Eramuslim – Pemerintah Saudi menyatakan bahwa air di sekitar Ka’bah yang muncul akibat perluasan Masjidil Haram bukan air Zamzam dan tidak ada hubungannya dengan air tersebut.

Dalam keterangan Badan Geologi Arab Saudi menyatakan bahwa pekerjaan penggalian yang sedang berlangsung di sekitar Haram al-Sharif tidak akan memiliki dampak pada sumur Zamzam, termasuk pengeboran dan perluasan di sekitar Masjid.

Hal senada juga diungkapkan seorang insiyur di Badan Geologi Arab Saudi, Samer al-Shuman, mengatakan “setiap pekerjaan penggalian tidak akan mempengaruhi dan mendekati sumur Zamzam, karena kami memantau semua pekerjaan penggalian yang berlangsung setiap harinya dengan hati-hati.”

Samer al-Shuman menambahkan “air yang baru-baru ini muncul di sekitar Ka’bah bukan lah air dari sumur Zamzam, melainkan tapi air tanah dangkal dan air lainnya yang dihasilkan akibat proses pengeboran.”

Badan Geologi Arab Saudi menekankan bahwa sumur air Zamzam dibor hingga kedalaman sekitar 30,5 meter dengan diameter berkisar 1,08-2,66 meter. (Wafd/Ram) zahid – Jumat, 9 Januari 2015 13:18 WIB

(nahimunkar.com)

 

 

(Dibaca 1.969 kali, 1 untuk hari ini)