Indonesia International Book Fair (IIBF). Pameran buku ke-34 ini bakal digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 1-9 November mendatang.
Gelaran IIBF ini bukan hanya diikuti oleh penrbit buku Indonesia saja, melainkan juga akan diikuti penerbit buku dari sepuluh negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Kanada, Pakistan, Mesir dan Saudi Arabia.
Perlu hati-hati, di sana ada penerbit syiah, di samping aneka penerbit sekuler bahkan berideologi komunis dari luar negeri. Hanya saja ada media yang tergolong sunnah seperti Wesal TV yang dikenal menjadikan sewotnya (marahnya) pihak syiah Iran karena banyak orang syiah termasuk ulamanya yang kemudian sadar dan masuk Islam.
Nahimunkar.com pernah memuat wawancara Wesal TV dengan mantan marja’ syiah Syaikh Al ’Allaamah Abu ‘Ali Husain Al-Muayyid hafidzhahullah. https://www.nahimunkar.org/dunia-syiah-gempar-dikhabarkan-ulama-tertinggi-syiah-masuk-islam-sunni/
Link video youtube :
http://youtube.com/watch?v=Y_wObje0heY&list=UUZk2GecS237MmUZpXhv3VEw
https://www.youtube.com/watch?v=Y_wObje0heY&feature=youtube_gdata_player
http://www.youtube.com/watch?v=P3sWjK6QI1E

Tentang pameran buku, inilah beritanya.
***

IKAPI akan Gelar Pameran Buku Internasional ke-34 di Istora Senayan

Selasa, 28/10/2014 19:12:49

Jakarta (SI Online) Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) kembali akan menggelar pameran buku berkapasitas internasional. Namanya Indonesia International Book Fair (IIBF). Pameran buku ke-34 ini bakal digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 1-9 November mendatang.

Ketua Umum IKAPI Pusat Lusi Anggam Dewi mengungkapkan gelaran IIBF ini bukan hanya diikuti oleh penrbit buku Indonesia saja, melainkan juga akan diikuti penerbit buku dari sepuluh negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Kanada, Pakistan, Mesir dan Saudi Arabia.

Terdapat 87 peserta yang terdiri dari penerbit, toko buku, perpustakaan, lembaga kebudayaan, foundation, media massa dan industri lainnya.

Khusus tahun ini, kata Lusi, Saudi Arabia akan menjadi peserta khusus yang disebut sebagai “the focused country.” 

Dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (28/10), Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia Musthafa Ibrahim Al-Mubarak menjelaskan alasan pihaknya menjadi “the focused country” dalam perhelatan ini. Menurut Musthafa, pameran buku ini merupakan momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara Indonesia dengan Saudi Arabia.

“Hubungan Indonesia-Arab Saudi adalah hubungan keilmuan. termasuk penyelenggaraan seminar antara Universitas Islam Madinah dengan Universitas Negeri Makasar,” kata Musthafa. 

Alasan lainnya, disebut Mustafa, karena respon masyarakat yang luar biasa atas stand yang dibuat Arab Saudi dalam pameran tahun sebelumnya. Sehingga dia merasa optimis untuk membuat yang lebih besar lagi.

Dijelaskan pula, untuk stand Saudi Arabia nantinya akan mengenalkan seni budaya dan pendidikan Arab Saudi, pertunjukan seni dan pembagian hadiah langsung kepada pengunjung berupa mushaf Alquran, air zam-zam dan kurma. Menariknya, stand Kerajaan Arab Saudi juga akan memberikan door prize ibadah haji kepada pengunjung.

Red: shodiq ramadhan

***

Di antara peserta pameran menulis seperti ini:

AlkautsarKautsar.co.id @buku_alkautsar Oct 23

Twips, awal bulan November ini jalan2 ke #IndonesiaBookFair ya. Ada banyak buku murah kami sediakan di Stand Andalas 4.

Ada juga penerbit buku yang menampilkan dokumentasi pameran sebelumnya.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 424 kali, 1 untuk hari ini)