llustrasi

.

 

  • Dukun Aborsi di Probolinggo 40 Tahun Beroperasi
  • Maraknya zina dan pengguguran kandungan kini mencoreng dunia pendidikan yang tampaknya selama ini kurang mendidik ke arah taat agama.
  • Bahkan itu juga hasil dari apa yang disebut pendidikan, di antaranya yang pernah terkuak adalah Heboh LKS Bahasa Inggris SMP Bergambar Bintang Porno Miyabi.
  • Demikian pula dukun aborsi di Probolinggo Jawa Timur sampai bertahan 40 tahun beroperasi, pertanda tidak adanya kepedulian aparat terhadap moral dan kejahatan di masyarakat.
  • Kalau ada acara mega maksiat sedunia seperti miss world 2013 yang digelar di Indonesia, buru-buru dikerahkan sejumlah besar aparat, bukan untuk menolak tetapi untuk melindungi, agar perzinaan dan maksiat lebih merajalela di masyarakat.
  • Pada dasarnya mereka itu merusak masyarakat, namun kilahnya membangun. Itu sudah dikecam oleh Allah Ta’ala:

{وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11) أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ} [البقرة: 11، 12]

11. dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

12. Ingatlah, Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (QS Al-Baqarah: 11, 12).

  • Memalukan dan memprihatinkan!

Inilah beritanya.

***

 

Astaghfirullah, Belasan Pelajar di Mojokerto Nekat Aborsi

Mojokerto (SI Online) – Dunia pendidikan Indonesia tercoreng. Kasus asusila yang melibatkan para pelajar setidaknya telah membuat 17 janin digugurkan oleh ibunya sendiri. Hal ini terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini di Kota Mojokerto.

Para ibu-ibu yang rata-rata masih remaja dan berstatus pelajar ini menggugurkan janinnya lantaran mereka dalam kondisi hamil tak dikehendaki. Mereka hamil dalam statusnya belum menikah.

Sebagaimana data yang disampaikan Dinkes Kota Mojokerto, menggugurkan janin atau kandungan di kalangan pelajar seakan menjadi fenomena tahunan. Bahkan telah menjadi kebiasaan. Setidaknya data yang terekam di Dinkes ini, setiap tahun selalu ada kasus hamil tak dikehendaki dan berujung menggugurkan janinnya sendiri.

Tercatat pada 2011 jumlah remaja yang hamil tak dikehendaki ditemukan 13 kasus. Dari jumlah ini, delapan janin digugurkan. Satu tahun berikutnya trennya meningkat. Pada 2012, naik menjadi 14 kasus hamil tak dikehendaki dengan enam janin digugurkan. Sedangkan sampai Desember tahun ini, yang tercatat ada 9 kasus hamil tak dikehendaki dengan tiga bayi digugurkan.

Kondisi tersebut membuat Kasi UKS Kesehatan Remaja dan Lansia Muhammad Misbach prihatin. Misbach terus memantaunya. Saat ini telah ditemukan duga kasus siswi dalam kondisi hamil. Tragisnya, dua pelajar ini duduk di bangku jenjang SMA negeri. “Pokoknya jenjang SMA negeri. Bisa SMAN, SMKN atau MAN,” kata Misbach, Ahad (29/12/2013), seperti dilaporkan wartawan Surya dan dimuat Tribunnews.com.

Dari sisi usia, kedua siswi tersebut masih sangat muda, baru 17 tahun. Satu siswi diketahui hamil enam bulan dan satu siswi lainnya diketahui hamil delapan bulan. Namun saat ini, keberadaan dua pelajar itu belum jelas posisinya dimana. Diketahui, mereka menghilang bersama keluarganya masing-masing.

Misbach melihat dari sisi kesehatan bahwa kehamilan keduanya sangat rentan. Sebab, sang ibu masih terlalu muda. Dalam kondiai hamil, mereka seharusnya rutin kontrol kehamilan mereka. Minimal bidan bisa memantau perkembangan secara intensif. “Bidan yang sebelumnya menangani, kini juga mencari pelajar hamil itu,” kata Misbach.

Secara medis, itu malah mengkhawatirkan karena bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Baik kepada janin maupun ibu yang mengandung. Misbach masih ingat bahwa pada 2011, ada pelajar hamil yang nekat menggugurkan ke dukun di Pacet. Usai aborsi, sang ibu justru mengalami perdarahan hebat sehingga akhirnya meninggal di rumah sakit.

Misbach menentang penguguran kandungan karena perkara hamil yang tak dikehendaki tersebut. “Janin yang bisa digugurkan hanya yang berusia di bawah 10 minggu. Kalau di atasnya pasti tak ada bidan maupun dokter yang mau membantu,” katanya.

