Astaghfirullah… Ada yang Mengaku Disuruh Presiden Jokowi Memanggil Nyi Roro Kidul dan Jin Kayangan untuk Mengamankan Pelantikannya

 

  • Ki Sabdo mengaku disuruh oleh Presiden Jokowi memanggil Nyi Roro Kidul dan jin kayangan untuk mengamankan pelantikannya di gedung DPR/MPR, Ahad besok (20/10/2019).
  • “Makanya mereka takut sekali dengan kalimat tauhid.. jadi selama ini amalan hidupnya penuh dengan kemusyrikan toh. pantas Indonesia penuh bencana,” ujar @HamzaRasyidi
  • Mempercayai Nyi Roro Kidul dalam bentuk mengagungkan dirinya, atau gambarnya, atau memberikan sesajen untuknya, agar dia tidak mengganggu manusia, hukumnya syirik (dosa terbesar, tidak diampuni bila sampai mati belum bertobat, akibatnya haram masuk surga dan tempatnya di neraka kekal selamanya). Demikian pula minta perlindungan/ keamanan dan sebagainya kepada jin, nyi roro kidul, makhluk gaib dsb, adalah kemusyrikan. Batal keislamannya, jadi murtad.

     

Inilah beritanya.

***

 

Beredar Video Dukun Jokowi Panggil Nyi Roro Kidul ke DPR

 

Jakarta – Video Ki Sabdo melakukan ritual di Gedung DPR/MPR, Komplek Senayan Jakarta, viral di media sosial.

 

Dalam video berdurasi 2 menit 16 detik terlihat Ki Sabdo duduk bersila di depan Gedung Nusantara V. Matanya terpejam.

 

Ki Sabdo tampak mengenakan pakaian serba hitam. Beberapa orang terlihat lalu lalang di belakang Ki Sabdo yang tengah melakukan ritual.

 

Usai ritual, Ki Sabdo mengusap wajah dengan kedua telapak tangannya. Ia kemudian berdiri dan meninggalkan lokasi.

 

Ki Sabdo mengaku disuruh oleh Presiden Jokowi memanggil Nyi Roro Kidul dan jin kayangan untuk mengamankan pelantikannya di gedung DPR/MPR, Ahad besok (20/10/2019).

 

“Saya ritual terakhir di Gedung DPR ini. Gladi bersih, gitu. Jadi aku sudah ngecek, anak buah saya di sini, mulai Ratu Selatan, Nyi Roro Kidul, terus jin kayangan, dan yang lain-lain sudah ada di dalam maupun sekitarannya. Jadi untuk mengamankan tanggal 20, pelantikan Joko Widodo,” ucap Ki Sabdo./ pojoksatu.id, Sabtu, 19 Oktober 2019 | 08:30 WIB

 

***

HEBOH… Ritual Ki Sabdo di Gedung DPR-MPR RI Untuk Mengamankan Pelantikan Jokowi

 

  • “Makanya mereka takut sekali dengan kalimat tauhid.. jadi selama ini amalan hidupnya penuh dengan kemusyrikan toh. pantas Indonesia penuh bencana,” ujar @HamzaRasyidi

 

Di sosial media viral video ritual Ki Sabdo di Gedung DPR-MPR RI untuk mengamankan pelantikan Jokowi yang akan digelar pada hari Ahad 20 Oktober 2019.

 

Ki Sabdo mengatakan ritualnya komplit, dari Ratu Selatan Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong, Jin Kayangan, dll.

 

“Ini mantap sudah. Pak Jokowi pasti dilantik. Nanti yang menghalangi (pelantikan Presiden) akan berhadapan dengan Ratu Selatan,” kata Ki Sabdo dalam video.

 

Ritual Ki Sabdo ini menuai banyak tanggapan publik di sosial media.

 

“Nampaknya mereka lbh dekat dan menyerahkan nasibnya pada mahluk2 seperti ini… Innalillahi Wainnailaihi Roojiun. Semoga Allah melindungi kita daripada azab kemusyrikan ini. Aaamiiin YRA,” kata @ArdianKobe.

 

“Makanya mereka takut sekali dengan kalimat tauhid.. jadi selama ini amalan hidupnya penuh dengan kemusyrikan toh. pantas Indonesia penuh bencana,” ujar @HamzaRasyidi.

 

BAGAIMANA NEGERI INI AKAN BERKAH KALAU SEPERTI INI?

 

{وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ} [الأعراف: 96]

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan [ayat-ayat Kami] itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-A’raf[7]:96)

 

[Video]

pic.twitter.com/KFn5vGUVSB

ardian kobe 313 (@ArdianKobe) October 17, 2019

mohammad hamza rasyidi (@HamzaRasyidi) October 18, 2019

[portal-islam.id] 18 Oktober 2019

***

Percaya pada Nyi Roro Kidul, Syirik?     

Ada dua hal yang perlu dibedakan untuk menjawab kasus ini,

Pertama, jika sebatas percaya bahwa ada orang melihat jin yang menjelma menjadi makhluk seperti Roro Kidul, kemudian dia gambarkan sebagai sosok ratu, insyaaAllah tidak masalah dan bukan termasuk kesyirikan. Karena islam tidak menolak realita. Hanya saja, yang menjadi masalah, benarkah klaim orang yang mengaku ketemu si ratu itu? Ataukah hanya sebatas hayalan dan halusinasi. Atau bahkan bisa jadi hanya sebatas mimpi. Barangkali, yang ketiga inilah yang lebih sering terjadi.

Mengingat, semua berita tentang ini bisa jadi benar dan bisa jadi salah, pilihan tidak perlu memikirkan dan bersikap cuek, insya Allah lebih baik, meskipun tidak kita pungkiri jika ada orang yang mengaku jujur pernah melihatnya. Karena percaya dan tidak percaya sama sekali tidak memberikan pengaruh bagi kehidupan kita.

Kedua, mempercayai dalam bentuk mengagungkan

Lain halnya dengan mengagungkan. Mempercayai Nyi Roro Kidul dalam bentuk mengagungkan dirinya, atau gambarnya, atau memberikan sesajen untuknya, agar dia tidak mengganggu manusia, hukumnya syirik. Allah berfirman,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ

Ingatlah hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebagian dari kami telah memanfaatkan dari sebagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)“. (QS. Al-An’am: 128)

Siapakah yang dibahas di ayat ini?

Ibnu Juraij menjelaskan,

Dulu ketika masyarakat Jahiliyah melakukan safar, kemudian mereka hendak melewati lembah, mereka membaca, “Aku berlindung kepada mbau rekso (jin pemimpin) lembah ini.” Itulah bentuk ‘ memanfaatkan sebagian mereka dari sebagian yang lain’ kemudian meraka memohon ampunan pada hari kiamat (Tafsir Ibn Katsir, 3:338)

Sikap mereka yang mengirim larung, sebagai bentuk persembahan kepada Nyi Roro Kidul, atau sesajen apapun bentuknya, sebagai bentuk pengabdian kepada Roro Kidul ketika hendak ketemu, itulah bentuk keyirikan.

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembinawww.KonsultasiSyariah.com)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 484 kali, 1 untuk hari ini)