Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informasi), Tifatul Sembiring, menutup situs yang banyak memposting video dewasa dan porno, viemo.com, pertengahan Mei 2014 lalu.

Siapa pembela situs porno yang ditutup Menkominfo saat itu?

Silakan simak berita dari

Info Dunia Militer berikut ini.

***


Info Dunia Militer

Jokowi Kecam Kominfo Karena Blokir Situs Favorit Pasukan Nasi Bungkus

Joko Widodo mengkritik keputusan Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informasi), Tifatul Sembiring, atas keputusannya menutup situs yang banyak memposting video dewasa dan porno, viemo.com, pertengahan Mei 2014 lalu.

Hal tersebut ditegaskan Joko Widodo di hadapan Netizen (pengguna internet) di Hotel Lumire, Jakarta, Kamis (26/6), saat mereka menyinggung permasalahan situs vimeo.com yang telah diblokir Tifatul Sembiring.

Joko Widodo mengaku jika dirinya tidak menyukai pemblokiran situs. Capres usungan partai koalisi PDI-P ini juga menginginkan jika seharusnya kebebasan mengakses situs vimeo.com harus tetap dipertahankan agar tidak menghambat krativitas . Hal yang menurutnya diperlukan pemblokiran sebuah situs adalah ketika situs tersebut telah mengancam keamanan negara.

“Kebebasan itu biarkan tetap berjalan, saya terus terang anti blokir, tapi kalau menyangkut keamanan negara gimana tidak?” ujar Joko, usai acara, Jumat (27/6).

Saat berdialog, sejumlah Netizen menyampaikan keberatannya dengan keputusan Menkominfo yang telah memblokir situs vimeo.com. “Itu yang saya tidak setuju,” tegas Jokowi.

Vimeo.com merupakan situs yang mirip dengan Youtube, hanya saja di vimeo.com memuat ribuan video yang tak layak diakses masyarakat, seperti video adegan intim pria dan wanita serta adegan wanita dan pria tanpa busana (bugil).

Untuk memproteksi tontonan yang tak layak, Kemenkominfo telah memblokir situs video tersebut pada pertengahan Mei 2014 lalu.

https://www.facebook.com/erikhasan/posts/706140902756001

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.471 kali, 1 untuk hari ini)