Namun demikian, masih saja banyak kasus pelajar yang ngotot menggugurkan kandungan yang sudah berusia di atas 10 minggu sehingga membahayakan kondisi ibu yang mengandung dan berpotensi menyebabkan anak berikutnya cacat.

Misbach saat ini terus membentengi para pelajar agar tak terjerumus dalam hamil yang tak dikehendaki tersebut. Saat ini, Dinkes Kota Mojokerto rutin melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja ke sekolah-sekolah. Mereka juga memilih Duta Kesehatan Remaja dan Pelajar dengan membentuk konselor sebaya.

red: abu faza
sumber: tribunnews.com

Senin, 30/12/2013 13:22:28 | Shodiq Ramadhan

***

Itulah hasil pendidikan selama ini. Karena di antaranya juga disusupi perusakan moral. Di antaranya yang sempat terbongkar adalah ini.

***

Heboh LKS Bahasa Inggris SMP Bergambar Bintang Porno Miyabi

By nahimunkar.com on 21 September 2012

AKARTA – Dunia pendidikan kembali dicoreng. Kali ini lembar kerja siswa (LKS) Bahasa Inggris SMP di Kota Mojokerto berisi foto bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa atau dikenal Miyabi dalam keadaan bugil. Akibatnya, mengundang kecaman dari berbagai pihak, khususnya orangtua siswa dan guru.

Ironisnya lagi, LKS terbitan CV Sinar Mulia Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang disusun Giyono, Sumantri dan Jalil yang memuat gambar Miyabi ini ditemukan di SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto, Gambar tersebut terdapat di halaman 36 bersama artis Indonesia dan fauna.

Menanggapi kasus ini, mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Giwo Rubianto Wiyogo yang dihubungi Harian Terbit, Jumat (21/9) mengecam masuknya foto Miyabi dalam LKS SMP itu.

Menurut Giwo, dengan keingintahuan yang menggebu sesuai usia remaja, bukan tidak mungkin siswa kemudian melongok ke internet. “Bisa-bisa yang ditemuinya adalah foto seronok Miyabi. Pada akhirnya, hal ini dapat merusak moral siswa,” jelasnya.

Giwo bukan hanya mengkritik penerbit LKS yang memuat foto Miyabi, tetapi juga foto-foto artis yang ada di sana. Semestinya, yang ditampilkan adalah foto tokoh penting atau karikatur yang mendidik, bukan foto artis karena apakah pentingnya foto-foto artis ditampilkan dalam LKS.

“Penerbit dan pihak sekolah harus bertanggungjawab atas peredaran buku LKS tersebut dan menarik dari pasaran. Bahkan, kalau bisa beri sanksi tegas penerbit tersebut,” tegas Giwo.

Dia berharap agar Menteri Pendidikan Muhammad Nuh bisa cepat menanggapi masalah ini. Bukan hanya penarikan buku yang dibutuhkan, tapi juga melakukan investigasi terhadap kelalaian menampilkan foto artis porno ini.

Jika memang terdapat unsur kesengajaan maka bukan suatu yang mustahil para pelaku dan penerbit buku bisa diseret ke meja hijau. Seperti diketahui, masyarakat Jawa Mojokerto dikejutkan adanya foto seorang artis porno asal Jepang terpampang secara jelas pada LKS Bahasa Inggris SMP Islam Mojokerja di halaman 36.

Dalam kata pegantarnya, tujuan diterbitkannya buku LKS bergambar artis porno ini untuk membantu siswa belajar dengan paradigma (pola pikir) baru, yaitu cooperative learning, active learning, dan mandiri.

Disebutkan pula, cara penyajian buku tugas ini akan membawa siswa berpikir kritis dan mencari informasi sendiri sesuai dengan tingkat perkembangannya.

Selain di SMP Islam Brawijaya, diperkirakan LKS meresahkan itu juga terdapat di sekolah-sekolah lain. Pasalnya untuk pembelian LKS biasanya dilakukan secara terkoordinir oleh MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).(dodo)

Editor — Maghfur Ghazali

Dodo Bogiarto — HARIAN TERBIT

Jumat, 21 September 2012 13:28 WIB

***

Waspadai Para Penjahat

Sebegitu manisnya alas an para penjahat itu, hingga penyajian gambar pelaku porno justru dijejalkan kepada nak didik dengan alasan  untuk membantu siswa belajar dengan paradigma (pola pikir) baru. It kalau bukan penjahat tidak ada. Dan para penjahat yang bersekongkol semacam itu sudah diingatkan dalam firman Allah Ta’ala, maka waspadailah:

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ [التوبة : 67]

67. Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya (berlaku kikir). Mereka telah lupa kepada Allah, Maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. (QS At_taubah: 67).

***

Dukun aborsi di Probolinggo ini sudah beroperasi 40 tahun. Inilah beritanya.

