Sebagaimana banyak diberitakan, dua warga Indonesia masing-masing berinisial MNI dan MLH  asal kloter 6 Sub –Surabaya– (yang merupakan suami istri) melakukan hal memalukan Negara di mana tertangkap basah oleh Kepolisian khusus Makkah saat melakukan aksi pencopetan, Senin (15/10/2012) pukul 22.30 waktu Arab Saudi. Keduanya kini masih ditahan.

Mereka diketahui mencopet oleh polisi khusus Masjidil Haram melalui rekaman CCTV. Barang bukti uang 3000 riyal diamankan polisi.

Misi Haji Indonesia telah melayangkan surat kepada Kepolisian Makkah agar kasus yang melibatkan kedua jamaah haji itu diselesaikan di Indonesia. Namun, permintaan tersebut langsung ditolak Kepolisian Makkah.

Sebelumnya, petugas Media Centre Haji (MMC) Makkah juga pernah mengabarkan adanya pencopet di Masjidil Haram, yang dilakukan AAL (41) asal seorang mukimin (warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi). AAL tertangkap tangan oleh petugas keamanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian setempat.

Pelaku sudah dikuntit oleh Ketua Pengamanan Sektor 4 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH, Sri Pranoto selama sekitar dua jam. Pada aksinya yang pertama AAL tampak gagal membujuk seorang jemaah manula yang sedang berada di sekitar kawasan Ka`bah.

Lalu, cerita Pranoto yang berpangkat Mayor Angkatan Laut ini, ia terus mengikuti pelaku dan terlihat bertemu dengan dua temannya. Kemudian AAL berupaya mendekati seorang jamaah calon haji asal Gorontalo yang sedang mengambil air zam zam di dalam Masjidil Haram.

“Dia mendekati jemaah yang berusia lanjut itu. Nah, ketika dia membuka tas jemaah, kita tangkap, lalu saya serahkan ke petugas Sektor Khusus Jamaah Sesat Jalan,” ungkapnya.

Tertangkapnya pelaku tindak kriminal asal Indonesia membuat banyak pihak malu dan kecewa.

“Memang ada mukimin (WNI yang bermukim di Arab Saudi) yang salah niatnya. Saya kecewa dan menyesalkan kejadian ini,” ujar Kepala Daker Mekah Subakin Abdul Muthalib dikutip MCH belum  lama ini.* (dipetik bagian akhir dari judul Pencopet di Masjidil Haram Asal Indonesia Terancam Tak Bisa Pulang di hidayatullah.com)

***

Dipimpin pembela kesesatan dan pentolan alliran sesat

Lha anggota Amirul Haj dari Indonesia juga ada pentolan liran sesat LDII, dan itu diangkat resmi oleh Menteri Agama Suryadharma Ali;  kita mau bilang apalagi kalau di antara jamaah hajinya jadi pencopet di Masjidil Haram Makkah dan tertangkap polisi di sana.

Coba kita baca lagi artikel Kalau Menteri Agama Berbohong (25 October 2012 | Filed under: Dunia Islam,Featured,Headline,Indonesia,Kata Hikmah,Tokoh |Posted by: nahimunkar.com). Dalam artikel itu ada ungkapan:  Menteri Agama yang gandrung membela paham sesat itu pada dasarnya membahayakan Islam sebagaimana berbahayanya kaum kafir yang memerangi Islam.

Entah lebih memalukan yang mana sebenarnya, antara jamaah haji yang nekat mencopet di Masjidil Haram lalu tertangkap dan terbukti berasal dari Indonesia itu, dibanding pentolan aliran sesat dan yang mengangkatnya jadi anggota amirul haj ini. Wallahu a’lam.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.986 kali, 1 untuk hari ini)