikut Jumpa Pers, Gde Siriana: Ini Penghinaan Terhadap Demokrasi!

Hati politikus Andi Arief yang juga mantan aktivis 98 remuk redam melihat, terutama Syahganda dan Jumhur, dipertontonkan ke publik seperti penjahat.

 

konfrontasi.com, October 16 2020

(nahimunkar.org)

(Dibaca 266 kali, 1 untuk hari ini)