***

Jumat, 20/12/2013 08:46 WIB

Fakta-fakta Mengejutkan tentang Mbok Yam ‘Si Dukun Aborsi’

Triono Wahyu Sudibyo – detikNews

Aksi Senenti (65) nyaris tak terendus. Bahkan tetangga terdekat pun tak tahu bahwa ia merupakan dukun aborsi. Semua kaget saat di rumah nenek yang akrab disapa Mbok Yam itu ditemukan ‘kuburan’ puluhan janin.

Serapat apapun rahasia ditutup, suatu saat akan terbongkar juga. Demikian kisah Mbok Yam, warga Dusun Semendi Polai, Kecamatan Tongas, Probolinggo. Setelah bertahun-tahun beroperasi sebagai dukun pijat urat, kedoknya sebagai dukun aborsi terkuak.

Semua berawal dari pendarahan hebat yang dialami remaja putri usia 14 tahun usai diaborsi Mbok Yam. Ia dilarikan ke RSU dr Saleh Probolinggo. Kemudian pihak RS menghubungi polisi. Rumah Mbok Yam digeledah, satu persatu ‘kuburan’ janin hasil aborsi ditemukan. Mbok Yam ditangkap dan dijadikan tersangka, Selasa (17/12/2013).

Berikut fakta-fakta mengejutkan tentang Mbok Yam, dukun pijat urat yang kemudian diketahui membuka jasa aborsi itu.

1. Beroperasi 40 Tahun

Mbok Yam beroperasi sebagai dukun pijat urat sejak 40 tahun silam. Pasiennya beragam, baik jenis kelamin maupun status ekonomi. Tetangga sudah bisa melihat orang datang dan pergi ke rumah nenek yang mengidap penyakit darah tinggi ini.

Kapan Mbok Yam membuka jasa aborsi? Hingga saat ini, polisi belum merilisnya. Hanya disebutkan aksi tersebut ditengarai sudah lama dilakukan. Indikasinya, banyak janin hasil aborsi yang sudah dikuburkan.

Pemeriksaan terhadap Mbok Yam sedikit terhambat karena penyakit. Seperti Kamis (19/12) kemarin, saat diperiksa polisi tiba-tiba tensi darah Mbok Yam naik. Pemeriksaan pun dihentikan.

2. Memiliki ‘Asisten’

Mbok Yam tidak sendiri dalam kasus ini. Dia memiliki ‘asisten’ bernama Sulastri alias Mbok Ho (60), tetangganya. Kepada polisi, Mbok Ho mengaku hanya membantu membersihkan darah yang berceceran sisa aborsi.

Keterlibatan Mbok Ho lebih jauh dalam kasus ini masih diselidiki polisi. Yang jelas, nenek sebatangkara ini mengaku awalnya hanya membersihkan rumah Mbok Yam 2 tahun terakhir. Ia kasihan karena Mbok Yam mengalami kencing manis dan gejala kebutaan. Di hadapan polisi, nenek penderita diabetes ini mengaku baru sekali menguburkan janin hasil aborsi.

3. ‘Kuburan’ Janin yang Berserak

Pada olah TKP awal, polisi menemukan 12 bungkus janin di rumah Mbok Yam. Dalam perkembangannya ditemukan 10 ‘kuburan’ janin lainnya. Satu bungkusan lagi ditemukan, Kamis (19/12) kemarin.

Janin-janin hasil aborsi dimakamkan ala kadarnya. Dibungkus plastik, lalu dikubur di tungku kayu, bawah rak piring , bawah tempat tidur, pojok pintu, dekat kamar mandi, belakang rumah, dan pojok dapur. Tidak menutup kemungkinan masih ada kuburan janin lainnya.

4. Pasien Lintas Kota

Meski berpraktik sembunyi-sembunyi, jasa ‘khusus’ Mbok Yam tersebar ke mana-mana. Hasil pemeriksaan sementara, pasien tidak hanya berasal dari Probolinggo, tapi juga Malang, Jember, dan Surabaya.

Tetangga tidak curiga dengan kedatangan muda-mudi ke rumah Mbok Yam. Dikiranya mereka mau pijat. Tapi bisa jadi mereka menggunakan jasa aborsi. Sebab, sekali waktu sebagian tamu dipergoki menginap di rumah yang kini sudah digaris polisi tersebut. Keesokan harinya baru pulang.

Saat ini, Mbok Yam ditahan di Mapolres Probolinggo. Ia dijerat dengan pasal 348 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Sedangkan ‘asisten’-nya, Mbok Ho dijerat dengan 55 KUHP ancaman 5 tahun penjara dan ditetapkan sebagai tahanan kota karena sakit yang dideritanya.(try/fdn)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.632 kali, 1 untuk hari ini)