JAKARTA (voa-islam.com)- Media sosial, khususnya Twitter sebagai wadah untuk “curhat” memang menjadi daya tarik sendiri. Apapun ditumpahkan tanpa ada rasa yang mengganjal. Entah itu baik atau buruk. Namun siapa sangka jika hal itu terjadi pada aktivis dunia maya yang mengatasnamakan sebagai pembela dan pencerahan twitterland (sebutan pengguna Twitter) tiba-tiba diciduk dengan alasan: penghinaan, pembohong, adu domba, dan sebagainya yang dinilai mengganggu.

Berikut beberapa contoh akun-akun yg diduga bermasalah di mata hukum Indonesia. Yang dituduhkan melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

@ypaonganan, sebuah akun yang diduga melanggar hukum ITE. Akun ini, jika anda perhatikan dan anda sebagai penikmat Twitter akan mengetahui bahwa akun ini pernah deaktif. Tidak lama memang. Tetapi kini, menurut info dari berbagai media, pemilik akun ini telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Penangkapannya pun dilakukan pagi-pagi buta, atau menjelang subuh.

Adapun alasan penangkapan itu diduga terkait foto Presiden Joko Widodo yang disanding dengan artis kontroversial Nikita Mirzani. Di dalam foto tersebut, Jokowi memang tengah diambil gambarnya bersama artis yang beberapa waktu lalu diciduk kepolisian saat berada di salah hotel bintang lima di Jakarta itu. Dan ia celotehh dengan gunakan hestek (#)PapaMintaLonte

Singkatnya, akun @ypaonganan, akhirnya beberapa hari ini tidak lagi terlihat berceloteh. Persis seperti peristiwa yang terjadi pada akun @TrioMacan2000.

Ada pula akun @hikdun. Akun ini jika dilihat melebihi dari apa yang dipikirkan orang-orang yang haus akan kebersamaan dan toleransi. Akun ini bila dilihat sungguh liar dan tidak bermoral. Berbeda dari akun yang disebutkan di atas (politis), akun ini justru melecehkan agama Islam, agama yang terbesar di RI bahkan di dunia.

Dalam celotehnya, akun ini seringkali menghujat menghina, dan memfitnah ajaran-ajaran Islam, khususnya yang ditunjukan oleh akun ini ialah Nabi Muhammad SAW. Misalnya saja salah satunya ia menuliskan, “….Sumber salah adalah Muhammad, buta huruf, akhlak bejat mengaku nabi”, yang ia mension ke @AbsanAlbar. Ada pula ia menuliskan, “….Tidak dibantah, Islama sangat hina, Islam tidak layak lagi dijual di Indonesia”, dengan ia mension ke @katana74744517. Dan banyak lagi. Termasuk ia menjelek-jelakkan isteri Nabi, ummul mukminun Aisya r.a yang ia mension ke @ilhamsilputra (tidak bisa ditampilkan celoteh karena terlalu vulgar). Pembaca bisa lihat sendiri.

Akan tetapi, akun yang telah meresahkan banyak umat Islam ini tidak sedikitpun diperhatikan oleh aparat kepolisian, bahkan menteri. Divisi Humas Polri pun yang seharusnya mengetahui hal-hal seperti ini nampak tidak melakukan tindakkan apaun. Ia sebut begini dalam membawa-bawa nama Menag,, “….@lukmansaifuddin Menteri agama tidak berani dan tidak mau.”

Lalu, bagaimana sikap kita? Ormas Islam? Apakah kita hanya akan diam saja dengan penghinaan yang dilakukan oleh pemilik nama Apollinaris Darmawan ini? (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)

Sumber: voa-islam.com/Ahad, 9 Rabiul Awwal 1437 H / 20 Desember 2015 20:59 wib

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.624 kali, 1 untuk hari ini)